Kering seketika tenggorokanku malam itu, ketika mengangkat telepon rumah dan mendengar seorang berbahasa Inggris yang mengaku dari UNDPKO NY HQ mencari seorang bernama Pasaribu…..”yes I’m speaking…” kataku. Saat itulah aku sadar bahwa interview dari UNDPKO yang seharusnya untuk penugasan yang telah kami tunggu-tunggu selama kurang lebih 2 (dua) tahun semenjak test UNSAT sebagai Police Advisor di UNMIS ternyata berubah 180 derajat menjadi interview untuk misi yang sama sekali baru bagi personel Polri, United Nations Stabilizations Missions in Haiti ( MINUSTAH ). Setelah kurang lebih hanya 10 menit dari bapak itu mewawancarai saya, saya diberi kesempakan untuk menyampaikan sesuatu. Saya menanyakan untuk memastikan kembali apakah wawancara barusan memang untuk misi untuk MINUSTAH. “Seakan tidak percaya…( padahal dalam hati ngarep mode: on). Jawaban dari orang yang mewawancarai saya itu tegas, “Yes, this is for Minustah, Haiti”. Wow…langsung saya menjawab, ”Ok Sir, thank you for the information. I really appreciated it”.
Baru beberapa hari yang lalu saya berhasil menyelesaikan pendidikan beasiswa Magister Ilmu Kepolisian saya di UI. Tentu saja wawancara ini membuat saya seakan-akan dapat durian runtuh untuk dapat langsung pergi ke medan laga lagi. “Dikasih medan laga beneran sama TUHA, Alhamdulillah”, kataku dalam hatiku. “Rejeki dariMu tiada henti-hentinya”, batinku.
Kemudian besok pagi harinya, saya mencari tau siapa saja yang mendapat wawancara. Dari informasi terakhir, kami bersepuluh dipastikan akan berangkat untuk sebuah Misi Pemulihan Perdamaian PBB bermandat DDR (Disarmament, Demobilize dan Reintegrations) untuk kelompok-kelompok bersenjata dan termasuk Stabilized and Secured the Environment di Haiti.
Dalam surat travel advisory yang kami terima, kami trenyata diberi waktu sebulan untuk mempersiapkan segala sesuatunya. “Wah kerja bakti nih”, kataku dalam hati. Namun hal ini benar adanya karena setelah kami kemudian dihadapkan dengan proses keberangkatan yang lumayan. Pada tanggal 7 Juli 2010, kami pergi ke Biro Kerja sama Luar Negeri Deputi Operasi Mabes Polri dan kami diberikan jadwal yang super duper padat untuk persiapan yang hanya tinggal tiga minggu lagi karena si Bos Besar sedang di markas besar di New York.
Mengadapi deadline untuk tiba didaerah operasi yang ditentukan oleh UNDPKO dalam waktu pendek membuat kegiatan kami sangat penuh dan tidak ada toleransi apapun. Proses persiapan yang kami lakukan antara lain vaksinasi sekitar 9 (Sembilan) items sesuai travel advisory yang kami terima dari New York yaitu Yellow Fever, Polio, Tetanus, Thypoid, Miningitis, dll. Kemudian pembekalan dari para mantan Police Advisor, dan Perwakilan dari United States Diplomatic Security dan Departmen Luar Negeri. Selanjutnya kegiatan latihan menembak, karena misi ini adalah Armour Mission, jadi kami dilengkapi senjata Glock 17, 9×19 buatan Austria. Setiap malam kami berkewajiban mengikuti kelas bahasa Perancis serta Inggris untuk memperlancar _speaking _(cieeeee…sampai jam 21.00 tiap malem , mau remuk nih tulang.. ) di Sekolah Bahasa Polri di Cipinang. Untuk latihan menyetir, kami di berikan pelatihan di Pusat Pendidikan Lalu Lintas Polri untuk mendalami tehnik menyetir dalam kondisi mobil operasi, seperti ada di beberapa situasi dimana seolah-olah kami terjebak didalam kubangan lumpur dan harus menggunakan crane untuk mengeluarkan mobil dari kubangan tersebut. Tak lupa kami memperkenalkan seorang Polisi Wanita di dalam Kontingen Garuda 1 Minustah yang juga merupakan pengantin baru (baru 5 bulan udah ninggalin suami..ckckckck) Asmida Rizky Siregar yang lulusan Akademi Kepolisian 2005.
Berbagai informasi juga kami kumpulkan semaksimal mungkin mengenai situasi yang akan kami hadapi disana. Terutama karena kebetulan saya sebagai Komandan Kontingen harus senantiasa memberikan dukungan kepada para anggota Kontingen Garuda untuk selalu up to date dengan berbagai informasi yang sangat berguna. Informasi-informasi tersebut kami dapatkan dari kawan-kawan yang sudah di daerah misi ( Thanks to Mba Eno dan Mas Yogi yang senantiasa up date terus via BB and Email)…hope we will meet you soon guys..Ok Team Garbha Minustah…let’s Rock n’ Roll Karibia…!!



selamat Pak…..selamat bertugas !!!
Mba Nurul, makasi posting-annya ya! Makasi banget!
Ito Arman dan teman2 sekontingen, ito, selamat bertugas! Selalu dekat ke Tuhan, ingat untuk selalu jaga kesehatan selain jaga nama negara.
Salam dr Afrika Timur!
-irene sirait
Wah, bangga bener ndenger beritanya.. dan ini adlah bukti kalau Garuda Merah Putih memang diperlukan representasinya di Haiti.. semoga dilancarkan dan diberikan keamanan dan sehat dalam menjalankan tugas..
Mohon diceritakan dong, gimana proses mencari akomodasi team Garbha secara di Port au Prince khan banyak bangunan yang hancur akibat gempa january lalu..
Stay safe ya.. Garuda!
@Rian…..D’accord Madame…
@Irene…..Thks kak Irene..Amien..mudah-an kita semua selalu diberikan keselamatan dan dilingungi olehNYA…
@Rian….D’accord Madame
@Irene Sirait….Trims Mba..semoga kita semua dilindungi olehNYA…
kapaaan biso koyo komendan,ngimpi aku,……..when I can join with you commandant………….selamat berjuang doa kami anak buah selalu bersama komandan.be struggle for this country dunia akhirat kami selalu bersamamu
kang Luigi.....ok kang, matur nuwun udah dipermudah proses kitanya..nanti di share untuk tulisan berikutnyaBrigadir eko….Amien..thks mohon doanya bro..