Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Puguh PAMUNGKAS

IBM Made in Sudan

14 June 2009, 03:27 , by Puguh Pamungkas

 

Berapa dari Anda yang mengenal Negara Sudan?
Tak kenal maka tak sayang, benar ‘kan?

Sudan adalah Negara terluas di benua Afrika, dengan luas wilayah 2.505.810 square km. Sungai Nil tak henti mengalir dan menjadi jantung kehidupan manusia di sepanjang alirnya. Ditengok dari batas wilayah, Negara ini dikelilingi sembilan Negara; Mesir, Central African Republik, Chad, Libya, Congo, Eritrea, Ethiopia, Kenya, dan _ Uganda_. Daerah bagian North adalah gurun Further South semi gurun, West and Central Area Savannah & Grassland, serta South dirimbuni rawa dan hutan.

Sudan adalah Negara kaya sumber daya alam, yang tersembunyi di tanahnya paling dalam. Tersebab oleh minimnya sumber daya manusia, kekayaan alamnya masih banyak yang terbelengkalai. Di satu sisi, kekayaan alam ini membawa berkah, tetapi di sisi yang lain membawa musibah. Berkah bagi pertumbuhan dan perkembangan Sudan. Musibah bagi ladang persemaian bibit-bibit pertikaiaan dan peperangan. Matahari Sudan tak henti meneteskan airmata. Langitnya menjerit-jerit. Pasalnya, pertikaiam dan perang saudara melanda cukup lama. Rumah-rumah kubus hangus. Rakyat berlari-lari menahan luka, mengungsi. Harga barang komoditi melambung tinggi. Ada yang mengayuh di air keruh. Banyak pihak asing yang memanfaatkan konflik ini.

Embargo ekonomi Amerika dan impor barang mengakibatkan harga-harga kebutuhan hidup melambung tinggi. Sampai kini, pembangunan belum merata di berbagai penjuru Sudan. Masih banyak jalan-jalan yang belum beraspal dan jika musim penghujan tiba, ada yang tidak bisa dilalui sama sekali oleh kendaraan beroda. Hal ini dialami oleh Bapak dan Senior yang khususnya berada di bagian selatan Negara ini dibawah payung UNMIS (UNITED NATIONS MISION IN SUDAN). Sedangkan yang bergabung dalam UNAMID (AFRICAN UNION UNITED NATIONS HYBRID OPERATION IN DARFUR) harus melalui gurun yang notebene hanya bisa dilalui dengan 4wd vehicle.

Bangsa Sudan adalah bangsa sangat bersahabat, dimana kolaborasi dimensi kultural dan dimensi religi mengalir damai di kehidupan keseharian rakyat Sudan. Ciri khas postur tubuh mereka adalah tinggi besar dan warna kulit agak kelam. Kombinasi antara gen Arabian dan African..

Sudahkah Anda tahu kalau Sudan memiki peradaban tinggi?

Sebuah peradaban sungai?

Kalau selama ini kita hanya mengenal peradaban sungai terbatas pada Negara China dan India, Sudan juga ternyata. Piramid-piramid tegak berdiri gagah di daerah Shendi. Menurut arkeolog, peradaban pyramid di Sudan lebih tua dibandingkan dengan peradaban piramid di Mesir. Medium yang menjadi tumbuh berkembangnya peradaban ini adalah sungai Nil yang berasal dari danau Victoria, mengalir di daratan benua Afrika hingga bermuara di Mesir.

Takdir keajaiban atau kebetulan yang membuat saya bisa singgah di negeri ini?

Bagai sebuah perahu yang terdampar di pinggir sungai, saya pun bisa singgah di negeri ini, Sudan, pusat kebudayaan Arab. Saya bergabung dengan UNAMID (AFRICAN UNION UNITED NATIONS HYBRID OPERATION IN DARFUR) sebagai Movement Control (MovCon) yang berupaya membantu support logistics cargo maupun transportasi Staff yang terdiri dari berbagai mission category; civilian, military, contractor dan police. Banyak ilmu dan pengalaman baru dalam perjalanan ini. Sungguh menggetarkan.

IBM
Apa itu?
Anda sudah tahu?

IBM adalah sebuah produk. Produk Manufacturing Informasi Teknologi? Yang pasti bukan! Lalu? IBM adalah sebuah produk Budaya Bangsa Sudan. Mari kita kupas satu persatu arti dibalik kata “IBM”. I, Anda boleh menebak,dan juga boleh menanti apa yang saya paparkan. I, pada mulanya adalah ungkapan berbau ajaran agama, Islam. I, pada dasarnya adalah sebuah niat atau itikad kuat untuk memenuhi janji. I, pada awalnya adalah keinginan untuk berkomitmen memenuhi apa yang telah disepakati. Tapi, apa yang terjadi? Janji tinggal janji. Tak ada bukti. Insya Allah. Itulah isi dibalik huruf “I”. Anda yang beragama Islam pasti mengerti dan paham penggunaan kata itu. Jika seorang muslim memiliki janji kepada seseorang, pastilah kata itu meloncat dari bibirnya. Seperti ikan meloncat menjemput udara. Begitu gesit dan mudahnya.

I- sya-Allah. Makna sederhananya adalah jika Allah menghendaki. Tuhan (Allah) menjadi sandaran untuk ingkar janji. Kata Insya Alloh telah pisah dengan makna yang sesungguhnya. Penetapan dan penepatan berubah menjadi pengingkaran dan penundaan. Ironis, bukan?. Semoga kita tidak termasuk manusia yang menyelewengkan kata Insya Alllah. Amen.

B, ada apa dengan huruf B? yang jelas ada rahasia di baliknya. Anda boleh menebak kata-kata di dalam B adalah Burok atau Borok. Up to you. Ya udah, daripada Anda lelah memerah otak, lebih baik saya beritahu saja. Do you agree?. Huruf B menyimpan kata ‘Bukro’, yang makna bahasa Indonesianya adalah “besok”. Orang Arab dan lebih khusus orang Sudan mengeluarkan kata ‘Bukro’ jika punya janji atau ingin mengerjakan sesuatu. Sebuah contoh dialog, “Wahai Babiker, kapan kau mau menyelesaikan pekerjaan ini?”, ya, insya Alloh bukro lah, jawabnya. Namun setelah dinanti sampai besok hari, ternyata panggang jauh dari api, janji meleset dan melesat.

Terkadang ‘Bukro’ menjadi senjata maha ampuh ketika kita ditodong segunung pekerjaan yang bukan pada waktu dan tempatnya. Bagaimana gak kesal jika meningalkan setumpuk pekerjaan mereka dan mereka pulang tepat pada waktunya ga boleh lebih semenit pun pulang ya pulang aja dengan santai mereka bilang saja ‘Bukro’. Jadi deh kena getahnya dimana berkas yang berbau atau berjudul MOP (Movement of Personnel) dan CMR (Cargo Movement Request) sering numpuk di meja kerja Ya, biar aman namanya dari pada dikejar-kejar deadline jam tayang film documenter yang berjudul ‘Passenger Manifest’, mau ga mau dari pada rebut ama si tuan tanah terpaksa deh diselesaikan,..

Saya punya cerita lain,. Tentang booking tiket untuk cuti pulang, sungguh menjemukan. Bagaimana tidak, gara-gara kata ‘Bukro’, saya dibuatnya pegal nunggu. Bukro bisa bermakna dua, tiga atau seminggu. Misalnya, saya melakukan booking tiket kepada Kang Hasan Ostman, dia adalah koneksi di salah satu Dream travel agent Sudan, saya harus menunggu berabad lamanya menanti konfirmasi si tiket Mudik. Capek dehhh.

“M”, untuk Ma fi musykilah. Yang maknanya adalah no problem. bahasa Acehnya Hana Masalah. Kata Ma fi musykilah di sini telah menjadi last keyword keseharian. Kata ini begitu lancarnya meluncur dari biblir mereka. Di satu sisi, tradisi ini memiliki keburukan, tapi di sisi yang lain adalah kebaikan. Keburukan, karena merupakan penyerdahanaan masalah yang tak sederhana. Dan kebaikan, karena bisa menjelma jalan kesepahaman dan kedamaian. Sebuah contoh, kita sudah buat appointment waktu penjemputan, jika melewati batas waktu, mereka cukup berkata; Ma fi musykilah. Contoh lainnya, jika mobil kita ditubruk sampai ambruk karena kebiasan adat istiadat mereka mengemudi yang ampun banget deh!, mereka cukup berkata “Ma Fi Musykilah” juga. Cuapek dehhh.

Itulah IBM made in Sudan. Apakah Anda ingin menikmati atau mencaci? Silahkan anda datang kemari. Tapi, sebenarnya masyarakat Sudan sangat baik hati, jika kita bisa menyentuh relung hati mereka yang terdalam. Mereka serta merta akan mempersembahkan kemulyaan dan kehormatan kepada Anda. Apalagi Anda sebagai tamu mereka. Percaya ga? Buktikan saja deh!!!.

Puguh PAMUNGKAS Puguh PAMUNGKAS With extensive hands-on experience in Movement Control and Air Operation field, Puguh Pamungkas contributed a significant role under the flag of UNHAS – United Nations World Food Programme Humanitarian Air Service, based in Banda Aceh, Aceh province – Indonesia. His...

Detail Profile »

5  Comments

by azil s achmad at 14 June 2009, 20:57

setuju boss, gak turunan arab gak turunan dinka, sama saja…

by handry at 15 June 2009, 06:52

Bravo brother..keep moving,we are (Ex UNHAS Team INDONESIA) always support you.Could we’re together on one team again???

by alaika at 16 June 2009, 09:22

wow, aq tersesat in browsing some info, dan terdampar di websitemu, dan ternyata…cool banget. How lucky u r….can be there.., wishing u all the best and thx for writing d article, it is really informative.

by mewal at 17 June 2009, 11:11

Waduh man gawat dunk….gw bisa kena IBM juga dunk man..

by fajri at 24 June 2009, 17:57

bravo bro..
semoga misi perdamian ini bisa membuka mata dunia akan negara kita. perdamaian merupakan tanggung jawab semua orang di dunia..
semoga amal anda dan saudara2 kita dari indonesia bisa membuat dunia lebih baik dalam kehidupan yang damai

salam

fajri aceh pidie

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

797 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

I Wayan Suarjaya Naval Captain (KH) I Wayan Suarjaya, born in Werdhi Agung (Northern Sulawesi) on 29 September 1972, graduated from PAPK (Perwira Prajurit Karir) in 1998, further assigned to Public Information Office of Indonesia’s Naval Headquarters assuming the responsibility as Naval...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 7 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 10 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 10 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 11 days ago

TNI Bantu Clearing Landasan Helipad di Dungu
(Dungu-Kongo, 19/01). Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-I/MONUSCO dibawah pimpinan Letnan Kolonel Czi Sapto Widhi Nugroho selaku Komandan Satgas (Dansatgas) di samping tugas pokoknya memberi bantuan Zeni kepada Divisi Timur Brigade Ituri MONUSCO (Mission De L Organisation Des Nations Unies pour La Stabilization en Republique Demokratique du Congo) diantaranya mengerjakan jalan Dungu-Duru sepanjang 38 Km dan pemeliharaan Runway, juga melaksanakan clearing di sekitar landasan Helipad di Dungu agar tetap terjaga kebersihannya serta tidak mengganggu helly pada saat take off maupun landing, Rabu (18/1/2012).
Sulikan , 13 days ago

 

Recent Comments

frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Sameer commented on Makhluk Tuhan Paling Sexy di Nepal
a few seconds ago


sutiana commented on Tibet dan romantisme putus cinta
a few seconds ago