Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Bakiak goes to Lebanon

13 March 2008, 08:48 , by Sandy M. PRAKASA

 

(Adshit Al Qusayr, 9/3) Siapa warga Indonesia yang tidak mengenal bakiak? Hampir seluruh rakyat Indonesia megetahui benda ini. Tapi pernahkah kita terpikir untuk mem-patenkannya? Setelah peristiwa hari Sabtu (8/3) di Markas Yon Mekanis TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-B UN Posn 7-1 Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan, mungkin warga Indonesia perlu segera mengurus hak ciptanya (hak paten) ke instansi terkait agar tidak kecolongan lagi.

Penampilan perdana sandal kayu khas Jawa di wilayah misi PBB Lebanon Selatan (UNIFIL) ini merupakan salah satu dari beberapa kreativitas yang ditampilkan oleh para prajurit Garuda dalam acara Fun Sport and Games 2008. Bakiak tiba-tiba menjadi idola tentara PBB dari 11 negara yang hadir yaitu Portugal, Korea, Belgia, Prancis, Polandia, Ghana, Cina, Nepal, Spanyol, India dan Malaysia serta tambahan 1 negara di luar UNIFIL yaitu Lebanon (LAF: Lebanon Armed Forces) saat Bakiak itu diperlombakan seperti halnya kegiatan serupa dalam rangka menyambut 17 Agustus-an di Tanah Air.

Mereka heran sekaligus salut dengan kreasi ini karena walaupun dari segi bentuk dan bahan materialnya sangat sederhana namun mampu menciptakan kekompakan dan kegembiraan serta nuansa berkompetisi yang sehat, baik bagi esprit de corps setiap tim maupun antar tim yang berlomba.

Perlombaan Balap Bakiak ini sendiri berlangsung amat meriah karena masing-masing tim (yang terdiri dari 3 orang) tidak mau menyerah begitu saja walaupun baru pertama kalinya memakai sandal unik itu. Sedangkan kreativitas permainan lain yang dilombakan ialah memasukkan pulpen ke dalam botol dan menusuk gambar ikan dengan mata tertutup.

Komentar bernada pujian meluncur dari beberapa peserta menanggapi lomba balapan Bakiak ini, seperti yang disampaikan kepada Perwira Penerangan Konga XXIII-B Kapten Chb Sandy M. Prakasa, S.Ikom diantaranya dari Komandan Kontingen Spanyol Letkol Sanchez Tapia, Vaya! El contingente Indonesio mo podrio leber heduo un programma eau interesante como aste! *(Mengejutkan! Tak disangka Kontingen Indonesia dapat mengadakan acara yang begitu menarik seperti ini!). Kemudian lain lagi komentar perwakilan dari Belgia Letnan Eerdelers; *Les competition c’est tres bon et magnifique! (Pertandingan/permainan yang dilaksanakan sungguh luar biasa!).

Acara yang merupakan ide orisinil Komandan Satgas Konga XXIII-B Letkol Inf A M Putranto, S.Sos muncul dari himbauan dari Panglima (Force Commander) UNIFIL Mayjen Claudio Graziano agar masing-masing negara kontingen PBB lebih saling mengenal satu sama lainnya secara lebih dekat melalui acara-acara informal sehingga memudahkan kerjasama dan saling pengertian serta satu persepsi dalam pelaksanaan tugas-tugas yang diemban sesuai yang digariskan dalam resolusi DK PBB Nomor 1701 dan Role Of Engangement (Aturan Pelibatan) yang berlaku bagi Kontingen PBB di bawah bendera UNIFIL. Lebih jauh, Dansatgas mengharapkan melalui kegiatan ini dapat mempererat persahabatan dan silahturahmi secara personal kepada seluruh kontingen yang bertugas di Lebanon Selatan.

Kreativitas orisinil lainnya yang juga baru pertama kalinya diadakan selama UNIFIL terbentuk ialah diadakannya semacam bazaar atau mini market dimana setiap negara yang hadir menyiapkan dan mengisi stand-nya dengan berbagai macam souvenir atau kerajinan tangan khas yang berasal dari negaranya masing-masing. Stand ini sendiri merupakan perwujudan dari toko yang dimiliki setiap kontingen di dalam Base Camp-nya atau dalam istilah yang berlaku dalam misi PBB lazim disebut sebagai PX (singkatan dari Post Exchange). Tujuannya selain bermakna secara ekonomis, juga agar tiap-tiap negara kontingen PBB di Lebanon Selatan yang hadir dapat mengenal lebih jauh tentang kebudayaannya masing-masing.

Sandy M. PRAKASA Graduated from Military Academy in 1997, then exposed to various deployments within the country and had attended several overseas military courses, Capt. Chb. Sandy M. Prakasa also enjoys traveling and photography. Currently acting as the Public Information Officer of the Indonesian...

Detail Profile »

11  Comments

by Yeni Setiawan at 13 March 2008, 20:10

Sangat menarik sekali mas, saya senang sekali dengan foto-fotonya. Bisa saya bayangkan suara gelak tawa yang pecah ketika ada peserta yang tumbang karena pesertanya tidak kompak :D

Saluuut!

by aryo at 13 March 2008, 20:45

Lucu banget ngeliat para tentara pada nglakuin games ala indonesia. But salut,mereka pun suka pada games tersebut.
Ide untuk mematenkan perlu juga tuch, awas kecolongan lagi!!

by snydez at 13 March 2008, 22:35

eheh, seru juga memperkenalkan maenan ‘kampung’ ke orang yang lebih ‘modern’ ya :)

ayo oom luigi aja yang mantent-in

by jatmik at 13 March 2008, 23:11

nikin jadi terus semangat

by poetra at 14 March 2008, 05:28

Saya setujuu.. patenkan segera, hehehe..
Dan kayaknya seneng banget itu ya yang pada maenan bakiak. Next mungkin harus coba balap karung ato lomba makan kerupuk mas :D

by geblek at 14 March 2008, 08:43

dalam lomba masukin bolpen beda tipis sama di indonesiah, di indonesia seringnya makai botol kecap, tp itu pakai botol bir :)

cepet cepet patenkan bakiaknya

by -tikabanget- at 16 March 2008, 09:20

uhuhuhuhu..
assiikk banget.. ngakak bayangin bule ngintip bokong buat masukin bolpen
ndak sekalian makan kerupuk?

by Ambar at 19 March 2008, 02:46

hua ha ha ….. wah nggak abis2 nih ketawanya !!!! Saluuut for UNIFIL !

by Cathy at 23 March 2008, 04:06

hahahhahaha…. sumpah lucu banget liat nih photo..

lumayan kreatif, bisa dibilang, ide ini mengilhamiku tuk melakukan hal yang sama di tugasku selanjutnya…

Salam hangat,
Cathy

by YUNITA DWIANA at 25 March 2008, 22:23

Suatu acara yang sangat baik untuk tetap menjaga kekompakan dan juga semangat pada setiap anggota, terutama anggota dari Indonesia sendiri yang pasti memerlukan hiburan semacam itu, selama mereka bertugas di tengah-tengah daerah konflik. Salut untuk setiap anggota pasukan yang bertugas, tetap tabah dan tetap berhati-hati dalam b’tugas

by dani at 7 April 2008, 00:31

heHehe.. ada to bakiak di sana
wah lucu abiz tu…. bule maen bakiak
cayooo dech………..

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help



Join Us

join our group in Facebook

Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

550 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Joe Juferdy Juferdy, since his appointment as Community Service under the The United Nations High Commissioner for Refugee (UNHCR) in 2005 based in Aceh, has been extensively liaising with local Non – Governmental Organization (NGOs), community leaders and local authorities on matters...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Pertemuan Satuan Polisi Militer di Lebanon
(Blate Marjayoun UN Posn 7-3, Lebanon). UN Military Police Meeting adalah acara pertemuan seluruh Satuan Polisi Militer Internasional yang tergabung dalam operasi pemeliharaan perdamaian PBB, khususnya UNIFIL... »
Muhammad Dahlan , 5 hours ago

Budaya orang Congo berfotoria
Orang-orang Congo sangat hobi untuk berfoto ria, jadi jangan heran jika tukang foto keliling bisa ditemukan hampir di setiap sudut kota. Kebiasaan berfoto-ria ini memang sudah membudaya di masyarakat Congo,... »
Arny Wahyuni , 7 hours ago

Senjata ampuh bikin bujur melepuh
Ayah nanti mau dibekelein apa balik ke Liberia ini?. Pertanyaan itu selalu muncul dari si Idung Pesek-ku saat ia menyadari bahwa masa cuti mudik si kampret ini hanya tinggal 1... »
Luigi PRALANGGA , 2 days ago

Indobatt Smart Car: Children's favourite way to learn and have fun
It has been ultimate commitment for Indobatt to always assisting the community to benefit the most from the existence of UNIFIL in the Area Of Responsibility (AOR). One of the... »
Ro'is Nahrudin , 2 days ago

Kinshasa, Aku Datang!
Sang pramugari berusaha menenangkan dan membawa barang mereka ke bagasi lain yang masih kosong. Namun sang istri ngotot ingin barang – barang itu tak jauh – jauh dari mereka. Lelaki kulit putih yang kulihat di ruang tunggu duduk di sampingku. Akhirnya setelah hampir satu jam mengatur para penumpang beserta barang bawaannya, pesawat pun lepas landas. Jangan berharap bisa tidur selama perjalanan. Aroma tak jelas sudah bukan masalah besar lagi. Perjalanan dari Bangkok menuju Nairobi membuat hidungku terbiasa dengan bau khas ini. Suara penumpang tak ada hentinya. Suami istri yang tadinya meributkan bagasi yang penuh kini tengah berdebat, entah memperdebatkan apa. Sang suami sibuk dengan kalkulator super gedenya sementara sang istri tak ada hentinya menjerit, meneriakkan instruksi kepada sang suami.
Nurul Fitri Lubis , 3 days ago

 

Recent Comments

Victor George commented on Kinshasa, Aku Datang!
a few seconds ago


Dobuol Sudan Nyuon commented on Malakal family
a few seconds ago


Arny commented on Budaya orang Congo berfotoria
a few seconds ago


Surya commented on Senjata ampuh bikin bujur melepuh
a few seconds ago


jarwadi commented on Senjata ampuh bikin bujur melepuh
a few seconds ago

Partner

pralangga.blogspot.com