Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Kawula PENGEMBARA

Indonesia kirim 1125 personel penjaga perdamaian di Lebanon

9 October 2009, 14:19 , by Kawula Pengembara

 

Indonesia merupakan negara yang cinta damai, namun lebih mencintai kemerdekaan. Penegasan itu tertuang dengan jelas dan tegas dalam konstitusi, oleh karena itu penugasan dalam rangka membangun perdamaian abadi dimuka dunia melalui pasukan perdamaian dibawah bendera PBB telah sesuai dengan tujuan bangsa Indonesia. Demikian amanat yang disampaikan Kasum TNI pada upacara pembukaan pratugas Kontingen Garuda di Lapangan Upacara Pusdikif Cipatat Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/10).

Pratugas Garuda 1

Pratugas Garuda

Meningkatnya kepercayaan PBB terhadap kemampuan Indonesia khusunya TNI dalam menjaga perdamaian dunia dengan meminta tambahan pasukan merupakan suatu kebanggaan yang telah dicapai kontingen Garuda dimanapun mereka ditempatkan. Suatu penugasan yang akan dilaksanakan sebagai implementasi dari cita-cita bangsa Indonesia yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea empat yang berbunyi ”Ikut Serta Melaksanakan Ketertiban Dunia Yang Berdasarkan Kemerdekaan, Perdamaian Abadi dan Keadilan Sosial”. Tekad mulia ini dijabarkan melalui UU RI No. 34 tahun 2004 tentang TNI.

Pada pasal 20 ayat 3 yang menegaskan tentang penggunaan kekuatan TNI dalam rangka tugas perdamaian dunia. Dalam pasal tersebut secara jelas ditegaskan bahwa TNI melaksanakan tugas perdamaian dunia sesuai dengan kebijakan politik luar negeri.

Lebih lanjut Kasum TNI menegaskan bahwa materi latihan adalah materi standar PBB ditambah beberapa materi lain yang dianggap relevan guna mendukung kelancaran pelaksanaan tugas di daerah operasi. Materi-materi tersebut antara lain materi pengantar berupa pembekalan dari para pejabat baik pejabat di lingkungan Mabes TNI maupun pejabat dari beberapa departemen terkait. Materi umum berupa Standardized Generic Training Modules (SGTM), materi utama berupa Standardized Training Modules (STM) dan materi pendukung lainnya. Disamping materi-materi tersebut di atas, pembinaan fisik juga tetap terpelihara guna mencapai tingkat kesapmataan jasmani yang stabil agar dapat tampil maksimal di daerah penugasan, sehingga diharapkan dapat profesional dalam melaksanakan tugasnya.

Selain itu lanjut Kasum TNI, tugas pasukan PBB sangat berbeda dengan tugas-tugas konvensional sebagai militer dalam operasi militer untuk perang (OMP). Negosiasi, persuasi dan diplomasi merupakan alat utama bagi keberhasilan pasukan PBB. ”Meskipun kalian dilengkapi dengan senjata namun penggunaan senjata adalah sebagai alternatif terakhir dalam bertugas di Peace Keeping Mission. Bahwa setiap anggota harus terus-menerus mendalami karakteristik wilayah penugasan operasi di Libanon yang tentu saja sangat berbeda dengan negara kita, baik dari sudut geografis, demografis maupun kondisi sosial budayanya serta pengetahuan yang mendalam tentang konflik yang terjadi disana, sehingga tidak dianggap oleh pihak yang berkonflik memihak pada satu kelompok”, tegas Kasum TNI Laksdya TNI Y. Heru Didik Purnomo.

Latihan Pratugas akan dilaksanakan selama 1 bulan mulai tanggal 7 Oktober s.d 7 November 2009 di Pusdikif Cipatat Bandung. Peserta yang akan mengikuti Latihan Pratugas sebanyak 1175 personel terdiri dari 50 personel penyelenggara latihan (pelatih dan pembina) dan 1125 pelaku (Satgas Yonif Mekanis 850 personel, Satgas Force Head Quarter Support Unit 150 personel, Force Protection Unit 50 personel, dan Kompi PM TNI 75 personel.

Sampai dengan saat ini, prajurit TNI yang bertugas di Lebanon mencapai hampir 1500 personel yang terdiri dari Satgas Yon Mekanis Konga XXIII-C, Satgas POM TNI Konga XXV-A, Satgas FHQSU TNI Konga XXVI-A, Satgas Maritime Task Force Konga XXVIII-A, Satgas Kompi Mekanis TNI Konga XXIII-C1 dan Satgas Kesehatan TNI Konga XXIX-A. SP-123/X/2009/Pen.

Kawula PENGEMBARA Kawula PENGEMBARA Kawula Pengembara is a new comer in peacekeeping system he happened to be in Africa for some reasons or another. He loves to travel and has lots of stories. He has a single seater flying background and he loves adventures...

Detail Profile »

1  Comment

by Adhitya septriadi at 14 October 2009, 16:04

Semangat untuk persiapanya bapak2 semua …!!! sehingga pada saat sampai disana dapat menjadi prajurit yang hebat dan terbaik…!!

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

799 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Irdy Joviano Currently serving at MONUSCO (United Nations Stabilization Mission in the DR Congo) as a Military Observer in remote place namely Kanyabayonga in North Kivu Province, DRC. Marines Officer, with present in the rank of Major, born in Palu, Central Sulawesi...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 6 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 13 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 16 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 16 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 17 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago