About This Post

Dody WIBOWO

Correspondent Dody WIBOWO

Total 4 comments

Podcast Status No podcast here!

Features Email article link

Posted 473 days ago

technorati View blog reactions

post to del.icio.us

post to digg

post to ma.gnolia

Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.

Rating Entry

Rating: 5.0/10(1 vote cast)

Articles

Berawal dari Warung Kopi

“Jangan lupa minum kopi Aceh…,” dan segala sesuatu yang berkaitan dengan kopi Aceh adalah yang selalu orang pesankan ketika ada teman atau kenalan yang akan pergi ke Aceh. Apalagi kemudian ditambahi dengan cerita yang mengatakan konon kopi Aceh itu enak karena dicampur ganja. Hahaha…, saya tidak akan memberi komentar tentang itu… biarkan anda coba sendiri…

Dimana kita bisa minum kopi Aceh? Dimanapun saja bisa. Dan kalau anda malas untuk menyeduh kopi sendiri, maka di tiap sudut kota Banda Aceh, bertebaran yang namanya warung kopi. Walaupun jumlah warung kopi itu di satu jalan saja bisa lebih dari sepuluh warung, tetap saja semua warung kopi hampir bisa dikatakan selalu ada pengunjungnya. Mungkin ini yang bisa dikatakan sebagai bagian dari budaya Aceh, untuk bertemu teman, nongkrong, dan mengobrol di warung kopi. Ngobrol dari hal-hal yang paling ringan sampai paling berat… semuanya bisa ditemui di warung kopi.

Kota Banda Aceh yang sekarang dipenuhi para pekerja organisasi nasional ataupun internasional yang bekerja untuk rehabilitasi Aceh, baik untuk masalah pasca tsunami maupun pasca konflik, pasti menggunakan waktu senggang mereka untuk ngobrol bertemu teman sekantor maupun lintas kantor di warung kopi. Bahkan tidak jarang satu kegiatan besar bisa diawali dari hanya sebuah obrolan santai di warung kopi.

Di dekat rumah saya adalah warung kopi yang paling masyhur di seantero Banda Aceh, di Kecamatan Ulee Kareng, namanya warung kopi Jasa Ayah, atau ada juga yang menyebutnya warung kopi Solong. Di warung kopi ini, sembari meneguk secangkir kopi (tanpa gula kesukaan saya) dan ditemani beberapa makanan kecil (saya paling suka srikaya yang terbuat dari telur), enak sekali kalau kita ngobrol ngalor ngidul ataupun diskusi mengenai masalah-masalah di Aceh… dan ide barupun muncul dari sini… seperti misalnya menulis artikel tentang warung kopi ini…

by Luigi Pralangga at 16 August 2007, 05:44

Hi Dod,

Thanks buat kontribusi artikel perdana-nya, boleh dong dikirimken si kopi aceh ini, banyak denger cerita kalau kopi dari darah ini memang dahsyat… saya akan bawa dan suruh coba kawan2 di UNMIL yang jago membual dimana mereka berkata kalau kopi lebanon adalah yang terbaik di dunia (yeah, semua kecap pasti nomor satu!)

Stay safe there…!

by undercover at 17 August 2007, 11:33

Berawal dari Warung Kopi akhirnya jadi artikel ini? Ha ha ha ha…
Coba aja deal-deal politik, bisnis, dll dilakukan diwarung kopi ya bukan di hotel-hotel berbintang, pub n cafe high class.. tentu banyak rakyat kecil yang sorak-sorak bergembira karena kecipratan rejekinya.

by dudi at 19 August 2007, 11:24

saya pernah mengulas hal yang sama nih

kopi aceh emang unik. berbeda dengan kopi dari daerah lain. bener kata dody, ada rumor katanya dicampur ganja. hmm…

by dodie at 16 September 2007, 19:13

@mas igi: udah terima kan kupi aceh-na? jangan sampe “fly” yah hehehe…

@bang undercover: ho-oh… ternyata dari warung kupi sambil ngupi bisa muncul ide nulis artikel ini hehehe…

@bang dudi: yup2, saya udah mampir ke tulisan anda… budaya ngupi di aceh emang unik… :)