About This Post

Correspondent Luigi PRALANGGA

Total 37 comments

Podcast Status No podcast here!

Features Email article link

Posted 629 days ago

technorati View blog reactions

post to del.icio.us

post to digg

post to ma.gnolia

Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.

Rating Entry

Rating: 5.0/10(1 vote cast)

Articles

HIV/AIDS: Musuh dalam selimut dan mimpi buruk buat Liberia

Badan AIDS PBB, UNAIDS telah memperingatkan bahwa personil militer adalah kelompok dengan resiko tertinggi untuk tertular dan menjadi elemen penyebaran HIV. Hal ini juga tertuang dalam UNAIDS report on peacekeepers and AIDS bulan July 2006.

Kalau kita berbicara perihal masalah yang satu ini, HIV/AIDS, memang tidak akan berujung batas dan pembahasannya, selain ini adalah sudah menjadi agenda global, dan menjadi keprihatinan hampir semua penyelenggara negara, dimana menurut data dari UNAIDS, badan PBB yang menangani urusan ini, kisaran lebih 30% dari penyebaran HIV/AIDS ini berada di benua Afrika.

Pada 21 April 2006 lalu, dalam sebuah wawancara, dikutip dari IRIN-NEWS, “Liberia’s new peacetime government is alarmed at the rapidly rising rate of HIV and AIDS infections, which is now a “serious problem”, kata President Ellen Johnson-Sirleaf.

HIV/AIDS memang telah menjadi problema serius di Liberia; dimana problem ini telah beranjak pertumbuhannya menjadi rata-rata 12% (dan} prosentasi infeksi yang terjadi pada kanak-kanak dan wanita dirasa lebih tinggi.

Selama perang sipil yang berlangsung 14 tahun itu, senjata dan mortir adalah elemen yang biasa dipergunakan, termasuk juga kekerasan seksual dan pemerkosaan yang dilakukan untuk menteror, mengintimidasi/mengontrol terhadap populasi sipil. Menurut prakiraan PBB, sekitar 40% wanita di Liberia telah menjadi korban selama periode perang sipil.

Sejak, September 2003, dengan di tandatanginya “Accra Comprehensive Peace Accord”, peperangan telah terhenti dan Liberia dijaga oleh 15.000 pasukan pemulih perdamaian dari PBB yang disumbang oleh 46 negara dalam naungan UNMIL, dimana sebelum pasukan perdamaian internasional UNMIL masuk ke Liberia, peacekeeping troops di Liberia berasal dari kontingen negara-negara West African states.

Menurut sang presiden (Ellen Johnson-Sirleaf), kehadiran sejumlah besar pasukan tersebut juga memberikan kontribusi terhadap masalah AIDS yang sudah ada.

“We have peacekeeping forces in this country, and they have been here many years of our conflict. They come from areas where the infection rate is much higher. Our sexual behaviour, contribution and interactions with those who come with the peacekeeping forces, all increases the incidence of AIDS. So today we are feeling the effect,” kata Presiden Sirleaf.

Diantara para kontingen peackeepers yang tergabung dalam the United Nation Mission in Liberia (UNMIL) adalah berasal dari battalions dan police support dari berbagai negara di belahan selatan Afrika dengan diantara mereka berasal dari negara dengan tingkat pertumbuhan infeksi AIDS tertinggi di dunia.

Memang saya juga merasa bahwa ini adalah urusan sakit kepala dunia, bukan hanya Liberia dan mereka di negara lain di Afrika saja.

Sejak awal si kampret ini menjejakkan kakinya di Liberia, sudah banyak yang UNMIL lakukan, saya masih ingat banget briefing yang dihadiri saat masih tergolong sebagai “Newly Deployed/Arrived staffs”, mengikuti banyak sekali briefing dan meeting tentang mission orientation, sejak masih di New York dan hingga nyampe di negeri si bau kelek ini.

Diantara beberapa briefing itu, termasuk diantaranya adalah HIV/AIDS Awareness Program yang menjadi menu wajib bagi semua staff UNMIL yang baru datang, untuk hadir dan menyelesaikan briefing itu dimana disana dijelaskan bahaya HIV/AIDS, jenis penyebarannya sampai ke langkah-langkah preventif, termasuk itu bagaimana cara memasang kondom (yang baik dan benar) – diuji satu persatu, berbekal “burung-burungan karet” yang jumlahnya tauk berapa banyak – saat dibagikan dengan sebungkus kondom – ada kali di model burung-burungan itu bertumpuk dalam dua keranjang seterikaan penuh!, ada yang warna hitam, merah jambu dan warna coklat sepertu kulit sayah! (Gelo!)

Berhasil memang, selepas kita keluar dari kelas pelatihan itu, dengan berbagai display foto-foto medis dari contoh kasus STD (Penyakit kelamin), yang burung-burungnya melepuh karena penyakit ini dan itu, dan ada yang burungnya sakit seperti terlihat persis telor ceplok bentuknya (Wah, kacau deh!) dan lain sebagainya, pokoknya abis itu – intinya: Jaga burungmu itu, jangan sampai lepas dan masuk ke sarang burung yang bukan milik/semestinya.

Banyak program yang dijalankan oleh UNMIL baik sensitising terhadap para/internal antar-sesama staff UNMIL serta kepada para military peacekeepers di level kontingen dan kepada khalayak ramai di Liberia akan bahaya/ancaman HIV/AIDS dan langkah-langkah pencegahannya.

Selain dari training awareness tersebut, kebijakan baru dalam Peacekeeping Guidelines yang sudah lumayan lama di terbitkan bahwa UN discourage personnel from sexual relations with members of the local community, and ban sex in exchange for money.

Badan AIDS PBB, UNAIDS telah memperingatkan bahwa personil militer adalah kelompok dnegan resiko tertinggi untuk tertular dan menjadi elemen penyebaran HIV. hal ini juga tertuang dalam UNAIDS report on peacekeepers and AIDS bulan July 2006. Terlepas dari prestasi yang telah diraih UNAIDS tahun 2000, jalan masih sangat panjang kedepan, dan tujuan/misi yang tercantum dalam Resolusi No. 1308, bahwa seluruh anggota peacekeepers (militer) dan staff yang tidak berseragam (sipil) harus diberikan pengetahuan/pemahaman dan pemberdayaan untuk melindungi diri dan mereka lainya terhadap HIV.

by dodie at 3 December 2006, 11:42
berapa jumlah terakhir penderita HIV/AIDS di dunia? pastinya semakin meningkat ya... di Indonesia, setau saya - dari yang pernah saya baca - Papua memiliki tingkat penderita HIV/AIDS yang tertinggi (CMIIW).

jangan lupa juga lho, penularan HIV/AIDS ngga cuman lewat B3 (bobo bobo bareng hehehe...) tapi juga bentuk lain, termasuk penggunaan jarum suntik, dan itu sangat riskan bagi pengguna narkoba... dan sekarang, berapa juga jumlah pengguna obat2an terlarang itu di Indonesia maupun di dunia, tinggi juga kan?

hmmm... apa sih yang perlu diperbaiki sebenernya?

ya udah ntar disambung laghi... saya mo diajak sarapan sama kakak saya yang ulang tahun hari ini, di soto kadipiro...

selamat ngiler wahai kang luigi jelek heheheh...
by dodie at 3 December 2006, 15:35
terusin ah comment-nya...
dah kenyang makan soto ayam sama sate telur puyuh hihihihi...

rtusrtus...
mmmm... aku agak tertarik dengan kalimat dibawah foto yang terakhir di postingan ini... jadi berpikir... mungkin memang sebenernya ketika kita kembali pada keyakinan kita masing2... percaya dengan sepenuhnya, menjalankan yang diperintahkan dan menjauhi larangannya... itu adalah cara paling efektif untuk menjaga kita dari hal-hal yang negatif?

wallahualam :)
by ancilla at 4 December 2006, 02:47
haloo... muncul lagi :p

aku juga kurang paham ni gimana harus memberantasnya... tapi yang lebih penting kayanya bagaimana menerima mereka yang terkena penyakit ini...

itu kalau menurutku loh ^^

*ngomong2 mas, sbnernya blog mu yang aktip jadinya yang ini ya?
by dodY at 4 December 2006, 23:29
hehehe... had this posting already damn so long ago.. way earlier than Dec 1, the World AIDS Day :-)

semoga ini mampu memberikan kita peringatan akan pentingnya kepedulian thd AIDS.

ayoo... ayo.... mampir blog dan komen yah! *ceteeeeerrr-ceteeerr* :D
by Yunus at 5 December 2006, 03:22
wah, kebetulan, tema tulisannya sesuai dengan hari AIDS sedunia. Sebagai orang awam, saya juga turut prihatin dengan jumlah pengidap HIV/AIDS yang semakin bertambah setiap saat. Semoga kita dapat menanggulangi wabah penyakit yang berbahaya ini ya kang...

salam dari sandaran hati
by putut at 5 December 2006, 06:40
wah klo ngomogin masalah hiv/aids mah serem.. di indonesia sendiri aja .. liat dari televisi, 2 hari sebelum hari aids sedunia malah mengultimatum akan menularkan penyakit mereka secara sengaja jika tidak mendapat perhatian khusus dari pemerintah.. para penderita penyakit hiv/aids di indonesia cuma dijadikan bahan penelitian. bagaimana pemerintah indonesia? .. hati-hati bergaul.. jangan sering jajan sembarang yach... he..heee
by imgar at 5 December 2006, 09:57
HIV/AIDS memang semakin menyeramkan..
semoga semua orang semakin sadar,trus lebih peduli lagi..
by Ajie at 5 December 2006, 14:07
terima kasih mas Luigi, di tengah kesibukan, masih sempat mampir ke tempatku, tetap semangat mas !
by mr.cappuccino at 5 December 2006, 14:57
pagi om luigi. trima kasih atas kunjungannya. kunjungan balasan nih. ini bener di afrika selatan ya..??
by fitri mohan at 5 December 2006, 15:18
AIDS, seperti yang kang Lui bilang, memang bikin sakit kepala dunia. Jadi, cerita bagaimana bisa terkena AIDS dan penularan ataupun akibat yang terburuk di Liberia sono, kurang lebih sama dengan di negara bagian sini. Mungkin prinsip yang harus dipegang adalah soal penjagaan burung agar tidak lepas bebas dan beredar dari kandang satu ke kandang yang lainnya.

Tapi, yang paling sering bikin aku miris adalah bagaimana AIDS itu menjangkiti bayi dan anak-anak. Masya Allah, aku selalu sedih dan mau nangis saja rasanya kalau melihat gambar atau kabar anak-anak itu.
by desan at 5 December 2006, 19:23
terlalu serem ngebayangin AIDS. kalau dibandingin sama flu burung lebih serem yang mana?

btw.. makasih dah mampir bang. salam dari Tendean :)
by fitripitri at 6 December 2006, 02:43
Dibandingkan dengan list penderita AIDS di Afrika yang Bung Luigi sajikan di post ini, penderita AIDS di negara ini jauh-jauh lebih sedikit. Tercatat jumlah penduduk yang didiagnosis menderita AIDS tahun 2006 ini "hanya" 900 an orang. Terapi yang diterapkan terhadap penderita juga menunjukkan angka keberhasilan yang cukup signikan (dari 76% penderita yang meninggal thn 1996, turun menjadi 39% yang meninggal tahun ini). Padahal bukan rahasia lagi kalau negara ini, katanya, adalah "surga" bagi penganut free sex *hiiiiiiy*. Mungkin menurut mereka, biar free asal hati-hati kali ya.

Niwei, salam hangat (or dingin?:p) dari Holland

p.s.
source: Yahoo! News
by djim at 6 December 2006, 06:20
malem bos....apa kabar afrika barat??
AIDS???HIV???...tak terpikirkan apa yang harus aku ucapkan, selain "amit2 jabang bayi...."ojo sampe ketularan..."
hmmmm, mungkin itulah jika aku berpikir untuk diriku sendiri...egoku yang aka menghantarkan seribu tanda tanya karena apa dan siapa virus itu ada???ataukah benar seperti yang pernah aku dengar sewaktu aku masih kecil..."aids kuwi kutukan seko Gusti, merga wis akeh menungso sing ora cetho...."(aids itu kutukan dari Yang Maha Kuasa, karena sudah banyak orang yang tidak mengerti apa itu hidup yang benar.....).entahlah....

makasih ya udah mo mampir ditempat saya belajar menulis.
btw, pengen euy dapat liputan kesana, "mumpung" sekarang lagi diprogram jelajah....hehehe.
sekali lagi makasih bgt yah...salam hangat dari tendean...
by Arfina at 6 December 2006, 14:15
Kang Lui, hhiiiyyy AIDS walah emang buat pusing tujuh keliling para ahli kesehatan dunia...tapi jangan lupa flu burung saat sekarang bisa jadi pembunuh tercepat abad ini masih juga belum ketemu asal muasal ihwalnya, cara menghindarinya, meski sudah disosialisasikan untuk membersihkan kandang dll, terus cara mengobatinya... Sedangkan AIDS bisa dicegah dengan tidak melakukan hal2 seperti sex bebas, penggunaan jarum suntik dll...
Sepertinya menurut aku AIDS adalah penyakit hukuman atas perbuatan sendiri... meski memang ada juga yang terkena tidak sengaja...
Semoga Kang Lui disana bisa jadi agent yang baik dalam hal penanggulangan AIDS ini...
Selamat bekerja... Merdeka:))
by Yonan at 6 December 2006, 20:29
Wah mas, semoga nggak harus transfusi darah di sono yah... Ngeri juga karena 1:62 orang dewasanya sudah terjangkit HIV.. Take care di sana
by Bunda Key at 6 December 2006, 22:48
sebagai bunda anak dua, Ikut prihatin memang dengan wabah AIDS ini, semoga dinegeri kita tercinta ini, wabah nya nggak semakin meluas, inget anak tetangga, belum genap 17 tahun meninggal karena AIDS karena sering tukeran jarum suntik dand mungkin pasangan. Nauzubillah minzalik
Semoga Allah SWT Selalu melindungi kita semua ya kang ... and tetep istiqomah dijalan NYA. amiin
take care :D
by Aryanto at 7 December 2006, 02:38
Salam. makasih yah Mas Pralangga tlah mampir di blogku. Blog ini keren. info Aidsnya boleh juga nih
by pepeng at 7 December 2006, 22:37
sumpehh...baca aja aku dah ngeriii..sumpah.....!!!
apalg begituan ga pake kondom.....
pake kondompun tetep ogah...hehhehe..seyeemmm...!!!

by nanda at 7 December 2006, 23:16
waduh agak panjang X lebar nih postingnya, tapi bagus juga saya jadi lebih tau keadaan di afrika sana. Oiya mungkin gak klo malah personil militer yang datang kesana yang membawa bibit HIV??, kalau ada, apakah sudah diperhitungkan oleh badan UNAIDS sebelumnya??
by wieda at 8 December 2006, 08:51
wow...ngeriii banget yah klo denger AIDS gitu....kayanya di Canada di daerahku ga denger deh tentang itu..tapi mungkin karena aku ga care blas yah? klo hepatitis non A non B yg aku denger karena heroin adicted dan jarum suntik serta bood transplant.....tau deh pokoknya ngeriiii
palagi denger2 di Indon udah mulai juga tuh....
semoga dijauhkan dari hal2 tersebut..
selamat tugas ...sukses dan saya tunggu tulisan2 nya....
by mei at 8 December 2006, 13:27
makasih mas, nyempetin mampir ke blog aku

kesadaran untuk terhindar dari penyakit kelamin itu memang susah, karena biasanya terpatok dalam otak laki2 kalau berhubungan dengan sarung2an*nunut istilahmu mas* itu gak enaklah, kayak main ma plastiklah...padahal itu salah besar, karena sebelum melakuakn hub sudah tersugesti duluan bahwa berubungan dengan aman*berarti pake sarung2an* itu gak enak

so, buang jauh2 pikiran seperti itu kalau mau aman, iya to mas..hehe!!!
by bebex at 8 December 2006, 17:06
parah!!!
ampe segitunya,,,jadi kaya kacang...

bex pernah punya temen user, badannya abis kesilet2, mungkin itu gara2 wakapnya dy...
trakhir dy bilang ma bex kalo mo cek untuk test HIV, hasilnya... negatip! trus dy bilang... "ini untuk yang trakhir kalinya".

ngerti? bex ga ngerti... hahha!!! bodor emang bebex yah om :P
by FLaW at 8 December 2006, 19:20
HIV/AIDS memang musuh dalam selimut, tidak hanya di Liberia kayanya, tapi dimana-mana. Di Indonesia sendiri, katanya ada kurang lebih 5000 orang dgn HIV/AIDS. Tapi itu kan yang di report. Aslinya pasti berapa kali lipat jumlahnya. Dan spt-nya memang penderita HIV/AIDS disini kurang mendapat perhatian dari pemerintah.

Kang Lui, hati-hati ya disana. Maaf, baru mampir lagi setelah sekian lama. :)
by kw at 8 December 2006, 23:41
menyeramkan sekali. kenapa sih virus itu bisa muncul?
apakah kalau seseorang yang selalu ngeseks berganti2 pasangan ( yang semua bukan hiv positip bisa kena juga yah :)

eniwe, thx mas luigi atas komentarnya. cuman entah kenapa komennya dianggap spam oleh wp.spaminator

:)
by Milda at 9 December 2006, 13:12
AIDS = Anak Istri Dapat Sakit-nya...maka, waspadalah...waspadalah...!
by tukang nggedeblues at 10 December 2006, 05:28
beberapa waktu lalu mbaca berita soal kasus aids di indonesia. sayang, saya lupa data berapa jumlah penderitanya.

hiii....serem ..............
by tukang nggedeblues at 10 December 2006, 05:29
beberapa waktu lalu mbaca berita soal kasus aids di indonesia. sayang, saya lupa data berapa jumlah penderitanya.

hiii....serem ..............
by aroeng at 10 December 2006, 14:04
Salam Bung, diantara keempat saudara sekandungnya di mo-limo: maling, main (judi), minum (minuman keras) dan madat, yang namanya madon (main perempuan, bisa juga main laki) itu memang paling berat godaanya.

Kita sanggup menghindari bergaul dengan maling, tukang judi, peminum dan pemakai madat, tetapi bagaimana mungkin kita menghindari perjumpaan dengan lawan jenis?

Karenanya yang belum pernah madon jangan jumawa, bersyukur iman masih kuat (meskipun "imron" berontak), yang sudah pernah jangan kecil hati, banyak temennya, eh salah...., maksudnya pintu tobat masih terbuka.
by tukang nggedeblues at 11 December 2006, 00:24
wah, nggak bisa ngebayangin ngerinya kalo kena sakit ini. naudzubillah min dzalik, jangan sampai deh ........

apa kabar om?
by Dody Priambodo at 11 December 2006, 22:22
cegah AIDS..... hidup blogger :D
by Irwan at 12 December 2006, 04:30
indonesia ada diurutan keberapa yah?
by Qky at 12 December 2006, 14:38
Iiihhh serrreeem... perilaku seksual "abnormal" dan narkoba menjadi bibit unggul bagi buah HIV/AIDS... kasihan bagi yg terinfeksi karena kesalahan prosedur medis, perang, perkosaan :( Semoga menjadi hikmah bagi kita semua, ya, Gi :)
btw, salam dari Pondok Jagung, Serpong :D
by Oskar Syahbana at 12 December 2006, 22:08
It's very scary, do you know why Africa is the hotbed for the disease?
by haslina saidin at 12 February 2007, 18:11
ITULAH AKIBATNYA JIKA KITA TIDAK BERFIKIR SEBEUM MELAKUKANKAN SEBARANG PERKARA YANG BOLEH BUAT KITA MERANA SENDIRI AKIBAT KESERONOKKAN YANG HANYA SEMENTARA DAPAT KITA MILIKI.SEDARLAH WAHAI MANUSIA BERFIKIRLAH SEBELUM MEMBUAT KEPUTUSAN .
by debby aZa at 12 February 2007, 21:42
janganlah kau dekati Zina sebab Zina lebih kejam dari pembunuhan....
berfikir sebelum bertindak tu sangat puwenting bgt,jangan berfikir enaknya doanK...
bagi para boomsex Ti2Dj decH!!!!
by eBin at 12 April 2007, 02:48
serem banget klo ampe terjangkiti ama virus ini, mangkaya jangan anggap enteng nih virus
by dafin at 9 June 2007, 20:23
tolong dong sistem survailance dinigeria dan gimana cari penyebaran hasil pengolahan data