Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Apresiasi Strategis Panglima UNIFIL kepada Indobatt

14 August 2010, 08:59 , by Sanra Michiko Moningkey

 

(Adshit Al Qusayr, 13 Agustus 2010). Peristiwa kontak bersenjata antara Angkatan Bersenjata Lebanon (LAF) dengan Tentara Israel (IDF) pada tanggal 3 Agustus 2010 merupakan insiden paling serius yang terjadi di sepanjang perbatasan Israel – Lebanon sejak diberlakukannya Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 1701. Demikian disampaikan Panglima UNIFIL Mayor Jenderal Alberto Asarta Cuevas (Spanyol) pada saat kunjungannya ke Markas Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-D/UNIFIL (Indobatt) UN Position 7-1, Adshit Al Qusayr, pada hari Kamis 12 Agustus 2010.

Kunjungan Mayor Jenderal Asarta Cuevas ke Markas Indobatt kali ini merupakan kunjungan perdana sejak pelantikan beliau selaku Panglima UNIFIL pada tanggal 28 Januari 2010 yang lalu. Namun demikian, lawatan beliau ke Markas Indobatt ini merupakan lawatan yang ketiga kalinya karena beliau pernah menjabat sebagai Komandan Sektor Timur UNIFIL pada tahun 2007 sampai dengan tahun 2008. Saat mengemban jabatan Komandan Sektor Timur tersebut, beliau berkesempatan mengunjungi Markas Indobatt sebanyak dua kali.

RZL_0040

RZL_0081

RZL_0025

Berangkat dari pengalaman tugas tersebut, Panglima UNIFIL menyampaikan atensi khusus kepada para perwira Indobatt XXIII-D/UNIFIL terkait familiarity beliau terhadap kinerja dan performa pasukan TNI yang bertugas di daerah operasi perdamaian Lebanon Selatan. Lebih lanjut dikatakan oleh beliau bahwa setiap kegiatan dan performa prajurit Garuda selalu mencitrakan profesionalisme, proporsionalisme serta impartiality terhadap pihak manapun yang berada di daerah operasi.

Terkait dengan insiden tanggal 3 Agustus 2010 yang telah melibatkan IDF dan LAF dalam kontak bersenjata serta Indobatt sebagai pihak penengah, Mayjen Asarta Cuevas menyatakan kekaguman dan kebanggaannya kepada Indobatt yang telah bertindak profesional, berani dan memegang teguh komitmen sebagai United Nations Peacekeeper dengan tanpa membedakan perlakuan langsung di lapangan terhadap pihak Israel maupun Lebanon.

RZL_0138

Sejak awal penugasannya sebagai Panglima UNIFIL, beliau telah bangga dengan pasukan Garuda. Kebanggaan tersebut menjadi bertambah setelah beliau menyaksikan secara langsung tingkah laku dan tindakan pasukan Indobatt XXIII-D/UNIFIL dalam menghadapi dan menangani insiden bersenjata tersebut melalui presentasi dokumentasi video di sela-sela kunjungan beliau kali ini. Dokumentasi video tersebut secara nyata menunjukkan segala usaha dan tindakan pasukan Indobatt di lapangan dalam upaya mencegah terjadinya konflik yang lebih buruk antara IDF dan LAF. Bahkan, sesaat setelah terjadinya letusan senjata pertama, prajurit Indobatt masih terus berupaya untuk melerai konflik di antara kedua belah pihak. Namun, karena faktor kepadatan tembakan dan gencarnya serangan yang dilakukan oleh kedua belah pihak serta aturan pelibatan (Rules Of Engagement) dan prosedur yang berlaku, maka berdasarkan perintah dari Komando Atas (Sektor Timur UNIFIL), pasukan Indobatt melakukan pemunduran taktis dari tempat kejadian.

Lebih lanjut, Panglima UNIFIL menyampaikan bahwa tindakan Indobatt dalam menangani insiden tersebut merupakan cara penindakan terbaik dan patut menjadi teladan bagi seluruh jajaran UNIFIL dalam menghadapi insiden serupa di masa mendatang. Selain itu, tindakan Indobatt juga memiliki nilai strategis bagi kedua belah pihak yang bertikai, yakni sebuah kenyataan yang harus dipahami oleh kedua belah pihak bahwa keberadaan UNIFIL di perbatasan Israel-Lebanon merupakan sebagai penengah dan bukan melindungi salah satu pihak untuk bersama-sama menyerang pihak yang lain. Pemahaman tentang nilai strategis ini yang seringkali salah persepsi diterima oleh kedua belah pihak dan menimbulkan hubungan yang kurang harmonis dengan pihak UNIFIL selaku penengah pasca terjadinya sebuah konflik.

Di akhir kunjungannya, Panglima UNIFIL, yang didampingi oleh Komandan Sektor Timur UNIFIL Brigjen Juan Gomez De Salazar Minguez (Spanyol) serta beberapa Perwira Staf Markas Besar UNIFIL, berkenan menyampaikan apresiasi dan penghargaan beliau kepada Indobatt dalam sebuah tulisan pada Buku Kenangan Tamu Indobatt serta sebuah Letter of Appreciation.

Certificate of Appreciation

RZL_0166

RZL_0178

RZL_0224

Sebelum meninggalkan Markas Indobatt, Mayjen Asarta Cuevas berpesan kepada Komandan Indobatt XXIII-D/UNIFIL, Letkol Inf Andi Perdana Kahar, agar seluruh personel Indobatt bangga dengan langkah profesional yang telah diambil dalam menangani insiden tanggal 3 Agustus 2010 serta menjadikan momentum berharga tersebut sebagai landasan untuk melanjutkan tugas di masa mendatang. SP-109/VIII/Konga XXIII-D/UNIFIL

Sanra Michiko Moningkey Captain Air Force Sanra Michiko Moningkey was born in 1976 in Manado, having been graduated from the Indonesia’s Air Force Academy in 2002 is presently serving the United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), as Indonesia’s Garuda Contingent – Military...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

798 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Octave Ferdinal Octave FERDINAL Having previously assigned to UNAMSIL – United Nations Mission in Sierra Leone, Ocktave Ferdinal is nothing new to peacekeeping and DDRR process. Presently serving at UNMIN, the United Nations Mission in Nepal as Arms Monitor/Military Observer under Kontingen Garuda XXIV-1/UMN...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 7 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 14 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 17 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 17 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 18 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago