Correspondent Muhammad IRAWADI
Total 26 comments
Podcast Status No podcast here!
Features Email article link
Posted 577 days ago
technorati View blog reactions
post to del.icio.us
post to digg
post to ma.gnolia
<< When the weekend reaches Monrovia
Sexual Abuse: Sebuah pelanggaran serius bagi para peacekeepers >>
Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.
Full archive here
Akang Luigi…..Bravo peacekeeper…..tulisan akang menggetarkan jiwa “peacekeper” saya ….tapi apa daya ...
by Catur Sulasdiarso in 60th anniversary of UN Peacekeeping: Active participation
50x sehari patroli udara? hebat… but, bahan bakar dunia sdg naik, ...
by Lili in Kontingen GARUDA XXIII B melaksanakan patroli pengintaian udara
enjoy reading kang luigi’s article! well-done written. wish i can have ...
by ukirsari in 60th anniversary of UN Peacekeeping: Active participation
Terus kabarkan kepada DUNIA yang GEMPITA, bahwa masih banyak ...
by cowoktulen in Sekolah kehidupan untuk anak Liberia
Hello Bapak, how are you doing? Its been a long time ...
by Nichael Supit in Sekolah kehidupan untuk anak Liberia
Selamat bertugas buat Konga XXIII B, dengan aktifnya Air Patrol ...
by Luigi Pralangga in Kontingen GARUDA XXIII B melaksanakan patroli pengintaian udara
wah, mantap banget, kalo permainan indonesia banyak banget, contohnya beteng2an, ….dan ...
by menwaums in Tentara PBB di Lebanon ikuti lomba balap egrang
sukses mas…saya selalu mengikuti berita dari sana meskipun nggak terus ...
by Sentot Hery Suseno in Tentara PBB di Lebanon ikuti lomba balap egrang
Mas Donasion,
Saya mengerti banget perasaan-nya jauh dari keluarga dan sanak-family, karena ...
by luigi pralangga in Pekan Baru: Merindu yang sudah membiru
pa, , , , , ,we miss u. . . .
pa, ...
by nandha in Pekan Baru: Merindu yang sudah membiru
Namun semangat tetap membara karena kita melakukan suatu tugas mulia dan tekad yang kuat untuk membangun perdamaian dan persaudaraan diantara umat manusia. Mari luruskan niat, semoga Allah meridhoi pekerjaan kita.
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum wr.wb.
Dua minggu telah berlalu, kita masih berjuang menghadapi dinginnya udara yang terus semakin menggigit. Namun semangat tetap membara karena kita melakukan suatu tugas mulia dan tekad yang kuat untuk membangun perdamaian dan persaudaraan diantara umat manusia. Mari luruskan niat, semoga Allah meridhoi pekerjaan kita. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Kanda, ingin kukatakan sejujurnya, bahwa sesungguhnya aku merindukanmu meski kau baru dua minggu bertugas di Libanon. Kami telah melepas kau dengan doa dan air mata, dengan harap-harap cemas yang menyesakkan dada. Aku tak tahu apakah dalam hatimu sama seperti aku, tapi aku serahkan saja padamu. Dirimu tetap menjadi dirimu dan tak dapat kuraba sejauh apa getaran yang ada didalamnya dalam menghargai perhatianku padamu, tapi aku percaya bahwa kau adalah belahan jiwaku.
Kanda, bolehkah aku bertanya akan sesuatu yang sangat mendalam. Ketika kau bersiap untuk berangkat tugas, kau begitu sibuk, tidak tersisa sedikitpun waktu untuk berbicara dari hati ke hati. Sebenarnya untuk apa kau pergi ke Libanon meninggalkan keluarga. Makan, minum, mandi dan tidurmu tak seenak dan seindah ketika kau berada bersamaku di rumah, tempat tinggal kita. Seandainya saat ini kau ada disampingku tentu kita bisa bercanda, duduk berdua, bersenda gurau menelusuri relung-relung hati perjalanan hidup kita dan anak-anak bermain di hadapan kita.
Kanda, aku tahu kau adalah prajurit, yang harus loyal pada aturan dan atasanmu, kau tidak boleh menolak tugas yang diberikan, tiap saat kau bacakan sumpah prajurit dan sapta marga, dalam dirimu mengalir darah pejuang sebagai seorang satria sejati. Dengan baju loreng terpasang lambang PBB dan bendera merah putih, baret biru terpasang dikepalamu, kau tampak gagah, berani dan percaya diri.
Kanda, aku mencoba menelusuri apa yang ada dibalik hatimu. Aku yakin kau telah membayangkan kelak kau akan tercatat dalam sejarah tinta emas bahwa kau pernah ikut dalam pasukan perdamaian di Timur Tengah menjaga perdamaian atas nama PBB dan negara Indonesia, serta untuk untuk menunjukan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia memiliki prajurit yang tangguh seperti mu. Itu juga akan tercatat dalam riwayat kisah perjalanan hidupmu.
Kanda, aku juga yakin kalau kau akan mendapat pengalaman yang berarti dan berharga, meskipun kau merupakan satu bagian kecil dari pasukan itu. Seperti layaknya sebuah onderdil kecil dalam lingkungan mesin yang besar, namun andilmu tetap merupakan kelengkapan dan kesempurnaan dari satuan tugas tersebut.
Kanda, mudah-mudahan aku tak salah menduga, masih banyak lagi yang terselip dalam hatimu, mungkin juga ada harapan kelak kau akan dapat dipromosikan setelah penugasan ini, sehingga kau berusaha bekerja secara baik dan sungguh-sungguh tanpa noda dan cacat moral.
Kanda, segudang yang ada dalam pikiranmu itu baik dan tidak ada yang salah. Wajar sebagai insan biasa akan memikirkan hak dan kewajibannya. Semua apa yang ku ungkapkan di atas adalah hak yang ingin kau raih, karena itu kewajiban tentu harus diseimbangkan agar kita menjadi orang yang lebih arif dan adil dalam menatap hidup ini meskipun tidak diawasi oleh orang lain.
Kanda, saya teringat suatu peristiwa hijrahnya Rasul beserta sahabatnya dari Makkah ke Madinah. Peristiwa itu mirip dengan apa yang kau alami sekarang ini berhijrah dari Indonesia ke Libanon. Pada saat itu Rasulullah mengeluarkan sebuah hadits yang terkait dengan niat seseorang berhijrah. Baginda Rasul mengingatkan dalam haditsnya; “Innamal a’malu binniyaat, Wainnama likulliimriim Manawa… dst”. Artinya segala sesuatu pekerjaan mulailah dengan niat dan hasilnya sesuai dengan apa yang diniatkan. Jadi ketika itu ada orang yang berniat hijrahnya karena Allah dan Rasul maka ia akan dapat keuntungan di dunia dan di akhirat, tapi kalau niat hijrahnya karena keuntungan dunia semata atau karena wanita yang ingin dinikahinya, maka yang didapat nya hanya sampai disitu saja.
« When the weekend reaches Monrovia Sexual Abuse: Sebuah pelanggaran serius bagi para peacekeepers »