Correspondent Catur SULASDIARSO
Total 16 comments
Podcast Status No podcast here!
Features Email article link
Posted 302 days ago
technorati View blog reactions
post to del.icio.us
post to digg
post to ma.gnolia
Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.
Full archive here
Terus maju dengan menegakkan disiplin serta imparsialitas dalam mengemban tugas dibawah ...
by Luigi Pralangga in Pasukan TNI bantu tentara Kongo memerangi pemberontak
salut buat Tim Konga. sukses selalu di mana pun berada ...
by anbhar in Peralatan Pasukan GARUDA XXIII-B lulus standar pasukan PBB
duuh, akhir2 ini kok di kepala saya isinya congo melulu.. :( ...
by nadia in Pasukan TNI bantu tentara Kongo memerangi pemberontak
Wow…two thumbs up for all of you guys there.
membuat anak2 ...
by aryo in Prajurit Garuda bangun Taman bermain untuk anak sekolah Lebanon
Itulah kenangan … yang pasti tdk akan pernah anda lupakan,pasti banyak ...
by Erfan Ahmad in Kenangan di Bumi Pohon Cedar
Sebuah langkah yang positive dalam membangun kerjasama dgn FARDC,hanya saja ...
by Erfan Ahmad in Pasukan TNI bantu tentara Kongo memerangi pemberontak
Yakin, pasti pengalaman bertugas di Lebanon ini adalah merupakan pembuka mata ...
by Luigi Pralangga in Kenangan di Bumi Pohon Cedar
Saya membayangkan fotonya bakalan bersalju, ternyata tetep gersang juga yah, hehehe… ...
by silly in Kenangan di Bumi Pohon Cedar
Wahhh, hebat.
Selamat untuk keberhasilan pasukan garuda membantu membangun taman bermain ...
by silly in Prajurit Garuda bangun Taman bermain untuk anak sekolah Lebanon
Me and Luigi have been discussing about this volunteering things many ...
by silly in Volunteering: Voices from the field!
“Harum tubuh pria Indonesia” Kalau Mba Imelda Tjahja mengundang kita untuk berinvestasi berdagang sayur mayur di Malakal, ternyata di daerah bernama “Bor” yang jaraknya kurang lebih 45 menit dari Malakal berkendara dengan helikopter buatan Rusia itu, atau kurang lebih 12 jam kalau kita naik perahu, mempunyai potensi untuk di kembangkan sebagai tujuan wisata kuliner khususnya cah kangkung dan kemangi.
Kota Bor.. ga jauh berbeda dari saudaranya Kota Malakal semua serba mahal dan serba didatangkan dari luar kota termasuk sayur mayur dan air bersih. Untuk menggambarkan kondisi yang demikian itu lihatlah salah satu laporan market patrol
““..Items sold in Bor Market are sourced from Juba, Khartoum and Malakal. The items brought through Nile river by speed boat. The food stock are sufficient in stock for Bor’s population however, there is none of fresh vegetables and fruits. Only one shop that sells bottled water with excessively expensive price tag (200 SD for 500 ml bottled water/setara dengan 18.000 Rupiah untuk 500 ml)…””
Yang membedakan kota Bor dengan Malakal, adalah sepanjang sungai Nile dan seluruh selokan yang ada di tumbuhi dengan kangkung dan seluruh padang yang kosong ditumbuhi oleh kemangi (tumbuhan perdu yang beraroma wangi biasanya untuk lalapan). Lalu apa hubungan sungai Nile, selokan, kangkung dan kemangi…?
