Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Bomi Lake - Pesona alam di Tubmanburg

27 July 2008, 00:11 , by Luigi Pralangga

 

Seperti banyak kawan-kawan dari Military Observers, dan UN Civilian Police _yang bertugas di sectors serta mereka dari _Civil Affairs yang sering bepergian keluar masuk kampung pedalaman Liberia, mengatakan: “Coba deh main berkunjung ke Bomi Lake di Tubmanburg”, alamnya indah dan bisa jadi pelepas jenuh penat bekerja di Monrovia seminggu penuh itu..

Setelah berkunjung kesana, memang harus saya katakan bahwa Bomi Lake itu indah dan bisa jadi tempat piknik di akhir pekan. Danau Bomi, dahulunya adalah bekas lokasi penambangan bijih besi sekitar 30 tahun lalu, ketika perusahaan tambang tersebut menggali lebih dalam, masuk menrobos lapisan reservoir air dimana tekanan-nya terus meluap (persis seperti kejadian di Sidoarjo oleh perusahaan tambang Lapindo). Sejak itu air meluap memenuhi mining pit yang konon kedalaman pada titik dasarnya mencapai 300 meteran, seperti cerita penduduk setempat.

Tubmanburg, pada peta kekuatan militer UNMIL, dijaga oleh kontingen peacekeepers PakBatt dari Pakistan Army. Selain menjalankan kegiatan rutin berpatroli dan mengamankan daerah di Bomi County, PakBatt juga merenovasi areal seputar danau Bomi ini, pada kiri pojok (nggak keliatan) dari foto ini, dibangunlah sebuah areal piknik dan saung serta beton pembatas agar para staff UNMIL yang berkunjung untuk piknik di alam terbuka bisa menikmati keindahan alam di Danau Bomi dengan leluasa..

Selain fasilitas bungalow terbuka, juga dibuatkan sarana MCK bagi mereka yang lepas berenang disana bisa membilas. Selain airnya yang terlihat jernih, banyak sekali ikan-ikan yang tumbuh dan berkembang biak disana – bila dilemparkan secuil roti, wah ramai berebutan mereka.. berikut beberapa jepretan acara pelesir para staff UNMIL yang berkunjung ke Danau Bomi. Terima kasih buat anggota Kontingen dari PakBatt yang menyediakan boat-tour berkeliling danau.

Berikut beberapa jepretan yang menggabarkan keriangan kita saat mau diajak putar2 keliling danau itu.


Jangan gerak-gerak dong! – Ngiketnya susah!


Eh, men, elu bisa berenang nggak?”
(Bulu idungnya banyak amat sih nih orang!)


Alamak! pake acara mogok lagi!
Ayo yang laki2 – nyebur dan dorong ke tepian!


 Hore!

Lepas kloter pertama, akhirnya tibalah giliran si Kampret ini menikmati boat-ride itu:

Sudah pasti, meski senang berkeliling danau, siang harinya perut-perut ini mulai keroncongan, kawan-kawan di PakBatt sangat perhatian sekali yang sudah sejak kedatangan kita mulai memasak ayam panggang dan hidangan santap saji lainiya. Maklumlah kunjungan rombongan kita kali itu membawa serta para pejabat dari Supply Section, yaitu kantor seksi yang membekali mereka. Tidak heran kalau hidangan santap-saji tersedia secara express!


Sir, lunch is ready.. come this way, please..

Namun sebelum santap makan siang dimulai, tidaklah seru kalau tidak dimulai dengan berfoto bersama (halah! – alesan aja!).

Memang bekerja di post-conflict mission adalah sangat menjemukan dan stressful, namun demikian jikalau kita faham akan bagaimana bisa mengelola stress dan meluangkan cukup waktu untuk pelesir berlibur atau sekedar piknik keluar bersama kawan-kawan, insyallah bisa dinikmati masa penugasan mission assignment itu.

Buat Mbak Nilawaty di UNMIN (United Nations Mission in Nepal), udah pernah coba jalan-jalan keluar Kathmandu, misalnya ke Bhutan gitu?. saya ada kawan baik di UNDP Bhutan yang bisa jadi traveling host. Coba deh.. Let’s talk!

Ohya, satu berita hangat, salah satu Indonesian Staff yang sebelumnya bekerja di UNFPA – Kabul, Afghanistan telah mendapatkan promosi dna pindah bergabung dengan ONUCI, yaitu misi peacekeeping PBB di Ivory Coast, persis tetangga sebelah Liberia. Aini sekarang bertugas di Abidjan dan akan berencana berkunjung ke Monrovia.

Aini, ayo kasih tau itinerarymu, nanti kita piknik bersama pasukan lainya sembari dijagain oleh kawan2 dari PakBatt! All of you guys! – come an visit us here!.

Hari menjelang sore, kita sudah mulai cape keliling-keliling hingga ke puncak bukit, dan beberapa sudah mulai terasa kebelet pipis dan kebelet jenis lainya (BAB).


satu-dua-tiga!: “Say Cheese!”


Aduh, toilet dimana nih – kebelet pipis, men!

Setelah tanya sana-sini, diantarlah kita yang sudah pada kebelet ke fasilitas wese yang ada di Bomi lake. Begitu melihat si toilet dibawah ini.. wah, jadi tiba-tiba nggak jadi dan hilang tuh mules-nya. (Tahan aja deh sampai nyampe di Monrovia!).


Alamak! – Gimana kalau ada babi hutan nyeruduk masuk tuh!

Di perjalanan pulang, melihat sebuah taksi yang mengangkut pennumpangnya hingga dimuat di bagasi, lantaran karena susahnya kendaraan umum di Liberia dan menumpang di bagasi adalah hal yang lumrah bagi pengguna jasa angkutan umum di negeri ini.


Tarik jabriiik!

Kalau kalian ada yang berani begini untuk jarak 100 km lebih?. Pasti itu bujur (baca: Bokong) dan si tulang ekor sudah pasti remuk yah?.

Dody Muhtar Taufik Dody Muhtar Taufik, currently holding a rank in Major Cavalry. Graduated in 1995 from Indonesia’s military academy, Possesses various military course to include Basic Armor, Staff Officer’s Course, Para Trooper and several other to include the latest in Civil Military...

Detail Profile »

3  Comments

by didut at 27 July 2008, 01:33

loh mas sudah balik lagi ?!?

sorry belon berbalas SMS, asli kmrn itu gak ada pulsa, kebiasaan balas pake flexi jd lupa hihihi~

by eriezz Lee at 29 July 2008, 13:06

enak bener bertugas sambil refresing gitu…..bener mas jangan kerja terus bikin otak penat..mending jalan2 ..sambil cuci mata he..he…

by silly at 7 August 2008, 04:46

gileeee… ngiri mode ON… dikau ini sungguh beruntung sekali yach… dapet kerjaan yg bisa jalan2 kemana 2 dibayarin pulak, nambah temen pulak…

wahhh, selamat. Tempat nya bener2 asyik dan seru kayaknya yahhhh…

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Ossy DERMAWAN Ossy Dermawan First Lieutenant Ossy Dermawan, an armor officer, currently served with Indonesian Battalion at United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), based in Adshit Al Qusayr, South Lebanon as an Armor Officer and Liaison Officer. Engaging in his first international assignment...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago