Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Puguh PAMUNGKAS

Disiplin, On-Time, Clean, Loyal

25 September 2007, 08:43 , by Puguh Pamungkas

 

Sepertinya tidak ada kata telat yang harus kita ucapkan untuk mengucapkan rasa terima kasih kepada Allah SWT, dankalangan dunia internasional yang telah membantu dalam hal rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh, yang telah dilanda bencana tsunami pada 26 December 2004.

Tiada yang menyangka apabila mata dan tumpuan kita langsung melihat apalagi menjadi korban yang berada di lokasi pada waktu itu. Sungguh tidak mudah untuk mengembalikan keadaan Aceh seperti sedia kala, itulah yang tersirat dari pikiran semua penduduk dan masyarakat di Aceh.

Dengan upaya keras dan kerjasama banyak kalangan, semuanya telah berjalan dengan baik. Bisa kita katakan bahwa kita telah mencapai keberhasilan hingga 50% dan bahkan lebih dalam kurun waktu 32 bulan.

Satu hal yang tidak bisa begitu saja kita lupakan, bahwa keberadaan dan peranan UNHAS/UNJLC sebagai mitra yang mendukung urusan logistik di Aceh untuk urusan operasi pendistribusian bantuan, bertempat di Bandar udara Sultan Iskandar Muda – Banda Aceh, sangatlah besar dan strategis.

Disinilah kita bekerjasama dengan anak negeri (TNI) dan saling berkoordinasi dalam menerima seluruh armada udara yang dating dari berbagai negara dan juga pihak militer asing, yang misi utamanya adalah membawa bantuan seperti makanan, pakaian, air bersih, obat-obatan, tenda, hingga peralatan berat.

Pihak Angkatan Udara – TNI AU adalah institusi yang membantu mengarahkan semua pesawat masuk, setelah mereka mendarat, dan memandu mereka mendapatkan ruang/space untuk keperluan bongkar-muat Cargo.

Dengan hanya memanfaatkan luas apron yang terbatas dengan dibandingkan jumlah lalu lintas udara yang masuk dan kesibukannya – mungkin mengimbangi Bandara Cengkareng, tentu saja hal ini menjadi suatu tugas yang berat bagi seluruh pihak terkait pada Bandara udara Sultan Iskandar Muda. Baik mereka di kalangan sipil maupun Militer-nya.

Masing-masing dari mereka mempunyai tugas dan tanggung jawab yang besar. Sebagai ATC (Air Traffic Controller) saja, mungkin ini adalah hal yang paling bersejarah bagi mereka. Dimana traffic/lalu-lintas udara saat itu hampir tiap 5 menit sekali ada penerbangan masuk maupun keluar. Sungguh hal yang menakjubkan dan sekaligus melelahkan.

Kecelakan udara pun tidak dapat dihindari bagi pesawat Seahawk Navy U.S. Mereka juga mengalami kecelakaan jatuh di persawahan sekitar bandara pada saat manouver landing, kejadian serupa lainya pada pesawat cargo Tri-MG yang tergelincir. Namun kesemuanya itu tidak menimbulkan korban fatal. Sekali lagi kita harus mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang menjalankan tugasnya dengan baik, khususnya pada saat Emergency Response Operation for Aceh.

Terima kasih, saya ucapkan karena telah membantu para pilot dan Airmen dalam menyalurkan bantuan melalui udara, lalu untuk ATC, personil Ground Handling, loader serta Airforce Marshaler yang telah terbukti, bahwa Kedisiplinan, On-time, Cleanliness dan Loyalitas bapak-bapak di TNI-lah merupakan kunci sukses operasi ini.

Dan kini operasi saat ini telah berubah fasenya ke fase Rehabilitasi dan bantuan bapak-bapak TNI tetap terus mengiringi kita, Semoga Allah membalasnya dengan pahala berlimpah.

Puguh PAMUNGKAS Puguh PAMUNGKAS With extensive hands-on experience in Movement Control and Air Operation field, Puguh Pamungkas contributed a significant role under the flag of UNHAS – United Nations World Food Programme Humanitarian Air Service, based in Banda Aceh, Aceh province – Indonesia. His...

Detail Profile »

1  Comment

by Luigi Pralangga at 26 September 2007, 18:17

Dear Puguh,

Semoga upaya Puguh dan kawan-kawan disana mendukung terus program rehabilitasi Aceh & Nias senantiasa membuahkan hasil menjadikan Aceh & Nias pulih total. Salut dan admirasi buat para personil TNI yang bertugas disana.. salam merah-putih dari Afrika Barat.

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Juanita CHRISTINA Juanita Christina, is nothing new to the hardship and challenges often faced by humanitarian workers. She has been involved with one of the leading international medical humanitarian organization and presently assigned in Harrare, Zimbabwe since March 2007. Previous assignment was assisting...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago