Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Kiprah Kompi Charlie pada Satgas Konga XXIII-C

5 November 2009, 07:23 , by Abe Bastian Sanusi

 

Malam ini angin bertiup kencang dengan angkuh sambil membawa uap air dan membasahi seluruh permukaan bumi yang dilewatinya tanpa kompromi. Sungguh hawa malam ini terasa sangat dingin sekali, menembus seluruh baju penghangatku bahkan merasuk sampai ke tulang. Padahal aku sudah memakai baju penghangat sebanyak lima lapis. Thermometer menunjukkan suhu berkisar 04 derajat celcius, sungguh ini merupakan siksaan tersendiri buat aku sebagai makhluk tropis yang selalu dimanja oleh hangatnya iklim khatulistiwa. Jam ditanganku ternyata sudah menunjukkan pukul 02.00 dini hari, sudah tidak bisa dikatakan malam lagi, karena sudah sangat larut. Aku yakin semua orang disini pasti sudah melingkar dibalik selimut tebal yang hangat, terbuai oleh mimpi mereka masing-masing, entah itu mimpi indah ataupun mimpi buruk.

Ahh, aku tak perduli dengan semua mimpi mereka, yang aku tahu aku bersama sepuluh rekan-rekanku yang mendapat tugas untuk melaksanakan patroli malam ini harus tetap terjaga dalam keadaan siaga dan waspada. Dengan menggunakan dua buah kendaraan tempur berlapis baja tipe BTR 80A, kami menembus kabut tebal yang menyelimuti perbukitan Lebanon selatan. Sebentar lagi patroli ini akan sampai di checkpoint ketiga, kami akan berhenti sejenak untuk memantau situasi, melaporkannya kepada Sen Kom Kompi Charlie, lalu melanjutkan gerakan sesuai dengan rute patroli malam ini. Tulisan diatas merupakan catatan harian salah seorang prajurit Kompi Mekanis – C diawal penugasaannya sebagai anggota Yonif Mekanis Kontingen Garuda XXIII-C.

UN Patrol 1

Kompi mekanis – C atau yang biasa disebut dengan Kompi Charlie merupakan satu dari empat kompi mekanis yang berada dibawah komando Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII – C/UNIFIL dengan Komandan Satgas Letkol Inf R. Haryono.

Chalrie Company 1

Charlie Company 2

Kompi ini bertugas menjaga stabilitas keamanan di daerah Lebanon Selatan khususnya daerah Sumariah, Azziqiyah, Alman, Al Qusayr dan Deir siriane yang berada di bibir sungai Litani dimana sungai ini menjadi batas utara wilayah tanggung jawab UNIFIL yang berbatasan langsung dengan Lebanon Utara.

Dibawah komando Mayor Marinir Muhammad Rizal, prajurit Kompi Charlie melaksanakan tugas-tugas patroli dengan menggunakan kendaraan tempur jenis BTR 80A selama 24 jam tanpa henti sejak awal masa penugasannya pada Bulan November 2008 tanpa mengiraukan cuaca baik musim dingin yang menusuk tulang maupun musim panas yang membakar kulit para prajurit peacekeepers ini. Selain melaksanakan tugas patroli, Kompi Charlie juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga Permanent Observation Post selama 24 jam dan Temporary Observation Post selama matahari bersinar. Semua tugas ini dilaksanakan secara bergantian oleh prajurit Kompi Charlie dibawah pengaturan Staf Operasional Kompi yang tentunya dengan koordinasi melekat terhadap Staf Operasional Satgas.

Selain melaksanakan tugas-tugas diatas, Kompi Charlie juga melaksanakan tugas CIMIC yang tidak kalah pentingnya dalam menunjang tercapainya tugas pokok dalam misi perdamaian di Lebanon ini. Karena tidak dapat dipungkiri kedekatan dengan masyarakat akan sangat membantu memperlancar tugas patroli yang diemban oleh para peacekeepers. Hal ini dibuktikan dengan mudahnya proses komunikasi dan negosiasi yang dilakukan prajurit Kompi Charlie dengan warga apabila ada masalah, seringnya Kompi Charlie diundang warga untuk melaksanakan makan siang, maupun buka puasa bersama di bulan Ramadhan, serta derasnya informasi yang masuk tentang keberadaan UXO/Mines yang ditemukan oleh warga di wilayah tanggung jawab Kompi Charlie yang selanjutnya akan ditangani sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Medical Assistance 2

Medical Assistance 1

Untuk menangani urusan CIMIC, Komandan Kompi Charlie menunjuk Letnan Satu Marinir Arief Bastian Sanusi sebagai Pasi CIMIC yang bertanggung jawab penuh atas seluruh kegiatan CIMIC atau aktivitas yang bersinggungan langsung dengan masyarakat setempat. Dengan koordinasi melekat terhadap staf CIMIC Satgas Konga XXIII – C/UNIFIL, Kompi Charlie mengagendakan berbagai macam kegiatan setiap minggunya, antara lain : Medical assistance, pemutaran film yang bersifat edukasi untuk anak-anak setempat, kursus singkat Bahasa Indonesia, olahraga bersama dengan masyarakat seperti sepak bola, kunjungan/anjangsana ke kediaman tokoh-tokoh pemuka masyarakat, dan Smart Car.

Indobatt Smart Car 1

Indobatt Smart Car 2

Khusus untuk kegiatan yang terakhir \adalah kegiatan andalan dari Kontingen Indonesia. “Smart Car:“http://www.tni.mil.id/task.php?q=dtl&id=587 itu sendiri adalah mobil jenis van yang telah dimodifikasi menjadi kendaraan serba guna dimana didalamnya tersedia berbagai macam permainan anak-anak, LapTop, Playstation, perpustakaan mini dll. Pada saat pelaksanaan kegiatan Smart Car, juga dilangsungkan lomba menggambar dengan tema “Damai” dimana para pemenangnya akan mendapatkan hadiah seperti buku, alat tulis dll. Smart Car ini sealu mendapatkan antusias yang tinggi dari anak-anak setempat, tidak hanya sampai disini, Smart Car juga mendapatkan apresiasi penuh dari UNIFIL, terbukti dengan sering di undangnya Smart Car pada kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh UNIFIL. Smart Car ini merupakan gagasan dan sumbangan dari ibu Negara kita, Ibu Ani Yudhoyono.

Prajurit Kompi Charlie juga tampil membanggakan saat ikut ambil bagian membawa merah putih menjadi juara dalam berbagai pertandingan olahraga yang diadakan oleh UNIFIL, seperti juara 1 turnamen bulutangkis, juara 1 turnamen tenis, juara 3 ternamen Tenis Meja, juara 3 turnamen Voli, dan juara 3 dalam kejuaraan Firing Patrol antar kontingen. Selain kegiatan tersebut tadi, Prajurit Kompi Charlie juga ikut menyumbangkan Tari Badindin dari daerah Sumatera Barat saat acara pengumpulan dana yang diadakan oleh KBRI di Lebanon untuk korban bencana gempa di Padang.

Sejujurnya tak pernah terlintas di dalam pikiran kami untuk menjadi pasukan penjaga perdamaian yang tergabung dalam Kontingen Garuda. Sungguh merupakan sebuah kebanggaan yang luar biasa bagi kami untuk dapat menggunakan baret biru, helm bertuliskan UN, merah putih di lengan kiri dan lambang UN di lengan kanan kami ini. Saat ini yang ada dalam dada kami adalah kebanggaan sebagai peacekeepers. Dengan bermodalkan tekad yang kuat, serta ditopang oleh semangat yang membumbung tinggi, seluruh penghalang dan rintangan baik itu berupa rasa lelah, cuaca yang ekstrim maupun rasa jenuh pasti akan mampu kami atasi walau dengan dengan segala keterbatasan sebagai manusia biasa.

Satu yang pasti, kami semua akan selalu melakukan yang terbaik demi menjaga nama bangsa dan negara tercinta dimata internasional. Baktiku padamu Indonesiaku, Garuda…!!!

Arief Bastian Sanusi Arief Bastian Sanusi, 1st Lieutenant Marine Corps, was born in December 1983 in Pangkalan Susu, North Sumatera. After conclusion of formal education at SMUN 1 Padang in 2001, He drafted hiimself at the Indonesian Naval Academy and later became the...

Detail Profile »

6  Comments

by ferdian at 6 November 2009, 09:11

Wah hebat, kami bangga kepadamu TNI-ku!!

by Sanusi Abbas at 15 November 2009, 01:43

Bakti mu buat Indonesia dan kemanusiaan adalah amal paling mulia disisi Tuhan YME.. Bravo TNI, maju terus anakku

by Nofaldi at 1 December 2009, 22:06

Garuda di Dadaku, banggaku untuk semua

by hadipurwono at 22 December 2009, 00:55

saya bangga dengan pasukan PBB dari indonesia,saya pengin banget sharing dan berkenalan dengan salah satunya,caranya gimana?

by sri desmayuli at 11 August 2010, 23:18

TUGASMU ADALAH JIHADSESUNGGUHNYA..

by sri desmayuli at 11 August 2010, 23:20

TUGASMU ADALAH JIHADSESUNGGUHNYA..

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Yudi Siswanto Yudi Siswanto was born in Malang, 8 December 1980. He is currently working as Technical Adviser for Mother and Child Health (MCH) and Emergency Disaster Response at a French-based NGO, Médecins du Monde (MdM) or Doctors of the World in...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago