Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Calling home by Skype: Akhirnya bisa juga…

12 December 2008, 07:13 , by James Maramis

 

Apanya yang bisa juga? hehehe. Skype!! Skype-ku akhirnya bisa dipake telpon lagi setelah ditambah lagi creditnya. Memang sih sebelumnya si credit balance sudah ditambahkan berapa kali tapi berhubung aku belum terbiasa transaksi dan punya kartu kredit, jadilah pakai kartu kredit teman sekamar waktu di kabul dulu. Namun berhubung dia sudah mudik ke kampungnya (di Kiev sono), si account-ku nggak bisa di-recharge lagi nyampe batas pembelian via kartu kredit.

Pada website skype ada terbilang bahwa alternatif lain pembayaran bisa pakai PayPal, MoneyBooker, atau transfer langsung. Bahhhh, orang kampung macam aku mana ngerti bayar pakai PayPal dan kawan2nya itu… ;)

Agar bisa menelpon ke kampung, terpaksa sibuk cari-cari di internet bagaimana caranya agar bisa telpon ke Indonesia lewat internet, yang tarifnya murah-meriah tentunya. Kalau pakai mobile phone milik kantor sebenarnya bisa, tarifnya 30 Afg/mnt ($1=52.30 Afg) tapi masih terasa mahal juga.

Coba cari2 di internet, eh kemudian ingat klo dulu waktu semasa berdinas di Nepal, sempat pernah pakai yang namanya VoipStunt. Softwarenya sendiri menurut aku oke-lah, sayangnya kualitas suaranya kurang baik dan harga terbilang lebih mahal (dibanding skype). Aku ingat kalau waktu itu aku recharge pulsanya bisa melalui reseller, seperti agen penjualan pulsa/voucher begitu lahh. Kebetulan nicknamenya si reseller masih tersimpan di contact list YM-ku. Coba di kontak ternyata masih bisa tersambung… wah, asik juga nih.

Sebelumnya aku juga udah sempat dapat reseller/agen yang lain. dapat dari internet juga.

Setelah aku coba beli credit skype dari 2 reseller ini ternyata ada perbedaan harga yang lumayan. Dari agen yang kedua ini ternyata harganya masih lebih mahal dibanding agen yang pertama. Caranya kita transfer ke rekening mereka sejumlah pulsa yang mau dibeli plus komisi buat mereka. contohnya mau beli pulsa skype $10. dengan asumsi $1=Rp12.150 (finance.yahoo.com/currency ; 19 Nov 2008 ; sekitar jam 6 malam waktu Afghanistan), maka untuk dapat $10 itu aku harus transfer Rp121.500. nah, itu belum termasuk komisi mereka agen2 itu.

Setelah aku bandingin ternyata agen yang pertama masih lebih OK. Yahh, beda2 $1.5-$2.5 lahhh

5-7 menit kemudian masuk email dari skype kalau credit di accountku sudah bertambah $10. So, tunggu apa lagi?? telepon istriku tercinta donggg :)

….bla bla bla…..

….bla bla bla…..

Berbicara di telepon tidak terasa sudah 1:05 mnt (1 jam 5 mnt). wahhh, sudah harus sampai konklusi nih. kalau ntar mati tiba2 karena kehabisan unit pulsa-kan tidak enak!. Katanya sih nge-gantung, wakakakaka.

Tidak apa-apalah, besok beli credit skype lagi, trus teleponon lagi :) Hitung2 daripada aku menelpon pakai sarana lain (kecuali mereka di rumahku sudah pakai PC, yang bisa gratis) berarti aku tetap harus cari koneksi PC-Mobile ato PC-Landlines, dan menurutku masih Skype yang kualitasnya bagus dan harganya juga lebih murah dibanding software VOIP yang lain.

Namun seandainya teman2 ada saran tolong kasih tau tipsnya yahhh!!, lumayan kan bisa menelpon ke rumah murah-meriah. Jangan lupa, otreeee :)

…..Good nite…..

(buat yang pengen beli pulsa beberapa software VOIP yang ada di internet silahkan kasi comment ke postingan ini, atau lewat emailku langsung juga bisa. Nanti aku kasih ID Reseller/agen itu. Tidak usah pakai komisi-lahhh, hehehe)

  1. thanks to Mandiri Internet Banking. Transaksi-ku mulus2 aja

James Maramis James Maramis spent his first 15 years in Papua, formerly known as IrianJaya, Indonesia. Completed his Bachelor of Nursing Science from Indonesia Adventist University (UNAI) Bandung on 17 August 2003. After 3 years serving under International SOS (ISOS) Freeport Tembagapura as...

Detail Profile »

4  Comments

by harri at 14 December 2008, 11:27

pake layanan yg berbayar ya bang ? kan skype provide yg free jg toh

by kus at 14 December 2008, 19:14

@harri

Skype memang gratis, tapi hanya untuk layanan ke sesama skype saja. Yah kaya promo operator tepon seuar di Indonesia.

Bedanya skype selain bisa untuk voice call, juga bisa untuk video call.

Sedangkan paket untuk menelepon ke operator lain , seperti ke PSTN atau mobile selular apalagi ke negara lain ( roaming internasional ) tentu saja tetap dikenakan biaya. :)

Daftar harga bisa dilihat : disini

by Luigi Pralangga at 14 December 2008, 19:41

James,

Senengnya kalian disana bisa bebas pake skype, policy pihak mission administration disini melarang penggunaan VOIP based protocols pada IT Infrastructure-nya UNMIL, selain karena alasan manajemen bandwidth juga konon ada kesepakatan antara pihak misi dengan host government bahwa tarffic-inbound-outbound (international) hanya melalui national PTT/GSM operator mereka – lebih kepada memberikan revenue sebagai imbal balik manfaat keberadaan lebih dari 10 ribu personil peacekeepers disini yang tiap harinya mesti menelpon sang “yayangnya” di tanah air masing-masing :D

by Nila at 20 January 2009, 12:32

Yah James..sekarang di UNMIN sama nasibnya dengan kang Luigi, di UNMIL no YM, no MSN, no Skype, kalo mau internet phone itu juga harus nyari2 warnet dan celakanya lagi di hari Sabtu libur warnet dan toko-toko pada tutup. Cuma bisa tukar informasi lewat facebook and friendster itu juga sekarang di kantor dibatasi maximum 60 menit koneksi nya terputus otomatis.

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Arief Rahman Hakim Major Arief Rahman Hakim, married to Sully Dewi Triono, with two children. Deployed by the Indonesian Navy to represent the country serving as the Indonesian Military Observer under the mandate of United Nations Stabilization Mission in Nepal (UNMIN) based in...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago