Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Kampanye keselamatan berkendaraan bagi pasukan UNIFIL berakhir

5 November 2008, 18:23 , by Sandy M. PRAKASA

 

(Adshit Al Qusayr, 30/10) Kampanye Keselamatan Berkendaraan atau Road Safety Campaign selama 2 minggu dinyatakan berakhir dan dapat memenuhi target yang diharapkan. Demikian pernyataan yang disampaikan oleh Mayor Maciej Gorski dari Polandia selaku Senior Staff Officer Maintenance Transport Section saat menutup secara resmi kampanye tersebut melalui surat resminya kepada seluruh Kontingen PBB yang bertugas di UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) pada Kamis pagi (30/10).

Kampanye yang dimulai sejak tanggal 13 November silam telah mendapatkan hasil yang signifikan sesuai tujuan yang dicanangkan yaitu penurunan angka kecelakaan lalu lintas, peningkatan kesadaraan berkendaraan bagi seluruh pengemudi dan penurunan kecepatan bekendaraan sesuai aturan yang telah ditetapkan oleh UNIFIL. Sedangkan metode yang dilaksanakan dalam kampanye kali ini ialah melalui brosur-brosur, pamflet dan poster dalam ukuran besar dengan foto dan tulisan yang mencolok yang ditempel di tempat-tempat yang sering dilewati oleh kendaraan UNIFIL, baik di dalam maupun di luar Base Camp. Selain itu setiap hari selama masa kampanye, poster-poster bertema keselamatan berkendaraan dikirimkan juga melalui jaringan intranet UNIFIL sehingga dapat dibaca oleh setiap personel UNIFIL.

Menurut data kecelakaan (traffic accident) yang tercatat di Unit Polisi Militer Markas Besar UNIFIL, sampai dengan saat ini Kontingen Indonesia atau dikenal dengan nama Kontngen Garuda (Konga) XXIII-B tidak pernah mengalami kecelakaan sekalipun. Fakta ini cukup membanggakan dan patut disyukuri karena dari 29 kontingen negara yang bertugas di Lebanon Selatan hampir seluruhnya pernah mengalami kecelakaan, baik kecelakaan tunggal seperti halnya kejadian yang menimpa Kontingen Malaysia, Nepal dan Spanyol maupun kecelakaan yang melibatkan kendaraan lain (sesama Kontingen UNIFIL atau dengan masyarakat sipil Lebanon). Dari data yang tercatat di UNIFIL sampai dengan bulan September 2008, hanya Kontingen Indonesia saja yang bisa meraih prestasi zero accident untuk kecelakaan lalu lintas. Jelang berakhirnya masa penugasan yang hanya berkisar 1 bulan lagi, diharapkan prestasi Konga XXIII-B ini dapat dipertahankan.

Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari upaya Komandan Satgas Yon Mekanis TNI Konga XXIII-B Letkol Inf A M Putranto, S.Sos dalam memberikan perhatian pada seluruh kendaraan berikut pengemudi yang menjadi tanggungjawabnya, termasuk dalam hal menegakkan aturan dan tata tertib berkendaraan.

Pada gilirannya, peranan unsur Polisi Militer (POM) Satgas menjadi amat vital terutama pada saat pengawasan dan pengecekan terhadap pelaksanaan perintah-perintah yang dikeluarkan oleh Dansatgas terkait aturan berlalu lintas ini. Menurut Perwira Pom Satgas Kapten Cpm Sony Yusdarmoko, patroli dan pengecekan secara rutin dilaksanakan setiap hari di dalam lingkungan “Soekarno Base” UN Posn 7-1 Adshit Al Qusayr. “Setiap kendaraan yang akan keluar dan masuk ke markas ini dipastikan tidak akan luput dari pemeriksaan dari anggota saya”, imbuh Perwira Akmil jebolan tahun 2000 ini. Ia melanjutkan, “Minimal seminggu sekali secara acak POM Satgas juga melaksanakan patroli dan sweeping terhadap kendaaraan Satgas yang melintas di dalam Area Operasi Indonesia”.

Menurutnya, pada awal penugasan memang masih ditemui beberapa pelanggaran, namun tidak fatal seperti lupa membawa UN ID Card atau Helm PBB sebagai bagian dari protap (prosedur tetap) yang berlaku bagi anggota PBB yang berkendaraan. “Saat ini secara umum disiplin para pengemudi Satgas sudah cukup baik, tinggal dipertahankan saja,” tegas Kapten Cpm Sony.

Sandy M. PRAKASA Graduated from Military Academy in 1997, then exposed to various deployments within the country and had attended several overseas military courses, Capt. Chb. Sandy M. Prakasa also enjoys traveling and photography. Currently acting as the Public Information Officer of the Indonesian...

Detail Profile »

7  Comments

by Luigi Pralangga at 5 November 2008, 18:28

Disiplin berkendara adalah juga cerminan kepribadian yang secara otomatis merefleksikan citra bangsa pada penugasan seperti pada UNIFIL ini.

Perlu di ingat bahwa kita adalah tamu di negara ‘host country’ dan seyogyanyalah memberi contoh teladan. Alhamdulillah, di UNMIL – Liberia, tidak pernah ada catatan personil Indonesia baik Military Observer dan/atau staff Internasional Sipil yang tercatat melanggar.

Remember one thing: Drive to arrive alive.

by Yunita Dwiana at 5 November 2008, 21:27

Disiplin berkendara yang selama ini telah di terapkan bagi seluruh pengendara di Satgas KONGA XXIII-B/UNIFIL adalah suatu pencapaian prestasi yang baik dengan tidak adanya kecelakaan di dalam area Markas maupun di luar area markas. Semoga hal ini dapat terus dipertahankan dan diteruskan oleh anggota kontingen penerusnya.

by langitjiwa at 6 November 2008, 03:09

iya,pak. sudah lama sekali saya juga tdk berkunjung keblog bapak.
Doaku,semoga bapak sehat2 selalu.
salamku.

by langitjiwa at 6 November 2008, 03:16

Serdaduku,
Berpisah denganmu, bagai mata tak berair pada telaga kerinduanku. Sungguh, terhempas aku pada celah sunyi malam yang tak terobati. *l a n g i t j i w a ( Sidoarjo )

by Erfan Ahmad at 6 November 2008, 07:06

Salut deh buat pengemudi Indonesia yg disiplin dlm berlalu lintas dan semoga disiplin ini akan terbawa terus sekembalinya ke TANAH AIR,jd bukan sebatas karena tamu di negeri orang saja.
sukses juga buat Kontingen lainnya yg mau mengikuti jejak Konga XXIII B . salam

by Aribowo Suprayogi at 9 November 2008, 04:22

Bravo, untuk Konga yang selalu membawa nama harum bangsa baik dalam penugasan maupun kedisiplinan, dan menjadi teladan kontingen negara lain.

by Tjut Herlita at 10 November 2008, 00:42

Selamat untuk Kontingen Garuda, dan Hati hati..
Bravo TNI, maju terus pantang Mundur..

Salam,
Tjut Herlita,
Jakarta.

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help



Join Us

join our group in Facebook

Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

545 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Muhammad Dahlan First Lieutenant Muhammad Dahlan was born in Makassar, South Celebes, Indonesia. Joined the Indonesian Navy in 1992. He has been serving for the under the Indonesian Navy with most recent assignment as Linguist Instructor at the Indonesian Defense Language...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Senjata ampuh bikin bujur melepuh
Ayah nanti mau dibekelein apa balik ke Liberia ini?. Pertanyaan itu selalu muncul dari si Idung Pesek-ku saat ia menyadari bahwa masa cuti mudik si kampret ini hanya tinggal 1... »
Luigi PRALANGGA , 1 day ago

Indobatt Smart Car: Children's favourite way to learn and have fun
It has been ultimate commitment for Indobatt to always assisting the community to benefit the most from the existence of UNIFIL in the Area Of Responsibility (AOR). One of the... »
Ro'is Nahrudin , 1 day ago

Kinshasa, Aku Datang!
Sang pramugari berusaha menenangkan dan membawa barang mereka ke bagasi lain yang masih kosong. Namun sang istri ngotot ingin barang – barang itu tak jauh – jauh dari mereka. Lelaki kulit putih yang kulihat di ruang tunggu duduk di sampingku. Akhirnya setelah hampir satu jam mengatur para penumpang beserta barang bawaannya, pesawat pun lepas landas. Jangan berharap bisa tidur selama perjalanan. Aroma tak jelas sudah bukan masalah besar lagi. Perjalanan dari Bangkok menuju Nairobi membuat hidungku terbiasa dengan bau khas ini. Suara penumpang tak ada hentinya. Suami istri yang tadinya meributkan bagasi yang penuh kini tengah berdebat, entah memperdebatkan apa. Sang suami sibuk dengan kalkulator super gedenya sementara sang istri tak ada hentinya menjerit, meneriakkan instruksi kepada sang suami.
Nurul Fitri Lubis , 2 days ago

Tim COE inspeksi kesiapan operasional Satgas POM TNI
Blate Marjayoun UN Posn 7-3, Lebanon. Tim Inspeksi COE (Contingent Owned Equipment) dipimpin oleh Mr. Charles Nhlamba mengadakan inspeksi kedua tentang kesiapan operasional Satgas POM TNI... »
Muhammad Dahlan , 2 days ago

TNI lanjutkan pembangunan jalan di Kongo
(Kongo, Afrika, 9 Maret 2010). Setelah hampir dua bulan pelaksanaan pekerjaan pembangunan jalan Dungu – Faradje di Kongo berhenti karena faktor gangguan keamanan yang dilakukan... »
Agus Hermansyah , 2 days ago

 

Recent Comments

dicky commented on Bertugas pada misi PBB: Sebuah kebanggaan tersendiri
a few seconds ago


Tommy Aria commented on Senjata ampuh bikin bujur melepuh
a few seconds ago


harto commented on Senjata ampuh bikin bujur melepuh
a few seconds ago


Uncu Syahrial commented on Senjata ampuh bikin bujur melepuh
a few seconds ago


Nurul Fitri Lubis commented on Senjata ampuh bikin bujur melepuh
a few seconds ago

Partner

pralangga.blogspot.com