Mari kita ikuti kisah berikut ini…
Alkisah di Bor team site yang diawaki oleh 22 personel dari berbagai Negara dari dari 4 benua Asia, Afrika, Eropa dan Australia. Terdapatlah 6 cowok ganteng berkulit coklat, mereka itu 1 orang dari Indonesia ,1 Malaysia,1 Cambodia dan 3 dari Thailand. Karena merasa senasib maka mereka menjadi sebuah team work yang kompak luar dalam bahkan sampai urusan makan dan mandi (untuk urusan mandi critanya nanti aja ya..). Untuk mengatasi kendala soal makan, dengan berbekal falsafah nenek moyang “tidak ada akar rotanpun jadi” maka dimulailah “food expedition”
Hasil dari expedisi itu adalah bahwa “Tiada hari tanpa kangkung dan kemangi” – oya kangkung dalam bahasa Cambodia “kankun” sedang dalam bahasa Thailand’ Trakun”
Enam bulan setelah dicanangkan hal tersebut diatas, iseng iseng team expedisi mengadakan pooling pendapat tentang BO dan hasilnya sunguh mengejutkan …..Aroma pria dari Eropa dan Australia, berbau lengur mirip bau Domba (kebanyakan makan daging dan keju kali), sedang Pria dari India dan China Berbau menyengat (mungkin karena kebanyakan makan bawang)….sedang pria Indonesia, Malaysia, Cambodia dan Thailand….heeem Haruum..(kebanyakan makan kemangi kali).
Rupanya atas hasil Pooling tersebut para pria Eropa dan Australia juga mengadakan pooling dan hasilnya adalah…..
“….apabila anda sedang di dalam ruangan dan tiba tiba anda mencium bau harum pasti ada Milobs dari salah satu Negara Indonesia, Malaysia, Cambodia, atau Thailand sedang lewat di bawah Jendela anda, tapi…kalau anda masuk ruangan dan anda melihat ada Milobs sedang tertidur di meja kerjanya pastia dia dari salah satu Negara tersebut…” Sialan…kebanyakan kangkung kalee………….
ah. moso seh harummm.. wekekekkekeke
pasti deh cewek cewek pada nempel kaya prangko ,ak setuju banget dengan mas catur faktanya memang gitu sih..he..he…
bravo pria indonesia.tebarkan wangimu keseluruh dunia…..
Wah.. jadi penasaran jadi ingin cium harum tubuh mas catur hik..kik kik.ga kok mas cuman becanda….
ayo mas kita patungan buka warung sunda di Bor,pasti deh laku keras apalagi ditambah dengan senyum manis mojang priangan.Mas.. really love ur articles.
iya sih, tapi bau ‘harum’ yang seperti apa duluuuuu…..
kalau laki laki itu seneng bau keringat wanita ga siiiihhh…???
he…he…
mas Catur, di Malakal ada yang jualan daun sirih ga? katanya bisa menghilangkan bau juga ya?
Bener Juga ne Harum………….. Ok Da Tapi Ngantuk ya Ngopi ya Mas
Ayo Ngopi mas Ntar Tak Kirim Ya Kopi Acehnya………
Kalo sekarang di Malakal sayur yang lagi nge-trend TERONG, Pak! Tapi Mas Sulung Purwoko ogah makan terong, katanya ntar takut tidur mulu di klinik, hehehe….
memang bener kok – paling gak staff Indonesia di UNMIL masih jauh lebih harus ketimbang kampret-kampret itu.. :-)
Soal kangkung, wah itu makanan mewah di sini – semangkuk kangkung cah di resto chinese disini = US$ 8.00, jadigak isa tiap hari mamam kangkung —-> Bisa bangkrut!
BB emang hal sederhana tapi juga hal penting yang harus di perhatikan.Cowok/cewek sekeren n seganteng/cantik apapun kalo badan nya bau ( gak enak ) yah……banting harga dech….Mas Catur pastinya wangi donk….tapi gak ngantukan to….?? Hehehe.
jadi tipsnya banyak makan kemangi neh?!?
hmph… mau melalang buana ke belahan dunia manapun, makanan asli daerah asal tetap ngangenin yaaa…
gak ada kemangi..yah beli rexona roll on dong…sama parfume …
jd penasaran dgn bau wangi para pria indonesia…woooowwww…
bersih itu sebagian dr iman, brarti wangi itu juga bagian dr iman dong yah
bangga jadi orang indonesia =P
cm kl yg tentang kangkung itu..hehehe…cape deh
Ada yang menebar wangi tanggal 2 februari kemarin…Happy Birthday Honey….
Met Ultah ya ko Catur, semoga sukses dan lancar dalam tugas… ditunggu article selanjutnya yah…
hahahahah .. gara gara kemangi jadi wangi, gara gara kangkung jadi tidur …. Cape deeeeeh ….
terima kasih, kalo boleh tolong berikan informasi kondisi Sudan saat ini, mungkin akan kami buat bekal untuk bergabung dgn UNIMIS, thanks