Correspondent Luigi PRALANGGA
Total 48 comments
Podcast Status No podcast here!
Features Email article link
Posted 241 days ago
technorati View blog reactions
post to del.icio.us
post to digg
post to ma.gnolia
<< Sejarah Liberia untuk US$13 saja : Monrovia Barbershop
Pesan Presiden terhadap Personel TNI >>
Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.
Full archive here
INDONESIA BISA……..
Salam ,
TjutHerlita.
JKT
by Tjut Lita Lambeuso in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Mas Irawadi,
Wah, BIPSOT sudah jauh berkembang ya….saya juga “Alumni” ...
by Ary Laksmana in Latihan bersama Peacekeeping di Bangladesh
MAs Irawady, salam kenal ya
Mas, bisa bikin kita jadi tau ...
by Yunita Dwiana P in Latihan bersama Peacekeeping di Bangladesh
Mas Irawadi,
Dengan giatnya persiapan serta pelatihan TNI baik pembekalan didalam ...
by Luigi Pralangga in Latihan bersama Peacekeeping di Bangladesh
seng sabar ya nduk….
by Mewal in Kehidupan yang berwarna: “Dari Reksya hingga Amjad”
Kang Luigi,
BRAVO!
Akhirnya ada juga artikel di jagat blogosphere ini ...
by nadia febina in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
setuju!!
jangan pernah menunggu waktu yang tepat. kerna waktu yang paling ...
by caroline in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Bang Luigi DKK,
Bethul, mari kita pupuk terus semangat kebangsaan kita ...
by Faesol in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Dear Kang Luigi,
I have nothing to say, saya juga ...
by Ngatiman Santoso in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Perubahan selalu terjadi.. mari mari kita gapai impian.. wujudkan negeri yang ...
by Jauhari in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Teringat akan coklat yang dijual di warung tidak jauh dari rumah, kala si kampret ini masih bercelana-pendek dan mungkin masih ingusan. Sebatang coklat cap ayam jago, berwarna merah-putih. Permen coklat kampung yang buat saya saat itu adalah cita-rasa terbaik sebelum kenal silver-queen dan permen-coklat bermerek-manca negara lain-nya.
Tiga-puluh-tiga tahun kemudian, saya mendapati diri, membagi-bagikan coklat serupa-tapi-tak-sama pada beberapa anak dan krucil yang warna kulit mereka persis sama dengan batang coklat cap ayam jago itu.
Ya, sebuah panti-anak-yatim-piatu, sekitar 30 menit berkendara dari kota Monrovia. Beratapkan lembaran seng yang umumnya sudah berkarat dan mungkin berlubang. Mama Wleh, lupa saya siapa nama depan dari si mamak penanggungjawab panti yatim-piatu itu, dimana sekitar 40 anak dibawah belasantahun ditampung dan diurus olehnya tidak lama sejak perang sipil di Liberia usai.
Bersama karib sejawat di kantor, melalui acara amal/pengumpulan dana yang baru saja kita gelar, sembari merayakan peta holiday season 2007 ini, sejumlah uang berhasil terkumpul dan dibelanjakan sembako untuk disumbangkan, salah satu dari panti asuhan yang menerima sumbangan kita adalah panti asuhan-nya Mama Wleh ini.
Memang tidak banyak yang kita bisa sumbangkan, selain dari beberapa karung beras, minyak goreng, dan tetek-bengek sembako lainya, serta beberapa pak coklat dan permen, serta biskuit dan juice yang dinikmati bersama-sama. Kita banyak mendengarkan mereka berceloteh dan menyanyi bersama, meski harus diakui bahwa bukanlah lagu potong-bebek-angsa dan balonku-ada-lima, tapi cukuplah meriah dan benar-benar membekas dalam kalbu ini, seraya ikut bertepuk seiring irama.
Terlepas dari hingar-bingar keramaian kota Monrovia, dimana semakin membludak-nya arus urbanisasi dari pedesaan Liberia tumplek ke ibukota untuk berbelanja baju-baju baru menyambut Natal & Tahun Baru 2008, serta pesta-pesta penyambutan hari besar ini, nampaknya anak-anak di panti asuhan Mama Wleh ini harus sabar menanti dan menjalani hari-hari dengan bersahaja.
Mungkin kedepan, saya akan mengajak beberapa kawan untuk datang secara rutin ke panti asuhan ini untuk mengajarkan mereka kesenian, bernyanyi dan story-telling, paling tidak kurikulum dari saya adalah lagu-lagu Indonesia yang saya faham jaman TK dulu. Hm.. coba di inget-inget dulu ya.. Potong Bebek Angsa Masak di kuali… lalu trusnya gimana ya? —-> Wah ternyata tidak mudah jadi guru TK ya?
Dalam hati ini, saya juga mengucap syukur – Alhamdulilah ya Allah, anak-anak saya masih bisa berlindung dirumah sendiri dan berada nyaman ketimbang mereka di Liberia ini. Jadi rindu sekali akan Alif & Abigail, tentunya juga Bunda mereka yang menunggu di tanah air.
Dari lubuk hati yang paling dalam, atas nama kawan-kerabat peacekeepers disini dan saya haturkan selamat tahun baru 2008, semoga kita semua senantiasa diberi kemudahan ibadah dan berada dalam lindungan Alloh SWT, happy holidays for everyone.. – How’s your holiday this time looks like? care to share?
In the meantime, hugs and kind regards from Liberia – West Africa. I hope to learn each and everone’s updates.
ceritanya so touchy..
ehuehuehuehue.. iya mas.. kita bener2 hrs bersyukur atas nikmat Tuhan yg kita dapat ini.. ;)
semoga kita ataupun keturunan kita nanti jangan sampai berada pada posisi seperti mereka..amiinnn..;)
semoga tahun baru ini bisa jd awal yg baru juga buat mereka, semoga ada hal yang jauh lbh baik menanti mereka ditahun yg akan datang.. ;)
better life, better future..
amiinn..
Happy Holiday and Happy Nu Year for everyone..
Selamat Tahun Baru buat semua warga Liberia dan Saudara2 dari Indonesia di sana
happy holiday luigi…
untungnya idul adha deketan ama holiday season taun ini, jadi acara berbaginya lebih terasa untuk semua manusia di bumi ini
:)
execelence memorial articel,,,,
BTW mas saya msh suka beli coklat itu loh hihihi~
haih, cap ayam jago …. kemaren baru makan itu.
ceritanya menyentuh kang …
cempluk pas SD sering beli tuh cokelat loh mas..
met idul adha n taun baru 2008 y mas..
salam perjuangan,
<b>cempluk,s.blog</b>
indahnya jika bisa berbagi seperti itu.. mbok ya saya diajak tho mas.. apalagi kalau membutuhkan jasa mengajarkan anak-anak kesenian, bernyanyi dan story telling, dengan senang hati saya bersedia.. *serius nih..
hmm, sudah lama gak nemu coklat ayam jago.. ^^
Haha, ayam jago…? kangen juga…apa kabarnya ya tuh cokelat?
DSLR kamera? nih baca di sini aja ;) en.wikipedia.org/wik…
waaa coklat ‘ayam jago’ masih ada gak ya di indo?? makanan jaman TK dan SD ;), anyway happy holiday ya Kang..liburan thn ini akhirnya kesampean juga jalan ke paris..alhamdulillah…es war wunderschoen! hehehe…
Coklat memang makanan yang menggiurkan bagi anak kecil….dan semalam nonton film coklat yang lucu banget (coklay Willy Monka).
Semakin besar, saya harus mengurangi coklat, kawatir gendut (biasa lah cewek)….dan juga jadi mudah jerawatan.
Tapi membaca cerita diatas, saya benar-benar bersyukur, Tuhan melindungi keluargaku, walau nggak kaya, tapi nggak sesulit anak-anak di panti asuhan tsb.
asslaamualikum……
wah..kalo diindonesia tanggal 20 kemaren lagi rame ramenya tuh bagi bagi daging sapi atau kambing,disitu bagi bagi sembako ya..????..tapi rada rada mirip juga dengan negara kita,kan juga bagi bagi sembako kalo ngga lagi kurban……heheehehhe
btw,..itulah kita belajar..tau 1 tmbah 1 sama dengan 2 dari sekolah formal , tahu ibukota indonesia itu jakarta..kebanyakan juga dari sekolah formal ya,……. tapi tau bagaimana itu berempati…adalah dari lingkungan……….membagun empati perasaan menjadi orang lain……“bagaimana ya kalo aku seperti anak anak ini……..???????,mereka mau makan aja susah,.mungkin dapat coklat yang kalo saya kecil dulu yang paling juara coklat rp 100 gambar bendera merah putiihh, alamakk enak buangeett kala itu….,mungkin buat mereka..coklat itu dah paling lezaat ya……hehehehehe, yang jelas…bersyukur itu adalah kunci bahagia,dengan bersyukur kita ngga akan gampang banget mengeluh,dan mungkin para generus(generasi penerus) neeh yang masih harus terus di gembleng.Mengingat kurangnya empati juga lagi booming di tanah air……….Semoga apa yang mas lui tulis selalu bisa menjadi inspirasi dan juga motivasi ..untuk semua yang membacanya…..AYUUK BERBAGI…………
SUKSES SELALU UNTUK MAS LUI DAN REKAN REKAN DISANA…..
WASSALM…
selain ayam jago.. masih ngunyah wafer supermen nieh… btw, senangnya bisa berbagi dengan saudara2 kita di Afrika sana… salam damai dari Pasar Baroe….
wah senangnya bisa berbagi :)
coklat yaman masih ada kok, mas
tapi emang udah rada susah dicari
wah di sini sekarang udah susah tuh mencari cokelat ayam, mungkin udah gak ada lagi yang jual
alhamdulillah, kangen juga sama coklat2 ayam jago…
ceritanya menyentuh hati sekali kang, salam kanggo George Weah yah :P
“Jadi rindu sekali akan Alif & Abigail”
Rindu sama saya dong… :) (bawain coklat ayam jago juga ya)
Btw, cerita yang menginspirasi
i love chocolate!
memang berbagi itu rasanya sangat indah sekali, berbagi kasih dan sayang kepada sesama….meski tak seberapa tapi itu sangat bermakna.
btw coklat ayam jago? he..he…memori banget waktu TK suka beli tuh..meski ya..bisa di bilang agak2 gimana gitu rasanya tapi asik aja…itu mungkin sifat kesederhanaan dan kepolosan anak2 yang belom tau apa2.
to all of you…Merry X-mas nd HAppy New Year 2008
Terharu ngebacanya. Memang masih banyak anak-anak di belahan dunia yg kurang beruntung dng anak-anak kita. Bon courage and happy holiday….!!!
Selamat ya Kang, semoga menjadi amal kebajikan dalam menyemai kasih dg
sesama umat manusia. Amin
Good morning Pak Luigi.
BTW, aku cari2 cosmomen di bali belum ketemu…
Malah mereka gak tau ada cosmomen.
Padahal di periplus loh aku nyarinya…
V
Wahh ceritanya very touching..
Pasti seneng banget bisa berbagi sama anak2 itu..
Btw, Coklat Ayam jago..?? Hahahaha..masih ingat ajaaa..
Jajanan yg lumayan wkt jaman dulu bareng sama “Anak Mas” and coklat wafer “Superman” and juga “Choki-choki”.
Jadi kangen sama makanan2 itu dehhh.. :)
Dear Luigi,
Semoga Tuhan memberkati Luigi dan keluarga dan selamat tahun baru.
I am very gald to read of all the good things that is being done for the local people and how you visited the orphanage, I am sure they need every little help that people could give. I think you are doing God’s work and I am sure your family is very proud of you.
May God bless you abundantly in the new year.
Take care,
Isabela
Natal adalah seperti Lebaran, saat indah untuk berbagi dengan sesama. Tidak ada salahnya, tentu. Tapi alangkah indahnya, apabila kita setiap hari selalu meluangkan waktu untuk bertanya kepada diri kita sendiri, ´apa yang telah saya lakukan untuk orang lain di sekitar saya hari ini? Apakah saya telah melakukan sesuatu kebaikan untuk orang2 disekitar saya?´ Semua berpulang kepada diri kita sendiri. Every little thing count. Mulai dari memberikan sedekah kepada fakir miskin, memberikan tempat duduk kita di bis utk orang2 yg lbh tua atau membutuhkan atau sekedar permen untuk anak2 jalanan. Saya yakin, apabila setiap orang, secara sadar, belajar melakukan yang baik kepada sesamanya, dunia kita ini akan menjadi lebih indah lagi dan hati kita akan diliputi oleh kedamaian. Yuk….mulai melakukan hal ini saat ini juga!
Warm regards from NL
Coklat Jago sepertinya desain cover/bungkusnya udah berubah. Ngga seperti beberapa tahun yang lalu.
Eh di Afrika dapet coklat jago di mana Om? Didatengin dari Indonesia ya?
The power of giving, selalu ada hikmah di balik semuanya… Kita (termasuk saya juga) diingatkan untuk selalu bersyukur bahwa kita, anak-anak kita maupun saudara-saudara kita jauh lebih beruntung dari beberapa anak yang harus menetap di panti asuhan untuk satu dan lain alasan ..
Jadi tersentuh ngeliat senyum bahagia mereka..
btw itu “Coklat Ayam jago” kan, bukan “ayam jago coklat”… hehehehee..
Coklat ayam jago …….. dah lama banget itu, emang masih ada yang jual gitu dijakarta?
Tapi lucu juga kalo si Kang Kampret ini bisa influence Indonesian Culture disana, 33 tahun kemudian dari sekarang mungkin sudah menyebar keseluruh Afrika, asal nanti jangan di claim lagi jadi budaya asli sana lagi :D
Mungkin moral story-nya adalah kita harus banyak bersyukur dengan apa yang kita punya, dan tetap selalu menjaga dan menjaga apa yang Allah sudah berikan kepada kita. Dan tetap selalu memberi dengan ikhlas kala kita lapang karena pasti akan kembali ke kita lagi suatu saat dikala kita sempit. Insya Allah Amin.
Betul khan Pak Haji ………
Thanks bro … for everything.
Artikel yang sangat menarik, dan sangat menyentuh jadi kebayang lagi dengan Sinkor 18th, Met Tahun Baru, sukses dan selalu lebih baik dari kemarin.
Nice article….saya juga suka banget cap ayam jago…waktu 7 tahun lalu……..masih 300 perak….
Semoga kawan-kawan di Afrika tetap menebar kedamaiannya……
Salam dari Ciputat………..
Nice stories you have. Im honored to become part of ur life. take care bro! Gbu!
i love that girl’s hair from the first pict.
similar deh: http://flickr.com/photos/myladolcevita/2151681772/
Halo kang,
Selain bagi-bagi coklat kang Lui juga kirim-kirim POST-CARD, nuhun ya kang udah sampe postcardnya…
Untuk sementara aku lagi istirahat nge-BLOG dulu kang :D
See U forward in Jakarta
Dear Sir..Bener-bener juru damai yang baik…Pa khabar?Met th baru 2008 yach…
halo kang…
slamat tahun baru ya….
smoga tahun 2008 lebih baik bagi kita semua.
smoga dunia semakin damai…
maaf kemarin tidak sempat membalas sms-mu itu.
omong2 coklat ayam jago, jadi rindu wafer superman.. untung masih ada di toko kelontong :p
jadi terharu… tahun kemarin ternyata saya kurang bersyukur dan berbagi pada orang lain… semoga di tahun ini bisa lebih baik dari tahun kemarin. Amin…
terima kasih sudah mampir :)
terenyuh sayah……
best wishes buat tahun 2008 juga kang!
Terakhir makan coklat ayam jago, 4 tahun yang lalu… itu juga dapetnya di Palur, Solo ….. teriak2 kesenengan waktu liat coklat itu terpajang di toko……..
