Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Kurniawan Syarifuddin

Potret "kecil" United Nations

14 February 2009, 03:42 , by Kurniawan Syarifuddin

 

Allahu Akbar, Allahu Akbar!!” – Ketika gema Adzan mulai berkumandang, terlihat antrian mobil UN berbaris rapi memasuki pintu gerbang Sudirman Camp yang berada di UNIFIL HQ New Extension – Naqoura, Lebanon. Tidak saja mobil jenis SUV, Pick Up atau minibus bercat putih dengan tulisan UN besar di berbagai sisi, tetapi terdapat juga beberapa mobil sedan bercat warna-warni dengan plat mobil UNP mulai berjejer rapih di pelataran parkir. Sementara itu dari arah Prefabricated accommodation, terlihat sejumlah tentara menggunakan pici dan menjinjing sajadah dengan badge UN di bahu sebelah kanan dan Merah Putih di bahu sebelah kiri, bergerak perlahan menuju ruangan serba guna.

Hari ini adalah hari Jumat siang di UNIFIL HQ, Naqoura, Lebanon dan merupakan suatu pemandangan yang mulai biasa terlihat sejak 4 bulan berjalan, sekelompok personel UN yang tergabung dalam misi UNIFIL, baik sipil maupun militer, berbondong-bondong menuju Camp Indo FP Coy untuk melaksanakan ibadah sholat Jumat secara berjamaah. Tidak seperti kegiatan agama rutin yang diselenggarakan oleh kontingen Polandia ataupun Ghana, kegiatan agama yang dilakukan oleh pasukan Garuda ini dihadiri oleh berbagai macam kebangsaan dan profesi yang bekerja bersama misi UNIFIL. Tidak saja oleh Satgas FHQSU Kontingen Garuda XXVI-A/UNIFIL, tetapi juga tampak para pekerja lokal dari Lebanon, Staf Internasional dari Bangladesh, Pakistan, India dan Kenya, dan juga terdapat beberapa personel militer dari Qatar, Malaysia, Tanzania, Ghana, India dan Turki.

Gambaran kecil dari UN bisa terlihat di tempat ini, pada saat pelaksanaan ibadah sholat Jumat berjamaah, yang diselenggarakan oleh para prajurit Garuda pilihan, dengan ceramah menggunakan bahasa Inggris. Kesatuan, keberagamaan, kekeluargaan dan Persatuan yang merupakan ciri-ciri UN dapat terlihat disini, kesatuan langkah dalam sinkronisasi gerak sholat, keberagaman unsur budaya dan bahasa, persatuan dalam tujuan untuk menyembah sang khalik dan kekeluargaan diantara berbagai bangsa dan negara.

Kegiatan sholat Jumat hari ini dilanjutkan dengan kegiatan makan siang bersama, yang tidak saja dihadiri oleh personel prajurit Indonesia yang sedang berada di Naqoura, akan tetapi juga beberapa Internasional Staff yang diundang untuk turut serta. Sekali lagi, keramah tamahan, kerukunan dan kekeluargaan yang merupakan sifat luhur bangsa Indonesia tampak terlihat. 4 bulan yang lalu, kami harus berjalan keluar dari UNIFIL HQ compound sejauh 30 menit perjalanan, di sebuah mesjid kaum Syiah yang terdekat, dengan tingkat kewaspadaan dan kecurigaan yang ada mengurangi makna kekhusyukan dari kegiatan agama, demikian yang disampaikan oleh beberapa Staf UNIFIL HQ, selain waktu pelaksanaan yang tidak bisa dilaksanakan secara rutin.

Indobatt Sholat Jumat

Indobatt Sholat Jumat

Indobatt Sholat Jumat

Walau secara resmi UNIFIL tidak pernah menyediakan secara khusus suatu fasilitas untuk penyelenggaraan suatu kegiatan agama tertentu, akan tetapi untuk kasus ini terjadi pengecualian. Dalam waktu tidak lama lagi, akan dibangun suatu bangunan semi permanen yang dapat digunakan sebagai tempat sholat Jumat berjamaah dengan tempat yang memadai, tidak lagi di teras ruang makan dengan beralaskan batu kerikil, karena fasilitas ruang serbaguna yang tidak dapat menampung 100 orang jamaah sekaligus. Sekali lagi, Garuda menunjukkan bahwa mayoritas penduduknya yang beragama Islam bukanlah suatu alasan bagi suatu kelompok meragukan kemampuannya dalam menjaga sifat impartial dalam melaksanakan tugas memelihara perdamaian dunia, khususnya di daerah Lebanon Selatan.

Tetap Semangat, GARUDA!

Kurniawan Syarifuddin Kurniawan SYARIFUDDIN Lieutenant Colonel Inf Kurniawan Firmuzi Syarifuddin, SE was born in Jakarta in November 1968, graduated from the military Academy (Akmil AD) in 1990. Further from second Lieutenant, he began his military career in Kostrad/Army Strategic Command then assigned to Brigif...

Detail Profile »

2  Comments

by kahfinyster at 14 February 2009, 07:20

wehe,,bro2 n sist2 di luar, wassap??

mw liat yg baru2? samperin aje blog gue,,hhe,,

by falva at 14 February 2009, 15:49

assalamualaikum…..

waduhhhhh….
pokoknya salut dengan semua team perdamaian yng ada di sana…..

apa yang telah diberikan , dikorbankan, akan tercatat sebagai amalan yang bernilai pahala yang amat besar….’
anda adalah kholifah……!!!!!

semoga niat dihati tetap karena ALLOH.

dAN PALING PASTI , JANGAN SAMPAI TERLEWATKAN ADALAH IBADAH, SAK POOOOL KEMAMAPUAN NYA…..
karena saya muslim , jadi saya kasih masukan untuk teman teman, kakak kakak saya disana, yang muslim, supaya niatnya betul betul ditoto karena ALLOH

“yarjunna rohmatahu WAYAHGHOFUNNA addaba”

saya yakin, ALOOH pemilik alam semesta dan hari yang kmudian, akan mencatat nya sebagsi amal ibadah yang berlipat lipat, dan menjadi jembatan di padang mkasyara nanti…amin…

salam hormat..
selamat bertugas…
tetap jaga kesehatan

falva~
indonesia

wassalam

cya

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

797 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Donasion Donasion Having to conclude his initial assignment with the International Federation of Red Cross – IFRC, then successfully completed another at the British Red Cross during the Tsunami post-disaster rehabilitation in Aceh Province, Donasion further engaged into new challenges in the...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 7 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 10 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 10 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 11 days ago

TNI Bantu Clearing Landasan Helipad di Dungu
(Dungu-Kongo, 19/01). Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-I/MONUSCO dibawah pimpinan Letnan Kolonel Czi Sapto Widhi Nugroho selaku Komandan Satgas (Dansatgas) di samping tugas pokoknya memberi bantuan Zeni kepada Divisi Timur Brigade Ituri MONUSCO (Mission De L Organisation Des Nations Unies pour La Stabilization en Republique Demokratique du Congo) diantaranya mengerjakan jalan Dungu-Duru sepanjang 38 Km dan pemeliharaan Runway, juga melaksanakan clearing di sekitar landasan Helipad di Dungu agar tetap terjaga kebersihannya serta tidak mengganggu helly pada saat take off maupun landing, Rabu (18/1/2012).
Sulikan , 13 days ago

 

Recent Comments

frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Sameer commented on Makhluk Tuhan Paling Sexy di Nepal
a few seconds ago


sutiana commented on Tibet dan romantisme putus cinta
a few seconds ago