Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Catur SULASDIARSO

Harum: Tubuh Pria Indonesia

24 January 2008, 13:39 , by Catur Sulasdiarso

 

“Harum tubuh pria Indonesia” Kalau Mba Imelda Tjahja mengundang kita untuk berinvestasi berdagang sayur mayur di Malakal, ternyata di daerah bernama “Bor” yang jaraknya kurang lebih 45 menit dari Malakal berkendara dengan helikopter buatan Rusia itu, atau kurang lebih 12 jam kalau kita naik perahu, mempunyai potensi untuk di kembangkan sebagai tujuan wisata kuliner khususnya cah kangkung dan kemangi.

Kota Bor.. ga jauh berbeda dari saudaranya Kota Malakal semua serba mahal dan serba didatangkan dari luar kota termasuk sayur mayur dan air bersih. Untuk menggambarkan kondisi yang demikian itu lihatlah salah satu laporan market patrol

“..Items sold in Bor Market are sourced from Juba, Khartoum and Malakal. The items brought through Nile river by speed boat. The food stock are sufficient in stock for Bor’s population however, there is none of fresh vegetables and fruits. Only one shop that sells bottled water with excessively expensive price tag (200 SD for 500 ml bottled water/setara dengan 18.000 Rupiah untuk 500 ml)…””

Yang membedakan kota Bor dengan Malakal, adalah sepanjang sungai Nile dan seluruh selokan yang ada di tumbuhi dengan kangkung dan seluruh padang yang kosong ditumbuhi oleh kemangi (tumbuhan perdu yang beraroma wangi biasanya untuk lalapan). Lalu apa hubungan sungai Nile, selokan, kangkung dan kemangi…?

Mari kita ikuti kisah berikut ini…

Alkisah di Bor team site yang diawaki oleh 22 personel dari berbagai Negara dari dari 4 benua Asia, Afrika, Eropa dan Australia. Terdapatlah 6 cowok ganteng berkulit coklat, mereka itu 1 orang dari Indonesia ,1 Malaysia,1 Cambodia dan 3 dari Thailand. Karena merasa senasib maka mereka menjadi sebuah team work yang kompak luar dalam bahkan sampai urusan makan dan mandi (untuk urusan mandi critanya nanti aja ya..). Untuk mengatasi kendala soal makan, dengan berbekal falsafah nenek moyang “tidak ada akar rotanpun jadi” maka dimulailah “food expedition”

Hasil dari expedisi itu adalah bahwa “Tiada hari tanpa kangkung dan kemangi” – oya kangkung dalam bahasa Cambodia “kankun” sedang dalam bahasa Thailand’ Trakun”

Enam bulan setelah dicanangkan hal tersebut diatas, iseng iseng team expedisi mengadakan pooling pendapat tentang BO dan hasilnya sunguh mengejutkan …..Aroma pria dari Eropa dan Australia, berbau lengur mirip bau Domba (kebanyakan makan daging dan keju kali), sedang Pria dari India dan China Berbau menyengat (mungkin karena kebanyakan makan bawang)….sedang pria Indonesia, Malaysia, Cambodia dan Thailand….heeem Haruum..(kebanyakan makan kemangi kali).

Rupanya atas hasil Pooling tersebut para pria Eropa dan Australia juga mengadakan pooling dan hasilnya adalah…..

“….apabila anda sedang di dalam ruangan dan tiba tiba anda mencium bau harum pasti ada Milobs dari salah satu Negara Indonesia, Malaysia, Cambodia, atau Thailand sedang lewat di bawah Jendela anda, tapi…kalau anda masuk ruangan dan anda melihat ada Milobs sedang tertidur di meja kerjanya pastia dia dari salah satu Negara tersebut…” Sialan…kebanyakan kangkung kalee………….

Catur SULASDIARSO Catur SULASDIARSO Leut. Col. Catur Sulasdiarso have been with the Indonesian Army since 1988 (after graduated from Military Academy). His most recent assignment as Military Observer under UNMIS (United Nations Mission in Sudan) concluded in 2006, it was the second-time round of...

Detail Profile »

16  Comments

by Vins at 25 January 2008, 02:17

ah. moso seh harummm.. wekekekkekeke

by armany at 25 January 2008, 07:29

pasti deh cewek cewek pada nempel kaya prangko ,ak setuju banget dengan mas catur faktanya memang gitu sih..he..he…
bravo pria indonesia.tebarkan wangimu keseluruh dunia…..

by Arinta Dewi at 25 January 2008, 07:46

Wah.. jadi penasaran jadi ingin cium harum tubuh mas catur hik..kik kik.ga kok mas cuman becanda….
ayo mas kita patungan buka warung sunda di Bor,pasti deh laku keras apalagi ditambah dengan senyum manis mojang priangan.Mas.. really love ur articles.

by ET at 25 January 2008, 13:04

iya sih, tapi bau ‘harum’ yang seperti apa duluuuuu…..
kalau laki laki itu seneng bau keringat wanita ga siiiihhh…???
he…he…

mas Catur, di Malakal ada yang jualan daun sirih ga? katanya bisa menghilangkan bau juga ya?

by Puguh at 25 January 2008, 14:23

Bener Juga ne Harum………….. Ok Da Tapi Ngantuk ya Ngopi ya Mas
Ayo Ngopi mas Ntar Tak Kirim Ya Kopi Acehnya………

by Imelda Tjahja at 25 January 2008, 14:55

Kalo sekarang di Malakal sayur yang lagi nge-trend TERONG, Pak! Tapi Mas Sulung Purwoko ogah makan terong, katanya ntar takut tidur mulu di klinik, hehehe….

by Luigi Pralangga at 25 January 2008, 21:17

memang bener kok – paling gak staff Indonesia di UNMIL masih jauh lebih harus ketimbang kampret-kampret itu.. :-)

Soal kangkung, wah itu makanan mewah di sini – semangkuk kangkung cah di resto chinese disini = US$ 8.00, jadigak isa tiap hari mamam kangkung —-> Bisa bangkrut!

by ri at 26 January 2008, 12:36

BB emang hal sederhana tapi juga hal penting yang harus di perhatikan.Cowok/cewek sekeren n seganteng/cantik apapun kalo badan nya bau ( gak enak ) yah……banting harga dech….Mas Catur pastinya wangi donk….tapi gak ngantukan to….?? Hehehe.

by didut at 29 January 2008, 15:17

jadi tipsnya banyak makan kemangi neh?!?

by ancilla at 30 January 2008, 00:26

hmph… mau melalang buana ke belahan dunia manapun, makanan asli daerah asal tetap ngangenin yaaa…

by icha at 30 January 2008, 03:54

gak ada kemangi..yah beli rexona roll on dong…sama parfume …

jd penasaran dgn bau wangi para pria indonesia…woooowwww…
bersih itu sebagian dr iman, brarti wangi itu juga bagian dr iman dong yah

by viar at 1 February 2008, 11:26

bangga jadi orang indonesia =P
cm kl yg tentang kangkung itu..hehehe…cape deh

by Chari at 5 February 2008, 19:55

Ada yang menebar wangi tanggal 2 februari kemarin…Happy Birthday Honey….

by LingLing at 12 February 2008, 11:39

Met Ultah ya ko Catur, semoga sukses dan lancar dalam tugas… ditunggu article selanjutnya yah…

by loper at 15 February 2008, 21:51

hahahahah .. gara gara kemangi jadi wangi, gara gara kangkung jadi tidur …. Cape deeeeeh ….

by Capt. Johni PW at 22 February 2008, 08:31

terima kasih, kalo boleh tolong berikan informasi kondisi Sudan saat ini, mungkin akan kami buat bekal untuk bergabung dgn UNIMIS, thanks

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

797 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Iwan Purwoko Irawan On 24 Nov 2010, Capt. Iwan Purwoko Irawan assumed the duties of PIO-MIO-LO of Sector East Military Police Unit (SEMPU). A graduated from Officer Candidate School, he attended the Basic Officers Military Police Course. He Spent his military carrier in...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 7 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 10 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 10 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 11 days ago

TNI Bantu Clearing Landasan Helipad di Dungu
(Dungu-Kongo, 19/01). Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-I/MONUSCO dibawah pimpinan Letnan Kolonel Czi Sapto Widhi Nugroho selaku Komandan Satgas (Dansatgas) di samping tugas pokoknya memberi bantuan Zeni kepada Divisi Timur Brigade Ituri MONUSCO (Mission De L Organisation Des Nations Unies pour La Stabilization en Republique Demokratique du Congo) diantaranya mengerjakan jalan Dungu-Duru sepanjang 38 Km dan pemeliharaan Runway, juga melaksanakan clearing di sekitar landasan Helipad di Dungu agar tetap terjaga kebersihannya serta tidak mengganggu helly pada saat take off maupun landing, Rabu (18/1/2012).
Sulikan , 13 days ago

 

Recent Comments

frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Sameer commented on Makhluk Tuhan Paling Sexy di Nepal
a few seconds ago


sutiana commented on Tibet dan romantisme putus cinta
a few seconds ago