…..duh, kangen makan coklat itu lagi…. rasanya tidak ‘sekaya’ coklat luar negri…. tapi memorinya ‘kaya’… itu yang bikin coklat itu terasa sangat enak buat saya…..
Ceritanya menyentuh…. anak2 itu pasti seneng sekali ya?? Katanya, gak ada yang bisa ngalahin rasa senang akibat melihat orang senang karena kita sudah membuat mereka senang.
Thanks for sharing!
Selamat bertugas!
Dear Luigi,
Saya dari Konga Ke 23 pada UNMIN RI di Nepal menginformasikan bahwa pada tanggal 15 Januari 2008, misi kami berakhir dan akan segera kembali ke Tanah Air dan another officer akan menggantikan kami di misi ini, untuk itu kami dari Nepal mohon diri dan terima kasih atas segala infonya selama ini, semoga hal ini dapat dilanjutkan terus untuk meningkatkan Komunikasi yang baik bagi sesama kontingen.
Best Regards,
Arifin Hidayat
Lt.Col. Inf
gdapusbasa@yahoo.com
MS G-3 UNMIN 2008
th 2007 tlh meninggalkan kita
kini tahun baru sudah tiba
tak ada kta yg kutinggalkan disini
selain kata yang mengarah pd kebaikkan
dalam lindungan iman dan nilai-nilai kemanusiaan.
Selamat bertugas ya pakde… hehe
makasih dah berkunung dan meninggalkan doa di rumah web saya…
salam kenal dr tanah air indonesia
semoga Allah sllu merindhoi setiap langkah baik kita.
th 2007 tlh meninggalkan kita
kini tahun baru sudah tiba
tak ada kta yg kutinggalkan disini
selain kata yang mengarah pd kebaikkan
dalam lindungan iman dan nilai-nilai kemanusiaan.
Selamat th baru n slmt bertugas ya pakde… hehe
makasih dah berkunjung dan meninggalkan doa di rumah web saya…
salam kenal dr tanah air indonesia
semoga Allah sllu merindhoi setiap langkah baik kita.
nampar2 muka sendiri yang ndak pandai bersyukur
Waduh itu rambutnya… (anak cewe’ yang digendong Kang Luigi), kayak Don King =)) Itu baru bangun tidur apa emang originalnya gitu?
terharu bacanya mas, cerita sedih anak yatim piatu dr belahan dunia jauh, sama saja sedihnya, anak2 korban konflik ya?
Coklat cap ayam jago? itu makanan mewah bagi aku waktu masa kecil dulu. meski di sebagian teman mampu beli coklat cap ayam jago itu tapiu aku gak mampu buta beli itu. snack pada waktu itu bagi aku merupakan barang mewah jadinya kalo ke sekolah aku paling senang jajan yang bisa mengenyang kan perutku kayak bubur sop/ mie rebus atau nasi uduk. tapi aku tetap bisa ngerasakan coklat itu juga kang…. dan coklat itu masih tetap di jula di warung2 sini. thx kang buat ucapan tahun barunya,sayang sms aku gak sampe kje monrovia. jadi balik ke indo bulan ini kang?
62 tahun negara kita tercinta merdeka juga masih banyak anak-anak yang belum menikmati enaknya sebatang coklat…… sampai kapan????
Emang masih ada yah coklat ayam itu.. coklat superman udah ngak ada, karena pernah dituntut sama pemegang licence nya superman… Skrg dipegang Mayora dgn nama Super…. Man. ha..ha orang Indonesia emang ‘kreatif’ ya. he..he
Aku banyak bekerja dengan teman2 penyandang cacat di Bali, ada rasa yang berbeda ketika melihat mereka tersenyum, apalagi kalau lihat anak2 yg tersenyum yah.. :) I really admire your work. You work for people who cannot stand for their own right. Thats beautiful.
« Sejarah Liberia untuk US$13 saja : Monrovia Barbershop Pesan Presiden terhadap Personel TNI »