(Adshit Al Qusayr, 17/2) Tekad TNI Angkatan Udara menjadi lebih profesional menuju The First Class Airforce harus menjadi pendorong dan semangat perubahan guna mewujudkan zero accident. Demikian ditegaskan oleh Kepala Staf TNI AU (Kasau) Marsekal TNI Imam Sufaat, S.IP dalam amanat tertulis upacara bendera di Lapangan Upacara Soekarno, UN POSN 7-1 Adshit Al Qusayr, Libanon, yang dibacakan oleh Komandan Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-D/UNIFIL (Indobatt) Letkol Inf Andi Perdana Kahar, pada hari Rabu tanggal 17 Februari 2010.
Upacara bendera yang dilengkapi dengan pembacaan Pembukaan UUD 1945, pengucapan Sapta Marga dan pengibaran bendera Merah Putih tersebut, diikuti oleh seluruh personel Masatgas, Kompi Bantuan dan perwakilan kompi-kompi mekanis, baik yang berada di dalam maupun di luar UN POSN 7-1 Adshit Al Qusayr.
Terkait dengan cita-cita mewujudkan zero accident tersebut, Kasau menyampaikan bahwa kunci keberhasilan sangat tergantung pada tingkat kepedulian dan kepekaan setiap personel TNI AU terhadap semua potensi yang dapat menjadi sumber penyebab terjadinya kecelakaan. Oleh karenanya, pembangunan budaya safety di lingkungan penugasan merupakan hal yang tidak dapat ditawar-tawar lagi oleh semua jajaran TNI AU.
Menambahkan sambutan Kasau tersebut, Inspektur Upacara Letkol Inf Andi Perdana Kahar menyampaikan penghargaan kepada seluruh personel Indobatt yang telah menunjukkan profesionalisme pelaksanaan tugas pokok perdamaian selama 3 (tiga) bulan pertama di daerah penugasan. Lebih lanjut, prestasi positif ini hendaknya dipertahankan dan ditingkatkan dalam rangka keberhasilan misi perdamaian secara keseluruhan di akhir penugasan demi tercapainya situasi yang kondusif di daerah operasi Libanon Selatan.



Recent Comments
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago