Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

2 prajurit TNI terpilih sebagai Petembak Terbaik

26 June 2009, 20:44 , by Hari Mulyanto

 

Prajurit TNI yang tergabung dalam Kontingen Garuda di Lebanon kembali menunjukkan prestasinya dalam lomba menembak antar kontingen se UNIFIL ( United Nations Interim Force In Lebanon ) yang diselenggarakan oleh Batalyon India UN POSN 4-2 selama dua hari (25-26 Juni 2009) di Lapangan Tembak Sektor Timur UNIFIL. Lomba tembak ini diikuti oleh 19 tim dari 12 negara terdiri dari Korea Selatan, Indonesia, India, Malaysia, Spanyol, Italia, Polandia, Perancis, El Savador, China, Ghana dan Nepal yang dibagi dalam dua kategori yaitu tim Senapan dan Pistol.

UNIFIL

Untuk lomba menembak senapan, Juara I diraih oleh Tim Rokbatt (Korea Selatan) dengan nilai 210, Juara II Tim Indo FHQSU (Force Head Quarter Support Unit /Konga XXVI-A) dengan nilai 209 dan Juara III Tim SEMPU ( Sector East Military Police Unit / Konga XXV-A) dengan nilai 204 dari total nilai 300. Kopral Dua (Kopda) Tasimin dari Indobatt (Konga XXIII-C) yang memperkuat Tim SEMPU keluar sebagai petembak terbaik dengan nilai 114 (total nilai 150) dari tiga sikap menembak : tiarap, jongkok/duduk dan berdiri jarak 100 m menggunakan 30 butir peluru.

Indobatt

Indobatt

Sedangkan dalam lomba menembak pistol, Juara I diraih oleh Tim Indobatt (Konga XXIII-C) dengan nilai 278, Juara II Tim Rokbatt (Korea Selatan) dengan nilai 268 dan Juara III Tim Indbatt (India) dengan nilai 256 dari total nilai 300. Prajurit Kepala (Praka) M. Eka Adhi Sumanegara dari Indobatt keluar sebagai petembak terbaik dengan nilai 142 (total nilai 150), menembak jarak 15 m menggunakan 5 butir peluru dan 25 m menggunakan 10 butir peluru dengan sikap berdiri.

Pemeriksaan hasil lomba

Hasil rekapitulasi nilai menembak senapan dan pistol, Tim Rokbatt (Korea Selatan) menduduki peringkat pertama dengan nilai 478 disusul oleh Tim Indobatt dengan nilai 463 sedangkan Indo FHQSU menempati posisi ketiga dengan nilai 460 dari total nilai 600.

TNI juara menembak

Dalam acara penyerahan piala dan medali kepada para pemenang di Markas Batalyon India (Indbatt UN POSN 4-2), Komandan Sektor Timur UNIFIL ( Sector East Commander ), Brigadir Jenderal Prieto Martinez yang berasal dari Spanyol mengatakan bahwa menembak adalah kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap prajurit, one shoot one enemy. Jenderal Martinez juga mengucapkan selamat kepada para pemenang dan seluruh kontingen yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan lomba menembak, sehingga dapat berlangsung dengan sportifitas yang tinggi meskipun Tim Spanbatt (Spanyol) sendiri belum mampu menjadi yang terbaik dan hanya berada pada posisi ke tujuh.

Hari MULYANTO Lieutenant Colonel Mulyanto was born in Nganjuk, East Java, Indonesia in 1969. After he finished his formal education of high school in 1987, he joined the Indonesian Military Academy as Cadet. In the year of 1991 he was...

Detail Profile »

10  Comments

by fache at 27 June 2009, 13:51

Yah walaupun katanya TNI diliputi alutsista yg buruk, namun prajurit kita masih mampu menjaga kompetensi menembak mereka,

Bravo aja deh,

by yanwar at 29 June 2009, 10:39

Salut dan Bangga untuk TNI
dengan keterbatasan alutista masih bisa menunjukan profesionalisme dan ketangguhan prajurit Indonesia di mata dunia, sekali lagi SALUTT !!!

by angga at 29 June 2009, 16:17

keep solid & make us proud BRO!
Rakyat Indonesia mendukungmu!!!!

by Maj. Nurul Ardiyanto at 30 June 2009, 04:19

Salam hormat dan bangga bagi prajurit2 TNI yg bertugas di Libanon yg telah mengibarkan Merah Putih disana dgn prestasi yg membanggakan..

by dewi at 30 June 2009, 10:12

SDM TNI juga tidak kalah hebat dibanding negara lain, hanya saja alusista kita memang kalah hebat dengan mereka. namun begitu saya percaya bahwa kita sedang menuju kesana. respect!

by Edison Simanjuntak at 30 June 2009, 23:02

Saya ikut berbangga kepada Tim,ternyata XXIII-C,XXV-A dan XXVI-A cukup hebat,raih terus yg terbaik dalam setiap momen…“merah putih berkibar” salam hormat

by budhie at 2 July 2009, 10:00

salut sama TNI kita yg bertugas disana … bravoo maju terus pantang mundur dan tetap bersemangat

by hera sri m at 3 July 2009, 18:54

wah hebat!!! maju terus pantang mundur! bravo TNI

by syahreal at 5 July 2009, 20:38

Nah, dengan segala keterbatasan ternyata bisa menghasilkan prestasi. Teladan bagi generasi muda, nih.

by ysuf at 6 July 2009, 09:46

bravo TNI…terus jaya…setiap keberhasilan akan meningkatkan harkat bangsa secara umum.menambah “bargaining power” di mata bangsa lain….mari kita berjuang mencapai bangsa yang bermartabat,dihargai, dan disegani..

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Bryan Lee University student, Bryan Lee, was born on September 7th 1986 in Sydney, Australia and currently resides in Melbourne. He is currently undertaking his final honours year of Bachelor of Industrial Design at Monash University. For his yearlong final assignment he...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago