Correspondent Muhammad IRAWADI
Total 1 comment
Podcast Status No podcast here!
Features Email article link
Posted 388 days ago
technorati View blog reactions
post to del.icio.us
post to digg
post to ma.gnolia
<< Inspeksi higenis ketiga Kontingen Indonesia
Habis gelap terbitlah terang >>
Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.
Full archive here
hehe, jadi nggak boleh berburuk sangka dulu, mas. Buktinya nggak ada ...
by Vina Revi in Terbang bersama pengungsi (Refugee) Liberia
Jadi meskipun capek luar biasa, yang namanya narsis mah kudu tetep ...
by Vina Revi in Terbang bersama pengungsi (Refugee) Liberia
Sukses selalu untuk peacekeeper Indonesia. 50x/hari patroli darat? ke mana aja ...
by anbhar in Kontingen GARUDA XXIII B melaksanakan patroli pengintaian udara
Wauw.. What a beautiful.. Denger denger Kabul bersalju ya Mbak kalau ...
by Sulung Purwoko in Kabul is fascinating!
My deepest condolences goes to all the people who died on ...
by Sulung Purwoko in Deadly attack on UNAMID peacekeepers in North Darfur
Its really a sad news. Well, i hope things will get ...
by Michael in Deadly attack on UNAMID peacekeepers in North Darfur
All the rebels of the world fight for their cause by ...
by Ibtisam Affan in Deadly attack on UNAMID peacekeepers in North Darfur
Wah Seru juga ya Kang Sandy… Ibu ibu dan remaja ...
by Tjut Lita Lambeuso in Saat ibu-ibu KBRI bergembira naik panser PBB di LEBANON
Iya hebat. Program ini dilaksanakan di negeri orang. Di Indonesia program ...
by AnBhar in Kontingen GARUDA XXIII-B hijaukan “SOEKARNO BASE”
wah… kesempatan langka bisa naik Panser PBB. klo dah di ...
by AnBhar in Saat ibu-ibu KBRI bergembira naik panser PBB di LEBANON
Dalam sasanti yang disampaikan, Arya yang juga dokter Satgas menyampaikan, bahwa tugas yang diemban harus dilaksanakan dengan baik. Dimanapun bertugas umat Hindu harus tetap melaksanakan ajaran dan anjuran Dharma. Keberhasilan Konga XXIII-A, juga mencerminkan sumbangsih dari semua unsur yang ada didalamnya.
Prajurit Konga XXIII-A yang beragama Hindu memperingati Hari Raya Galungan secara sederhana, bertempat di sebuah ruangan RS Husada milik kontingen. Sejumlah 17 personel prajurit TNI, pada tanggal 27 Juni melakukan upacara spiritual layaknya ditanah air. Mayor Putu Arya sebagai salah satu perwira, memimpin kegiatan agama tersebut tanpa menghilangkan arti dan makna Galungan meskipun jauh dari tanah air.
Hari Raya Galungan mempunyai makna memperingati kemenangan Dharma melawan Adharma, merupakan simbol kalahnya keangkara-murkaan. Secara rohani manusia harus mengendalikan hawa nafsu yang sifatnya mengganggu ketentraman batin yang nantinya berekspresi dalam kegiatan sehari-hari baik secara individu maupun kelompok.
Umat Hindu hendaknya benar-benar dapat mengendalikan tiga nafsu, yaitu ingin berkuasa, ingin mengalahkan, ingin menang, Diharapkan di Hari Raya Galungan ini dapat menegakkan dan mengibarkan panji-panji kemenangan dan kemerdekaan spiritual. Sehingga dapat melepaskan pikiran dari kesusahan, merasa tenang, tenteram gembira baik secara individu dan kelompok. Hal diatas merupakan intisari peringatan hari raya Galungan.
Dalam sasanti yang disampaikan, Arya yang juga dokter Satgas menyampaikan, bahwa tugas yang diemban harus dilaksanakan dengan baik. Dimanapun bertugas umat Hindu harus tetap melaksanakan ajaran dan anjuran Dharma. Keberhasilan Konga XXIII-A, juga mencerminkan sumbangsih dari semua unsur yang ada didalamnya.
« Inspeksi higenis ketiga Kontingen Indonesia Habis gelap terbitlah terang »