Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Indobatt Market Day: Pertemuan trik dagang, kekerabatan, perputaran uang dan hiburan

15 June 2010, 17:24 , by Ro'is Nahrudin

 

Dulu, ketika almarhum kakek saya masih jaya berdagang, beliau sering becerita tentang pentingnya berdagang secara fair dan jujur dan unsur hiburan didalamnya yang tidak pernah akan didapatkan di tempat lain. Oleh sebab itu beliau berpesan supaya saya pergi ke pasar tradisional jika saya sedih atau baru gundah. Dengan melihat tata cara orang berkomunikasi dan bernegosiasi, secara tidak sadar pikiran penat kita akan teralihkan dalam suasana persudaraan dan kesepakatan yang unik yang terjadi antara penjual dan pembeli.

Bagi Tim Civil Military Coordination (CIMIC) Indobatt, ide Komandan Satgas Indobatt XXIII-D/UNIFIL Letkol INF Andi Perdana Kahar untuk menyelenggarakan kembali Indobatt Market Day pada 13 Juni 2010, dalam konteks penugasan operasi tentu saja lebih dari sekedar sepenggalan memori masa kecil saya yang ternyata cukup berkesan tersebut. Diawali dengan trial and error pada pelaksanaan Indobatt Market Day bulan sebelumnya yang sebenarnya dinilai sudah cukup sukses, Panitia Indobatt Market Day kembali menggelar sebuah kegiatan yang sama namun dengan menggunakan konsep yang lebih komprehensif.

Diawali dengan lesson learned Indobatt Market Day bulan April 2010, proses persiapan dilanjutkan dengan perencanaan detail perihal item barang yang diinginkan sebagian besar prajurit, survey pasar dan pedagang terkait item yang dibutuhkan. Tidak lupa pula dilakukan penetapan pedagang yang akan diundang, penyebaran undangan kepada kontingen UNIFIL, termasuk didalamnya setting tempat, pengamanan, peminjaman perlengkapan tambahan ke kontingen lain, hingga penyiapan tim “Pong Dut” untuk hiburan selama pelaksanaan kegiatan. Tentu saja, tidak lupa mengundang seluruh juru masak tiap-tiap kompi Indobatt untuk berperan serta. Semua rangkaian kegiatan tersebut tentu tidak dapat dilakukan tanpa koordinasi dan kerja sama tim yang solid.

H-7 pelaksanaan Indobatt Market Day, panitia sudah mulai melaksanakan tugas masing-masing. Kemudian pada H-3, panitia menggelar paparan tengahan untuk mengetahui perkembangan situasi daerah operasi yang mungkin berdampak pada pelaksanaan kegiatan sekaligus untuk mengetahui kesiapan pelaksanaan kegiatan. Dari kegiatan ini, didapatkan sebuah wacana bahwa kegiatan Indobatt Market Day kali ini tidak bertepatan dengan Hari Gajian Prajurit. Hal ini memunculkan pemikiran perihal kemungkinan daya beli prajurit yang sangat lemah karena akan dilaksanakan sebelum Pay Day. Bahkan dapat dipastikan bahwa hampir seluruh kegiatan jual beli akan tidak kondusif untuk kegiatan Indobatt Market Day kali ini. Menjawab concern panitia ini, Komando memberikan sebuah solusi yang sangat luar biasa dengan menerapkan sistem “peminjaman” bagi seluruh prajurit untuk “mengamankan” kegiatan Indobatt Market Day ini. Masalah finansial teratasi sudah dengan kebijakan ini.

Ada beberapa hal yang perlu dipedomani perihal keputusan komandan dan tim manajemen satgas berkenaan dengan kebijakan yang dikeluarkan diatas. Tujuan apa yang ingin dicapai dari Kegiatan Indobatt Market Day ini hingga Komando memutuskan untuk meminjamkan finansiil kepada 1000 prajuritnya? Dari sisi Standard Operating Procedure (SOP), ada ihwal yang menyatakan bahwa prajurit Indobatt tidak diperbolehkan melaksanakan kegiatan administrasi tanpa melalui proses perijinan yang ketat. Hal ini berdampak kepada “menumpuknya” kebutuhan harian prajurit yang harus penuhi. Faktor lain adalah banyaknya desakan dari para pedagang di sekitar Daerah Operasi Indobatt yang terus menerus menanyakan perihal SOP diatas dan dampaknya terhadap perputaran perdagangan mereka, sehingga hasil para pedagang menurun sangat drastis.

Dari sisi lain, disadari atau tidak, fenomena jual beli adalah wahana komunikasi dan negosiasi antara penduduk lokal dan prajurit Indobatt yang sangat efektif. Semenjak SOP diterapkan, sangat terasa betapa komunikasi yang telah terjalin sebelumnya terus mengalami penurunan. Seperti diketahui bahwa meskipun bahasa adalah kendala utama, para prajurit dalam prakteknya justru dapat mengatasinya dengan cara yang unik. Mereka menggunakan sarana komunikasi verbal jual beli dan bahasa tubuh. Pun hasil yang diperoleh adalah simbiosis mutualisme bagi kedua pihak. Sungguh komunikasi dan negosiasi sejenis ini tidak dapat dilaksanakan ditempat lain.

shopping6shopping5

Pertemuan kepentingan semua elemen positif dalam kegiatan Indobatt Market Day merupakan tujuan utama yang ingin dicapai oleh Satgas Batalyon Mekanis XXIII-D/ UNIFIL. Acara ini tidak saja dirancang sebagai pertemuan antara pedagang dalam menjajal seluruh trik dagang untuk bersaing secara fair dan jujur untuk mendapatkan pembeli, namun juga lebih dari itu. Pertemuan antara prajurit yang selama operasi terpisahkan satu sama lain dalam kantong-kantong patroli dapat difasilitasi serta kepenatan rutinitas harian operasi dapat terobati. Diatas itu semua, upaya untuk memenangkan hati dan pikiran masyarakat lokal, membangun rasa percaya masyarakat terhadap kehadiran pasukan UNIFIL diwilayahnya, membantu perekonomian mikro penduduk local akhirnya dapat tercapai. Sungguh Indobatt Market Day adalah kegiatan yang menguntungkan semua pihak ditinjau dari semua aspek. (RN)

Ro'is Nahrudin Major Inf. Ro’is Nahrudin has been serving in the Indonesian Army (TNI AD) for over 13 years. Undertaking office at the Indonesian Defence Language Education and Training Center in Pondok Labu Jakarta Selatan. Holding a Graduate Degree in English Literature...

Detail Profile »

1  Comment

by jarwadi at 15 June 2010, 18:35

ide yang cerdas dari taruna taruna indonesia, saya pun tidak kepikiran akan keuntungan simbiosis yang luar biasa karena suasana perdagangan pasar tradisional merupakan pemandangan biasa sehari hari di desa dimana saya tinggal

selamat bertugas, semoga merah putih senantiasa berkibar!

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

798 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Rane HAFIED Radio Broadcasting has been his hobby and work for almost 15 years, way back to his college time in Indonesia. For the past 9 years, Rane or also known as JaF has been working at a radio station in Singapore...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 7 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 14 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 17 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 17 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 18 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago