Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Kawula PENGEMBARA

Asops Panglima TNI tutup Konga Lebanon

27 October 2009, 17:43 , by Kawula Pengembara

 

(Bandung, 27/10). Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI – Mayor Jenderal TNI Supiadin A.S menutup Latihan Pratugas Satgas MPU TNI Konga XXV-B/UNIFIL, Satgas FHQSU TNI Konga XXVI-B1/UNIFIL dan Satgas FPC TNI Konga XXVI-B2/UNIFIL Lebanon TNI, di Pusdikif Cipatat Bandung, Selasa (27/10). Ketiga Satgas yang akan bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB di Republik Lebanon tersebut telah melaksanakan Latihan Pratugas selama kurang lebih 2 minggu di Pusdikif Cipatat Bandung. Latihan dibuka pada tanggal 7 Oktober 2009 dan dilaksanakan sampai dengan 27 Oktober 2009. Personel yang terlibat dalam Latihan Pratugas tersebut tidak kurang dari 335 orang yang terdiri dari penyelenggara, pelatih 60 orang dan pelaku 275 orang.

Up Cipatat 4

Up Cipatat 1

Satgas MPU TNI Konga XXV-B/UNIFIL, Satgas FHQSU TNI Konga XXVI-B1/UNIFIL dan Satgas FPC TNI Konga XXVI-B2/UNIFIL, selama mengikuti latihan diberikan pembekalan dan pengetahuan Taktis dan Teknis yang disusun dalam beberapa tahap yaitu Tahap pertama tanggal 7 Oktober 2009 sampai dengan 20 Oktober 2009, teori dan latihan teknis serta pembekalan dari Kasum TNI, Dir “B” BAIS TNI, Staf Dir Kips Deplu, Staf Dir Kersin Dephan, UNHCR dan UNICEF. Tahap kedua tanggal 21 Oktober 2009 sampai dengan 25 Oktober 2009 latihan aplikasi berupa latihan taktis dalam hubungan satuan tugas

Up Cipatat 2

Pelaksanaan Lat Pratugas yang telah dilaksanakan dapat berjalan lancar, aman dan sesuai sasaran latihan, yaitu semua peserta latihan mengerti, memahami dan dapat mengaplikasikan semua materi yang diberikan selama pelaksanaan latihan yang meliputi materi pengantar, materi umum, materi utama materi pendukung dan siap mengemban misi PBB di daerah operasi UNIFIL Lebanon secara optimal.

Up Cipatat 5

Dalam amanatnya Asisten Operasi Panglima TNI menjelaskan bahwa, tugas-tugas yang selama ini dilaksanakan di tanah air tentunya akan sangat berbeda dengan tugas yang akan dilaksanakan sebagai pasukan perdamaian PBB di Republik Lebanon. Ditekankan oleh Asops, bahwa sebagai seorang peacekeeper harus bekerja sesuai dengan standart operasi (SOP) dan Rule of Engagment (ROE) yang jelas dan harus dipedomani pada setiap langkah dan tindakan.

Up Cipatat 6

Sebagai petugas penjaga perdamaian seluruh personel Satgas harus mampu dan dapat menjadi penengah antara pihak-pihak yang bertikai secara imparsial dan menghadapi perbedaan iklim/cuaca yang ekstrim dengan negara kita, hal ini tentunya memerlukan kerja keras, kemampuan berfikir, kerjasama dan loyalitas serta kesiapan fisik dan mental yang tinggi, tegasnya Asops Panglima TNI. SP-136/X/2009/Pen.

Autentikasi : Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Laut (P) Guntur Wahyudi

Kawula PENGEMBARA Kawula PENGEMBARA Kawula Pengembara is a new comer in peacekeeping system he happened to be in Africa for some reasons or another. He loves to travel and has lots of stories. He has a single seater flying background and he loves adventures...

Detail Profile »

1  Comment

by Rolly Wawelangko at 28 October 2009, 15:24

Dear,

What a great work by Indonesian soldiers. I’m really so proud to know that Indonesia have a prominent role in peacekeeping in Lebanon. Keep going my compatriots.

Best regards,
Rolly Walewangko.

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

0 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Robert Silalahi Robert Silalahi, currently joined The Samaritan’s Purse Relief Operations in Port au Prince, Haiti as Logistics Officer since 2006 to present. Humanitarian Relief Operations and disaster’s torn mission assignment is nothing new to Robert, whose serving in Panga –...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 7 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 10 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 10 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 11 days ago

TNI Bantu Clearing Landasan Helipad di Dungu
(Dungu-Kongo, 19/01). Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-I/MONUSCO dibawah pimpinan Letnan Kolonel Czi Sapto Widhi Nugroho selaku Komandan Satgas (Dansatgas) di samping tugas pokoknya memberi bantuan Zeni kepada Divisi Timur Brigade Ituri MONUSCO (Mission De L Organisation Des Nations Unies pour La Stabilization en Republique Demokratique du Congo) diantaranya mengerjakan jalan Dungu-Duru sepanjang 38 Km dan pemeliharaan Runway, juga melaksanakan clearing di sekitar landasan Helipad di Dungu agar tetap terjaga kebersihannya serta tidak mengganggu helly pada saat take off maupun landing, Rabu (18/1/2012).
Sulikan , 13 days ago

 

Recent Comments

frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Sameer commented on Makhluk Tuhan Paling Sexy di Nepal
a few seconds ago


sutiana commented on Tibet dan romantisme putus cinta
a few seconds ago