Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Octavianus Marthin

Indonesian UNMISPol Medal Parade

22 February 2009, 17:50 , by Oktavianus Marthin

 

Tepat pada tanggal 19 Februari 2009 lalu, dua orang personel Polri yang tergabung dalam Kontingen Garuda Bhayangkara 2 mendapat penghargaan dari UN atas kontribusi dan partisipasinya dalam melaksanakan tugas sebagai Police Advisor pada misi PBB UNMIS. Dua orang personel Polri dimaksud adalah AKP Wino Sumarno (sehari-hari berdinas di Set NCB/Interpol Mabes Polri) dan AKP Dayat (sehari-hari berdinas sebagai Gadik di Secapa Polri Sukabumi) yang sehari-hari bertugas di Kadugli Team Site sebagai Co-Locator.

Co-Location adalah salah satu bentuk tugas yang dimandatkan oleh PBB kepada setiap Police Advisor, yaitu mengadakan interaksi yang positif dan intensif kepada polisi lokal (polisi Sudan) dengan memberikan pendampingan berupa Confidence Building dan Capacity Building. Dengan Co-Location diharapkan UN Police Advisor dapat menularkan pengetahuan, pengertian dan kemampuannya sebagai polisi yang sudah mengadaptasi system kepolisian dunia yang demokratis.

Dua personel Polri di UNMIS ini adalah bagian dari 21 (dua puluh satu) personel Polri yang ada di misi UNMIS Sudan. Sejak tahun 2007 Polri telah mengirimkan personelnya, walau pun dalam jumlah kecil. Kontingen pertama pada bulan Maret 2007 hanya dikirim satu orang. Kontingen selanjutnya pada bulan September 2007 berjumlah 5 (lima) orang. Pada bulan April tahun 2008 Polri kembali mengirimkan 3 (tiga) personelnya dan terakhir pada November 2008 dalam jumlah yang lebih besar, yaitu 14 (empat belas) orang.

Medali penghargaan adalah sebuah penghargaan yang diberikan oleh PBB kepada setiap Police Advisor atas segala pengabdian, dedikasi, kontribusi dan partisipasi dalam pelaksanaan tugas yang dibebankan kepada masing-masing personel. Medali ini biasanya diberikan setelah personel tersebut melaksanakan tugas lebih dari 6 (enam) bulan di Area of Responsibility. Hadir pada acara yang diselenggarakan di Sudan Hall Building 1 UNMIS Compound Khartoum tersebut adalah Duta Besar RI untuk Sudan dan Eritrea, Bapak Tadjudin Noer beserta stafnya, UNMISPol Commissioner Brigjen Rajesh Dewan beserta Senior Staff Officers-nya, perwakilan pejabat tinggi Mabes Polri, Wakil Khusus Kepolisian Sudan di UNMISPol, perwakilan rekan Polri di FPU Darfur (AKBP Reinhard Hutagaol), perwakilan rekan Polri di UNAMID (AKBP Krishna Murti) dan para Contingent Commander UNMISPol. Komandan Kontingen Garuda Bhayangkara 2, AKBP Eko Rudi Sudarto turut serta mendampingi UNMISPol Commissioner dan Bapak Duta Besar RI.

Acara dimulai pada pukul 12.00 pm dengan diisi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan sambutan dari Komandan Kontingen Garuda Bhayangkara 2, sambutan dari UNMISPol Commissioner dan sambutan dari Bapak Duta Besar. Acara kemudian berakhir pada pukul 13.00 pm yang dilanjutkan dengan makan siang bersama. Medali penghargaan diberikan oleh UNMISPol Commssioner dan piagam penghargaan diberikan oleh Bapak Duta Besar. Acara ini mendapat apresiasi yang sangat tinggi dari seluruh peserta acara. Mereka, terutama para Contingent Commander, sangat terkesan dengan tata tertib acara yang demikian teratur, dan rapi. Pada saat penerima penghargaan menghadap Commissioner dan melaporkan kesiapan dirinya peserta acara memberikan aplaus-nya. Suatu hal yang sebenarnya tidak lazim bila di dalam lingkungan Polri. Namun kami pun, para anggota Polri peserta acara, jadi ikut memberikan aplaus juga. Apresiasi diberikan mereka kepada setiap anggota Polri yang mereka temui, begitu acara selesai dan pada saat makan. Hal ini mungkin terjadi karena dari acara-acara Medal Parade kontingen Negara lain tidak ada yang dibuat dalam suasana resmi dan formal seperti yang dilakukan oleh kontingen Indonesia ini.

Selesai seluruh rangkaian acara Medal Parade, kegiatan dilanjutkan dengan acara Contingent Meeting yang dihadiri oleh seluruh anggota Kontingen Garuda Bhayangkara pada UNMIS. Contingent Meeting ini adalah kegiatan rutin 3 (tiga) bulan sekali yang diadakan sebagai sarana berkumpul dan berkomunikasi seluruh anggota setelah lama terpisah bertugas di wilayah masing-masing.

Octavianus Marthin Oktavianus MARTHIN Super Intendent (Lieutenant Colonel) Oktavianus MARTHIN, SIk., was born in Jakarta, October 25, 1970. After finishing senior high school in Jakarta in 1989, then became a cadet of Indonesian Police Academy in Semarang. Graduated from that Academy in the year...

Detail Profile »

4  Comments

by kusaeni at 22 February 2009, 17:57

wah hebat , maju terus kepolisian Indonesia :)

sampe berdert begitu penghargaannya :D

by Arman Pasaribu at 22 February 2009, 20:34

Kehormatan dan Pengabdian para PeaceKeepers sangat dijunjung tinggi bang, dengan upacara ini adalah bagian dari maintain the moral and spirit of peacekeepers, keep up the excellence work, we proud of you..!salam hangat dari Jakarta

by Luigi Pralangga at 24 February 2009, 10:30

selamat atas penyematan medali kepada UNMILSPol,Kontingen Indonesia.. senantiasa mengukuhkan konsistensi bangsa dan negara pada perdamaian internasional.

Didoakan agar selalu sukses mengemban misi-nya serta kembali ke tanah air tidak kurang sesuatu apapun.

by Wino Sumarno at 24 February 2009, 12:00

Saya sangat bangga dan sangat haru atas perhatian dan penghargaan yang bapak dan teman-teman berikan kepada kami. Semoga kami tetap dapat mengemban tugas ke depan dengan lebih baik. Terima kasih.

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

799 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Amrin Rosihan Hendrotomo Born in Ternate, Amrin Rosihan Hendrotomo is now sailing his career forward in Democratic Republic of the Congo as UN Military Observer for MONUC/MONUSCO. He, previously, served UN as a Military Observer of UNOMIG in Georgia. He married Pungky Anitasari,...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 6 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 13 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 16 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 16 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 17 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago