Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Investigasi UNIFIL terhadap insiden 3 Agustus 2010

13 August 2010, 09:24 , by Sanra Michiko Moningkey

 

(El Aadeisse, 12/8) Insiden kontak bersenjata antara Angkatan Bersenjata Lebanon (LAF) dengan Tentara Israel (IDF) pada tanggal 3 Agustus 2010 telah menyebabkan jatuhnya korban jiwa baik di kedua belah pihak maupun masyarakat sipil Lebanon. Insiden yang sangat serius sejak diberlakukannya Resolusi Dewan Keamanan PBB nomer 1701 pada tahun 2006 tersebut, telah memunculkan tuntutan publik internasional tentang perlunya sebuah investigasi terhadap pelaku dan saksi mata yang berada di lapangan pada saat terjadinya insiden.

Menyikapi tuntutan publik tersebut, maka UNIFIL sebagai pihak netral dan mewakili Perserikatan Bangsa Bangsa membentuk sebuah Tim Investigator, untuk kemudian melakukan pemeriksaan terhadap seluruh pihak terkait yang berada di lapangan, termasuk pihak Indobatt sebagai satuan UNIFIL yang sedang bertugas di tempat kejadian, serta kedua belah pihak yang melakukan konflik (IDF dan LAF).

Bertempat di Markas Kompi Mekanis A Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-D/UNIFIL (Indobatt), UN Position 9-63, El Aadeisse, pada tanggal 12 Agustus 2010, Tim Investigasi UNIFIL, yang diterima langsung oleh Wakil Komandan Indobatt Letkol Mar Guslin, menggelar pemeriksaan terhadap seluruh personel Kompi A yang berada di lapangan selaku saksi mata. Secara hukum, saksi mata dari Kompi A tersebut dituntut untuk menyampaikan seluruh informasi aktual terkait dengan insiden yang terjadi sesungguhnya.

Investigasi yang berlangsung selama hampir 7 jam tersebut, melibatkan 12 orang pemeriksa UNIFIL yang berasal dari beberapa negara, termasuk Hungaria, India, Irlandia, Italia, Perancis, Spanyol serta Sierra Leone, dan dipimpin oleh seorang Perwira Perancis atas nama Letkol Thureoun. Selain itu, turut hadir 2 orang Perwira Sector East Military Police Unit (SEMPU) atas nama Kapten Caj Erik Naibaho dan Kapten Cpm Edi Rohman yang ikut membantu proses pemeriksaan terhadap personel Indobatt.

RZL_0507

RZL_0509

RZL_0512

RZL_0528

Lebih lanjut, jalannya proses investigasi diawali dengan penjelasan singkat tentang dasar dan tujuan pemeriksaan oleh Pimpinan Tim Investigasi. Menurut Letkol Thureoun, dasar pemeriksaan adalah tuntutan publik internasional tentang pihak-pihak yang terlibat secara langsung pada insiden serius tersebut. Sementara itu, mengenai tujuan, pimpinan investigasi menyebutkan bahwa pemeriksaan bertujuan untuk mendapatkan kejelasan dan kebenaran informasi aktual tentang pelaku dan kronologis insiden kontak bersenjata.

DSC_0482

Selesai menyampaikan penjelasan tersebut, selanjutnya pihak investigator membagi saksi mata Indobatt menjadi 3 kelompok interview, dimana masing-masing kelompok didampingi oleh Perwira Indobatt yang dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris selama proses pemeriksaan berlangsung.

Pada saat proses investigasi berlangsung, dilaksanakan pula proses pemeriksaan fisik tempat kejadian secara langsung di sekitar perbatasan Israel – Lebanon, tepatnya di sekitar titik TP-37. Pada saat investigasi berlangsung, Letkol Thureoun juga menyampaikan bahwa hasil akhir pemeriksaan nantinya akan dilaporkan kepada UNIFIL Deputy Force Commander dan selanjutnya kepada UNIFIL Force Commander. Setelah itu, Panglima UNIFIL akan menyerahkan laporan hasil investigasi kepada Perserikatan Bangsa Bangsa sebagai pertanggungjawaban hasil pemeriksaan kepada pihak-pihak terkait di lapangan saat terjadinya insiden.

IMG_0955

IMG_0959

Akhirnya, pada pukul 16.00 waktu setempat, sebelum meninggalkan Markas Kompi A, Pimpinan Tim Investigasi beserta anggota tim menyampaikan apresiasi kepada Komandan Indobatt, Letkol Inf Andi Perdana Kahar, yang turut mendampingi proses pemeriksaan di bagian akhir, terkait dengan pelaksanaan pemeriksaan yang telah berjalan lancar dan setiap saksi mata Indobatt telah memberikan informasi yang diketahuinya secara terbuka dan apa adanya.

Sanra Michiko Moningkey Captain Air Force Sanra Michiko Moningkey was born in 1976 in Manado, having been graduated from the Indonesia’s Air Force Academy in 2002 is presently serving the United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), as Indonesia’s Garuda Contingent – Military...

Detail Profile »

1  Comment

by Dedy Maryanto at 21 August 2010, 02:45

Excuse Me please,Mom/Sir :
Tell Her: Could I CONTACT with Captain SUS Sanra Michiko Moningkey, (Woman Air Force).

Warm regard.
CSGT Dedy Maryanto.Information Service,AdiSutjipto AFB.

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

798 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Joe Juferdy Juferdy, since his appointment as Community Service under the The United Nations High Commissioner for Refugee (UNHCR) in 2005 based in Aceh, has been extensively liaising with local Non – Governmental Organization (NGOs), community leaders and local authorities on matters...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 7 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 14 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 17 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 17 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 18 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago