Correspondent Muhammad IRAWADI
Total 2 comments
Podcast Status No podcast here!
Features Email article link
Posted 276 days ago
technorati View blog reactions
post to del.icio.us
post to digg
post to ma.gnolia
<< Kayu Arang Liberia: Cerita riwayatmu...
Peacekeepers Delivery Service >>
Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.
Full archive here
Akang Luigi…..Bravo peacekeeper…..tulisan akang menggetarkan jiwa “peacekeper” saya ….tapi apa daya ...
by Catur Sulasdiarso in 60th anniversary of UN Peacekeeping: Active participation
50x sehari patroli udara? hebat… but, bahan bakar dunia sdg naik, ...
by Lili in Kontingen GARUDA XXIII B melaksanakan patroli pengintaian udara
enjoy reading kang luigi’s article! well-done written. wish i can have ...
by ukirsari in 60th anniversary of UN Peacekeeping: Active participation
Terus kabarkan kepada DUNIA yang GEMPITA, bahwa masih banyak ...
by cowoktulen in Sekolah kehidupan untuk anak Liberia
Hello Bapak, how are you doing? Its been a long time ...
by Nichael Supit in Sekolah kehidupan untuk anak Liberia
Selamat bertugas buat Konga XXIII B, dengan aktifnya Air Patrol ...
by Luigi Pralangga in Kontingen GARUDA XXIII B melaksanakan patroli pengintaian udara
wah, mantap banget, kalo permainan indonesia banyak banget, contohnya beteng2an, ….dan ...
by menwaums in Tentara PBB di Lebanon ikuti lomba balap egrang
sukses mas…saya selalu mengikuti berita dari sana meskipun nggak terus ...
by Sentot Hery Suseno in Tentara PBB di Lebanon ikuti lomba balap egrang
Mas Donasion,
Saya mengerti banget perasaan-nya jauh dari keluarga dan sanak-family, karena ...
by luigi pralangga in Pekan Baru: Merindu yang sudah membiru
pa, , , , , ,we miss u. . . .
pa, ...
by nandha in Pekan Baru: Merindu yang sudah membiru
Bantuan presiden RI untuk penduduk Lebanon disambut gembira saat pendistribusian oleh kontingen Indonesia. Bantuan tersebut tiba tanggal 6 Agustus 2007 di Lebanon dan didistribusikan saat menjelang tahun ajaran baru. Di Lebanon libur pendidikan nasional berlangsung selama musim panas atau 3 bulan, yaitu mulai Juli hingga Agustus. Sehingga waktu tersebut digunakan oleh masyarakat Lebanon untuk berlibur. Pemilihan waktu pemberian bantuan pemerintah Indonesia kepada sekolah ataupun Baladiah (kantor desa) telah dikoordinasikan antar perwira Cimic (Civil Military Cooperation) dengan pemerintah setempat.

Desa Adshit al Qusyeir menjadi meriah saat laptop , printer, generator dan 100 set tas sekolah diterima oleh masyarakat tersebut. Desa tersebut merupakan desa terdekat dengan lokasi Mako Satgas Indonesia. Hanya berjarak satu kilo meter dengan jumlah penduduknya 350 jiwa. Masyarakat yang hadir sangat antusias saat penyerahan simbolis dilakukan oleh Kol Surawahadi kepada kepala desa Adshit, Ahmad Souweidon. Salah seorang warga Adshit, Galeb Balout menyatakan, personel pasukan Indonesia sudah kami anggap sebagai saudara sendiri, kapanpun kami akan bekerjasama untuk mendukung Indonesia, ujarnya bersemangat.

Sedang didesa Dier Siriene, pendistribusian dilakukan digedung pertemuan yang cukup baik milik desa. Gedung tersebut dibangun kembali atas bantuan pemerintah Uni Emirat Arab. Gedung berlantai tiga tersebut memiliki lift dan direncanakan digunakan untuk kursus komputer dan bahasa Inggris yang juga akan dilakukan oleh kontingen Indonesia. Gedung yang diresmikan oleh menteri pendidikan nasional Lebanon, Dr Qabalan Khalid tahun 2006, merupakan bangunan yang nyaman untuk mengelar kursus tersebut.
Dalam sambutannya Dansatgas menyampaikan, bantuan dari pemerintah Indonesia adalah untuk membantu dan mendukung program pendidikan di Lebanon serta dapat digunakan dan semoga bermanfaat bagi penduduk setempat. 8 buah laptop, 1 generator, tas sekolah, white board serta alat tulis diserahkan kepada penduduk desa Dier Siriene yang diterima oleh kepala desanya, Wafiq Karim. Dalam sambutannya Karim mengucapkan terima kasih kepada presiden RI atas bantuan yang sangat berguna untuk pendidikan mereka. Dan semoga dibulan Ramadhan ini kontingen Indonesia dapat menyelesaikan tugas dengan mendapat balasan dari Allah SWT.
Penyerahan bantuan presiden tersebut dilakukan dengan penandatanganan serah terima dibuat dalam tiga bahasa, Indonesia, Arab dan Inggris. Hal ini dilakukan untuk pertanggung jawaban kepada negara, ujar Kol Surawahadi. Secara estafet, seluruh bantuan akan didistribusikan kepada desa yang berada diwilayah tanggung jawab kontingen Indonesia. Direncanakan tanggal 22 Oktober didesa Rabatt Tallame adalah desa terakhir yang akan menerima bantuan tersebut.
Pembinaan teritorial, salah satu lini dan kunci sukses ‘acceptance’ keberadaan KONGA XXIII-A, serta sejarah misi peacekeeping KONGA lain-nya.. selain dari bantuan tersebut, harus diakui bahwa kepribadian pasukan kita yang lain dari pada kebanyakan memudahkan masyarakat lokal untuk bisa lebih terbuka lagi. Bravo KONGA XXIII-A di UNIFIL – Lebanon.
Menyitir kata-kata seorang perwira dr UNIFIL jg …“Insya Allah kita berbuat yg terbaik utk masyarakat setempat, kita berusaha menempatkan diri dgn baik spy memiliki kedekatan scr emosional dgn mereka.. dgn demikian saya yakin betul bahwa perlindungan yg paling kuat bukan lah shelter, bunker atau APC, tapi masyarakat itu sendiri yg akan melindungi kita.. all the best for UNIFIL
« Kayu Arang Liberia: Cerita riwayatmu... Peacekeepers Delivery Service »