Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

HUT ke-63 TNI AU di Lebanon

3 November 2009, 14:19 , by Muhammad Soleh

 

(Blat Marjayoun UN Posn 7-3). “Selamat hari ulang prajurit Polisi Militer TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Satgas POM TNI Konga XXV-A/UNIFIL. Semoga prajurit Polisi Militer TNI Angkatan Udara semakin matang dalam pola pikir, pengetahuan dan profesionalisme, serta selalu sukses dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan negara, khususnya dalam melaksanakan tugas sebagai pasukan penjaga perdamaian dunia di Lebanon”, demikian sepenggal sambutan Dansatgas POM TNI Konga XXV-A/UNIFIL – Letnan Kolonel CPM Ujang Martenis dihadapan para anggotanya pada malam syukuran dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun ke-63 Polisi Militer TNI Angkatan Udara (POM AU) di Markas Satgas, UN Posn 7-3, Marjayoun, Lebanon, Senin malam (2/11).

Anniversary TNI AU

Anniversary TNI AU

Dansatgas mengatakan bahwa 14 orang dari 75 personel Satgas adalah personel Polisi Militer Angkatan Udara, sedangkan yang lainnya adalah 25 personel Polisi Militer Angkatan Darat, 20 personel Polisi Militer Angkatan Laut, dan 16 personel dari Mabes TNI. Mereka telah bekerja keras, dengan dedikasi yang tinggi dalam melaksanakan tugas di Satgas POM TNI.

Acara syukuran diawali dengan pembacaan sejarah singkat terbentuknya Polisi Militer TNI Angkatan Udara, sambutan perwira tertua dari POM AU Mayor POM Eri Yulianto, sambutan Dansatgas POM TNI, pemotongan tumpeng oleh Dansatgas, doa dan ramah tamah. Acara syukuran tersebut berlangsung sederhana, namun tetap tidak mengurangi makna dan kekhidmatan acara tersebut.

Anniversary TNI AU

Anniversary TNI AU

Sementara, Mayor POM Eri Yulianto, selaku yang tertua dari Polisi Militer Angkatan Udara di Satgas mengatakan bahwa Polisi Militer Angkatan Udara (POM AU) diusianya ke-63, POM TNI AU telah mengalami perubahan menuju yang lebih baik, seiring dengan pasang surutnya perkembangan POM AU. Salah satu contohnya adalah POM AU ikut serta dalam mendukung pemerintah atau TNI untuk pemeliharaan perdamaian dunia. Dengan tergabung dalam Kontingen Garuda XXV-A/UNIFIL bersama-sama dengan Polisi Militer Angkatan lain (POM TNI AD dan POM TNI AL).

Menurut Mayor POM Eri Yulianto, sejarah terbentuknya Polisi Militer Angkatan Udara adalah dengan didirikannya Sekolah Polisi Angkatan Udara Darurat di Yogyakarta pada tanggal 1 November 1946, dimana pada saat itu dalam rangka mengurangi beban kerja yang semakin berat dihadapkan jumlah personel yang terbatas, maka pimpinan AURI pada saat itu memandang perlu untuk mengadakan “Sekolah Istimewa” dibidang pengetahuan Kepolisian yang diberi nama Sekolah Polisi Angkatan Udara Darurat. Hasil pendidikan Sekolah Polisi Angkatan Udara tersebut merupakan cikal bakal anggota Polisi Angkatan Udara. Selanjutnya tanggal 1 Nopember dijadikan tonggak kelahiran Polisi Angkatan Udara. SP-81/XI/Konga XXV-A/UNIFIL

Muhammad Soleh Presently holding a first Lieutenant from Indonesia’s Air Force, Muhammad Soleh is now serving Garuda Contingent XXV-A, Indonesia’s Military Police Contingent (INDO-MP) under United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) since November 2008 as Contingent’s Public Information Officer. A traveling...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

I Wayan Suarjaya Naval Captain (KH) I Wayan Suarjaya, born in Werdhi Agung (Northern Sulawesi) on 29 September 1972, graduated from PAPK (Perwira Prajurit Karir) in 1998, further assigned to Public Information Office of Indonesia’s Naval Headquarters assuming the responsibility as Naval...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago