Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Cuaca panas tidak membuat lengah Prajurit Garuda

23 June 2010, 04:54 , by Rully Ramadhiansyah

 

Naqoura Lebanon Selatan, 22 Juni 2010. Kondisi cuaca serta suhu di daerah penugasan merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan suatu tugas, Setelah enam bulan bertugas, dalam misi UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Indo Force Headquarter Support Unit (FHQSU) Konga XXVI-B1, Satgas 1st dan 2nd Indo Force Protection Company (FPC) Konga XXVI-B2 mulai merasakan panasnya suhu dan cuaca di Lebanon.

Pegunungan di Lebanon Selatan yang didominasi dengan bebatuan yang semula tertutup dengan rerumputan dan tumbuhan – tumbuhan perdu sekarang mulai menguning dan mongering, hanya beberapa tanaman yang masih terlihat hijau seperti pohon Zaitun. Kondisi cuaca panas juga begitu dirasakan di daerah Naqoura yang berbatasan langsung dengan laut, Prajurit TNI yang bertugas di Markas Besar UNIFIL merasakan panasnya suhu yang lebih panas dibandingkan dengan daerah yang lain di wilayah Lebanon karena di malam hari pun angin yang berhembus dari laut terasa kering, terlebih lagi dengan debu yang berterbangan di sekelilingnya.

UNIFIL Main Gate

Indobatt APC1

Keadaan ini berdampak langsung terhadap kegiatan operasional Satgas serta pelaksanaan aktivitas para prajurit TNI di lapangan, Prajurit TNI yang semula berpakaian rangkap dan berjaket kini mulai menanggalkannya diganti dengan perlengkapan untuk mengurangi rasa panas yang mencapai suhu 39 derajat Celsius, begitu juga kaca mata untuk melindungi dari teriknya matahari serta ditambah dengan masker penutup hidung dan mulut untuk melindungi debu yang berterbangan.

Indobatt APC 2

Indobatt APC Patrol

Indobatt APC Patrol 2

Indobatt Gate Check

Dansatgas Indo FHQSU Konga XXVI-B1 Kolonel Inf Restu Widiyantoro menghimbau kepada prajurit TNI baik Satgas Indo FHQSU Konga XXVI-B1, 1st dan 2nd Indo FPC Konga XXVI-B2 dan Satgas Indo Medical (Indomed) dengan adanya cuaca maupun suhu yang mulai dirasakan panas, agar setiap prajurit TNI mewaspadai kemungkinan timbulnya bahaya kebakaran dengan mencegah pembuangan puntung rokok sembarangan dan mengecek seluruh instalasi listrik yang ada di tiap-tiap markas maupun lingkungan kerja masing-masing.

Menghadapi kondisi panas tersebut, Kolonel Inf Restu Widiyantoro juga menekankan kepada seluruh anggotanya untuk lebih waspada dalam menjalankan tugasnya dan tidak membuat lengah kesiapsiagaan serta kewaspadaan para Pasukan Penjaga Perdamaian Dunia (Peacekeeper) dari Indonesia yang memiliki tanggung jawab untuk memelihara perdamaian di Lebanon Selatan sesuai dengan Resolusi Dewan keamanan PBB nomor 1701, serta membuat kewaspadaan prajurit TNI menjadi lengah hanya dikarenakan cuaca sehingga dapat menyebabkan kelalaian karena tidak menutup kemungkinan akan timbulnya ancaman bagi personel PBB yang tergabung dalam misi UNIFIL di Lebanon Selatan. Selama ini kondisi Pasukan Garuda di Lebanon dalam kondisi aman, dan masyarakat setempat sendiri bisa menerima kehadiran prajurit TNI yang sudah berada di Lebanon sejak akhir 2006.

Sedangkan Perwira Penerangan Satgas Konga XXVI-B1&B2 Lettu Laut Rully Ramadhiansyah menambahkan dalam kondisi cuaca seperti ini pula, kehidupan menjadi lebih panjang karena keadaan siang yang terang menjadi lebih lama dibanding malam hari, Kondisi ini tentunya memberikan nuansa yang berbeda bagi prajurit TNI, karena mereka tidak pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya di tanah air dimana waktu antara siang hari dan malam hari adalah relatif sama.

Rully Ramadhiansyah Rully Ramadhiansyah, 1st Lieutenant Special Corps, was born in July 1980 in Bekasi, West Java. After conclusion of formal education, his secondary school education in the year 1998 to continue studying at the Institute of Social Science and Politics of Jakarta...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

798 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Aretha Aprilia

She is the author of the book titled ‘Rahasia Sukses Berkarier Internasional’ (The Secret of Successful International Career) published by Gramedia Pustaka Utama in 2010. This book is an epitome of her concerns about the unforeseen opportunities of working at international organizations. Her objective for writing the book was to inspire and enable more Indonesians to have professional career at the international arena and become the global decision makers of the future.

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 7 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 14 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 17 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 17 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 18 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago