About This Post

Correspondent Luigi PRALANGGA

Total 36 comments

Podcast Status No podcast here!

Features Email article link

Posted 551 days ago

technorati View blog reactions

post to del.icio.us

post to digg

post to ma.gnolia

Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.

Rating Entry

Rating: 5.0/10(1 vote cast)

Articles

It is not easy to be me [Refugee]

“Paling sedikit sebesar US$ 36 juta dari total US$47 juta tersebut akan banyak dipergunakan kedalam implementasi program di DRC, dimana sisanya [dari dana tersebut] akan dipergunakan oleh negara yang mengakomodasikan para pengungsi asal Congo tersebut…dan itu duit semua, lho!

Paling kurang, sejumlah US$62 Juta – adalah dana yang dibutuhkan untuk memulangkan sekitar 98,500 pengungsi Congolese dan bantuan bagi 1,1 juta jiwa populasi yang tercecer [internally displaced persons] di Democratic Republic of Congo (DRC), sumber data dari UN.

Dari hasil perbincangan di Geneva, Switzerland, badan PBB urusan pengungsi (UNHCR), menambahkan bahwa US $47 juta dibutuhkan untuk mendukung pemulangan pengungsi dan reintegrasi mereka yang hidup di negara sekitar DRC.

“Paling sedikit sebesar US$ 36 juta dari total US$47 juta tersebut akan banyak dipergunakan kedalam implementasi program di DRC, dimana sisanya [dari dana tersebut] akan dipergunakan oleh negara yang mengakomodasikan para pengungsi asal Congo tersebut. Dan itu duit semua, lho!

Menurut data dari UNHCR, sekitar 400 ribu jiwa – pengungsi asal Congo, bertebaran di kawasan Afrika Tengah dan seputaran regional danau raya, seperti di Angola, Burundi, Central African Republic, Republik of Congo – Brazaville, Rwanda, South Africa, Tanzania, Uganda, Zambia dan Zimbabwe.

Pemilu di Congo yang sedianya usai beberapa bulan yang lalu, memberikan secercah harapan bagi proses pemulangan pengungsi,meski situasi dan kondisi keamanan masih menjadi masalah serius bagi para pemudik kembali ke kampung asalnya masing-masing, namun pemulangan tidaklah semudah dan sederhana layaknya seperti kita mudik ke kampung saat mudik musim lebaran…

Situasi keamanan dan pelucutan senjata bagi kelompok-kelompok yang bertikai di pedalaman adalah salah satu isu, yang dapat membuat kekacauan dan mengintimidasi para pemudik tidak lama setelah mereka kembali pada kampungnya masing-masing.

by venus at 18 February 2007, 17:56
itulah kenapa aku selalu benci perang, kang :(
siapa pun pemenangnya, korbannya justru selalu mereka yang bahkan mungkin ga ngerti kenapa perang atau konflik itu terjadi. duh!
by Evy at 18 February 2007, 21:19
Ya Allah, trus apa ga masuk angin anak2 itu? Ternyata ada yang lebih parah dari negeri kita ya...?
Salam kenal juga, senang mampir di blog-nya UN
by Mashuri at 18 February 2007, 22:34
Apakah misi yang Anda ikuti ini hanya terbatas di benua Afrika? Bagaimana dengan Iraq yang kini konon juga sudah mulai banyak pengungsinya?
by sa at 19 February 2007, 11:05
syukurlah situasi sudah berangsur membaik ya.
moga tidak akan ada lagi perang-perang lainnya.
apakabar, gi?
by Kana at 19 February 2007, 16:42
yeah, life isn't always easy for the refugees... not only in africa, here in indonesia, the refugees' life never been as good and nice as before. i just watch the news on the tv yesterday. it told us about the life of a man after the big flood in Jakarta. he couldn't build his house as soon as possible because he has no money and there's nothing left from his house that he can use for at least fixed some parts of his house. and he's only a meatball seller. and our goverment doesn't seem really care about this refugees' life... *do'oh!
by Arif Kurniawan at 20 February 2007, 07:30
Nasib refugee memang selalu menyedihkan. Katanya film blood diamond yang dibintangi Leo DiCaprio saja masih belum bisa menceritakan betapa kejamnya derita yang dialami pengungsi.

Untuk di dalam negeri, Ambon, Aceh, Timor, Poso... masih menyisakan derita. Derita yang susah dihapus.

Semoga Kang Luigi, dan teman-teman disana, setidaknya mampu mengurangi beban tersebut.

Terimakasih sudah posting ini, Kang.
by Helgeduelbek at 20 February 2007, 08:37
Wah saya gak komen dulu mas, salam kenal saja yah. BTW hebat yah lagi "berjuang" nih. Sukses selalu.
by ime'... at 20 February 2007, 18:47
masih banyak PR yah, kang?

PS: daharelime-ngakunahidji? makannya lima piring ngakunya satu? hahahahahha... dasar!!!

by ShOFa at 21 February 2007, 20:12
ya ampun 5 tahun di pengungsian dg kondisi yg ga memadai gt tp msh tetep semangat sekolah,, salut!!
btw pa kabar luigi?
maab baru sempet mampir hehehe..
by hani at 21 February 2007, 21:14
Duh, namanya pengungsi di NZ bener2 dimanja abis deh ama pemerintah. Nggak ngebayang dinegaranya kaya' apa ya. Disini kebanyakan Somalia
by linda at 22 February 2007, 14:42
wah kebayang deh gak ada MCK
trus kumaha kalo kebelet kang?
by spedaman at 23 February 2007, 12:53
pengungsinya banyak juga om,,,
klo baca2 dari tulisan om Luigi yg dulu, emang perang serem bgt!
sampe byk ce2 yg dipaksa ikut gerilya.

wuiiiiiii....

naik sepeda lagi ah,,,,
*kring kring*
by triadi at 24 February 2007, 22:13
itu belum bicara masalah pendidikan untuk anak anak setelah perang...

tapi perang bagaimanapun juga sebuah keniscayaan...
keniscayaan yang menyedihkan...
by bagonk at 25 February 2007, 00:00
wah.... :(
perang di congo udah berlangsung berapa tahun tuh... dan sampai kapan akan berakhir...?
lagi-lagi yang jadi korban rakyat jelata... semua gara-gara nafsu gila sekelompok elit saja...
by Rika at 25 February 2007, 04:17
Kang, minggu lalu saya nonton Blood Diamond.. Saya langung ingat dengan Kang Luigi.. jujur saja, sepanjang menonton film itu, jantung saya ga pernah berhenti lari-lari. Mau nangis rasanya saya melihat camp terbesar yang ada di di perbatasan Sierra Leone (?).. to think that at the other part of the world, they are suffering.. :(

God Bless You Kang!
by yoki at 25 February 2007, 10:59
perang memang hanya menyalurkan adrenalin yang memuncak dari segelintir orang atau kelompok, dampaknya? tidak ada perang yang happy ending........di Indonesia juga sedang perang?? perang sama moralitas yang ada dalam society! siapa yang bertanggung jawab?........
by mutiaramaya at 26 February 2007, 19:30
jangan sampe ada deh perang lagi, ngeri!!..

salam dari semarang buat kang luigi di negeri bau kelek :)
by Ocktave at 27 February 2007, 02:59
Mas Luigi sempet mampir ke Sierra Leone nggak.

Sebagian combatan Liberia datengnya juga dari Sierra Leone karena masih tetanggaan.

Kayaknya perang itu kayak penyakit menular, hanya bisa diobati dengan tobat dan saling memaafkan.

" Maybe you cannot forget you can forgive" adalah vaksin yang harus diberikan kepada mereka supaya tidak terus menerus saling membenci dan balas dendam.

salam dari Nepal...
by Jennie S. Bev at 28 February 2007, 11:49
Luigi, I'd like to see some footage, perhaps you can link it to YouTube, if you have time... I'm always interested in activism. I've watched The Invisible Children about child soldiers in Africa. I'm sending my thoughts and prayers to you, your team, and the people in Africa.

I thank you for all that you've done to the world.

Jennie S. Bev
http://www.jennieforindonesia.com
by ira lennon at 28 February 2007, 14:02
Bang Luigi...thx buat sharing. Aku prihatin ngebayangin nasib para refugee. Syukur deh, walaupun indonesia negri miskin papa, aku ga perlu ngungsi ke negri orang ;) Salut buat kang luigi yang berjuang disana, for a better world. Tetap semangat ya kang, and stay gorgeous as always :)
by wieda at 1 March 2007, 02:27
wah perang itu sebenarnya buat apa seh? menghancurkan dunia koq merasa menang dan kalah....mbok mari kita ciptakan hidup dan kehidupan yg penuh cinta dan mari kita lestarikan alam ini.......
by Inez at 1 March 2007, 18:01
Kmrn di kelasku yang lagi belajar ttg SSG (Security Sector Governance) dan ngebahas soal DDR (Disarmament Demobilization Reintegration) program, ngambil case study DRC, judul slide dosenku itu : Congo's Curse. Kita sempet nonton sedikit film soal kondisi di congo skr. Multidimensi banget masalahnya ya. Soal pengungsi dan camp2 ini salah satunya aja ya kang ? yang jd concern ku waktu lihat film itu salah satunya soal sexual abuse...
miris sekali lihatnya...

Program2 post conflict tuh emang gak mudah ya.. di Aceh gak separah itu memang tapi juga gak mudah, apalagi proses reintegrasi itu...

It will absorb huge resources from partners in time, money and effort.

Yang pasti... Peace Ajah lah... jangan conflict2an ya :)

by adek alma at 1 March 2007, 19:39
hai Lui, dah lama aku gak tengok-tengok kemari. kangen rasanya baca cerita2mu yang ngocol tapi selalu menyentuh itu. tapi kali ini koq gaya bahasanya gak spt biasanya ya... dan aku jadi merasa aneh...
by Emmy at 2 March 2007, 19:37
Bang, makasih ya postcard nya...
Udh liat2 niy blogspot nya, jd nambah ilmu...
Once again thx...
by Stenly - Liberia at 3 March 2007, 07:19
Luigi,
kapan pulang balik ke Liberia?
Kita menunggu disini.
Btw, enjoy ya.....
Semoga libur menyenangkan di Indonesia.

by u_nita at 5 March 2007, 00:19
wah..dah lama gak bacabaca disini..kayaknya konflik2 di afrika sana koq gak pernah ada habisnya ya?memang selain perang gak ad jalan lain buat ngatasin masalah mereka...?!?

Sedih rasanya liat pengungsinya,kebutuhan pokok aja susah apalagi buat sekolah...tapi salut buat UN dan perjuangannya...

Btw,tadi pagi saya nonton wawancaranya di berbincang jalan loh...jadi ingin kerja di UN juga...
by Yunus at 7 March 2007, 18:05
saya jadi inget salah satu adegan di film "Blood diamond" yang nggambarin suasana kamp pengungsian di Sierra Leone. Memang gak enak jadi pengungsi. Eh, btw, saya juga jadi pengungsi kok kemaren, pas banjir, hehehe.

Ke Jakartanya jadi kan Kang? Kok ga ada kabar?
by Fany at 8 March 2007, 16:46
Hmm perang selalu menyusahkan rakyat tak berdosa..
menyedihkan ya nasibnya,
kita2 ini harus jadi lebih bersyukur karena nasibnya masih jauh lebih baik dr mereka,
dan semoga gak akan ada perang di indonesia.. *amin*
by ancilla at 8 March 2007, 21:09
yah memang sulit kang...
ga usa refugee, mereka yang sudah tinggal dan beradaptasi serta bahkan sudah menjadi warga setempat... masih aja tetap sulit diterima sebagai sesama saudara sebangsa....
by senja at 13 March 2007, 03:27
bener om, rakyat kecilah yang selalu jadi korban sebuah konflik. mirisnya konflik itu memang sengaja dibuat oleh segelintir orang untuk memperebutkan kekuasaan..hiks
by Arfina at 14 March 2007, 22:26
Serem ya Kang.. namanya perang begitulah hasilnya..
gak perang aja negara ke3 ter-engah2 dan berlari untuk mempertahankan hidup...
Semoga di Indonesia gak perang lagi ya..
by aldi at 17 March 2007, 16:05
ooo saya kira Disaster Recovery Center .. tp emang DRC saya juga makan duit gede tuh kang ..
by rievees at 24 March 2007, 19:20
Hi! Thx for droppin' by =)

Speaking of refugees, we don't have to look far away...
The condition of d people affected by Lapindo mud is terrible too.. Not to mention other refugees from 'plenty' disasters in Indonesia... After d media not covering d news of d disasters anymore, they're forgoten too...

Anyway, r u in d force or in aid community?

http://bitsofrievees.blogspot.com
http://rievees.blogspot.com
by endang at 28 March 2007, 13:09
kenapa ya selalu lupa dengan para pengungsi.....sedangkan mereka yang terlantar sulit menolong dirinya sendiri.
by rudy prasetyo at 28 March 2007, 15:01
Membuka hati untuk hal seperti yang tertuang di sini, mungkin kita hanya mampu berkata "Semoga semua konflik tersebut dapat berangsur pulih", dan satu hal 'It could be happen to us in here'.
by Oskar Syahbana at 4 April 2007, 02:47
Hm... pengen nanya sekalian. Duit dari Mellinda and Bill Gates foundation itu masuk lewat UN ga sih atau yayasan mereka langsung terjun sendiri ke lapangan? Not to disrespect any party, but that money ($62M) is paltry compared to the endowment that the institution has.