Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Kisah air & listrik “Indonesian House” - Kinshasa

16 May 2009, 19:35 , by Erfan Ahmad Piliang

 

Pagi ini aku tersontak bangun oleh denting jam bandul kuno yang tergantung diberanda tamu nyaring berbunyi sebanyak 6 kali, pertanda jam 6 pagi, membuyarkan berbagai mimpi mimpi nakal sang kawula pengembara senja, inilah jadinya kalau hari libur dikalender jatuh pada hari sabtu,mau tak mau 2 hari sabtu & minggu menjadi hari yang melelahkan bikin pusing karena waktu tertidur yang tak terkendali.

Minggu pagi ini sudah ada kesepakatan pergi memancing ikan bersama Mayor Nurul ke- arah Kingkole 40 Km dari kota Kinshasa,bertamu kealam bebas sembari melepas lelah tenaga & pikiran setelah sepekan sibuk dengan berbagai pekerjaan dan permasalahan…..

Kemarin pagi terjadi hal yang menghebohkan di Indo House tempat para Milobs berlindung setiap hari sekaligus sebagai markas transit para Milobs/TNI lainnya. Bermula dari lampu dan listrik padam bersamaan,pada biasanya salah seorang penghuni selalu mengkontrol kran air bergantian sebelum tidur jika terjadi air tidak mengalir, tapi entah kenapa kemarin malam kebiasaan tersebut terlupakan, kebetulan juga seorang rekan Mayor Marinir Arif Handono yang suka tidur malam/meng-kontrol lagi bertugas patroli di River Congo selama sepekan.

Begitulah….pagi itu semua terbangun oleh gedoran para penghuni berkulit hitam lainnya,gedoran dengan penuh luapan emosi kemarahan…. BANJIR !!! ternyata air bukan saja menggenangi seisi rumah tapi sudah mengaliri semua ruangan lantai bawah apartment Congolase,dalam keadaan setengah mengantuk dan masih dibawah alam sadar kami semua terjaga dan berjalan diatas kolam air Indo House,listrik sudah menyala dan tak satupun yang menyadari kalau televisi juga tak sempat dimatikan semalaman,belum lagi bau semerbak aroma gulai opor ayam yang terpanggang gosong diatas tungku listrik dan asap hitam memenuhi ruangan. Sedihnya aku, opor ayam ini adalah masakan experiment pertama Mayor Sri Indarti, sang primadona atu atu nya cewek yang suka kita godain di Indo House itupun setelah didaulat oleh Perwira Senior Letkol AL Dr.Ahmad Syam untuk masak dengan berbagai rayuan pantun khas Suroboyo.

Dasar belum rezeki. Dengan kaki telanjang semua terlibat instant berpartisipasi menguras air agar tak mengalir keruangan apartment lainnya & mengamankan gulai yang gosong. Tak satupun para penghuni menyadari kalau dilantai yang penuh air ada kabel/socket yang terendam air,begitu semua selesai kami baru menyadari hal tersebut…..luar biasa,sesungguhnya kami semua terlindungi oleh YANG MAHA KUASA. Tak terbayangkan seandainya begitu kaki ini terendam air dan listrik meng-antarkan arus listrik atau kompor listrik korseleting dan terbakar apa jadinya yaaaa.

Kejadian ini pastilah pernah anda alami,sebagai orang dewasa yang menyadari hukum sebab & akibat.

Bisa saja kemarin malam ada yang mengingat tapi dasar namanya juga manusia barangkali satu sama lain saling menunggu siapa yang akan mengkontrol kran air pada kemarin malam tersebut.

Inilah salah satu episode kisah suka & duka para Milobs di Indo House – Kinshasa,sebuah nikmat antara pengabdian – kebosanan terhadap lingkungan & kerinduan kepada keluarga…..”Selalu ada lalai terbuat,masih saja lengah sehingga khilaf tercipta tak menyadari setiap waktu dan hari yang terlewati pasti menuntut tanggung jawab bersama yang tidak bisa diabaikan walau sekejab…..Team Work”. Semoga kejadian ini merupakan yang pertama & terakhir bagi kami dan penghuni baru nantinya.

Ohya, berikut beberapa foto kami di Indo House – Kinshasa, DR Cong bersama rekan-rekan.

Salam sekapur sirih sejuta pesan : EA Piliang – Kinshasa.

Erfan Ahmad Piliang Erfan Ahmad Piliang is not new comer to Africa. Currently responsible to support Indonesia’s Sinar Antjol markets existence in the Democratic Republic of Congo (DRC). Previously serving in various eastern african regions, like Angola, Eritrea – Ethiopia, Comoros Island, Madagascar...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Wasis Priyono CDR Wasis Priyono,ST. CDR Wasis Priyono,ST was born on August 2nd, 1966 in Mojokerto, East Java. He is currently as Commander of KRI Frans Kaisiepo-368 and also as the Commander of Maritime Task Force KONGA XXVIII-B/UNIFIL. He was graduated...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago