Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Octavianus Marthin

Kisah CTO (Cuti) UNMIS-POL di Khartoum

10 November 2009, 06:04 , by Oktavianus Marthin

 

Guys, we are very sorry to announce this news.. : Kontingen Garuda Bhayangkara 2, yang terdiri dari 14 (empat belas) personel akan segera meninggalkan misi UNMIS ini. Dari 14 personel yang berangkat setahun yang lalu, hanya 11 (sebelas) orang yang akan kembali ke tanah air. Tiga personel lainnya kemudian mendapatkan perpanjangan masa tugas (extension tour of duty) selama 6 bulan atas permintaan sendiri. Hal itu tidak terlepas dari pengalaman penugasan mereka yang cukup dibutuhkan, terutama berkaitan dengan persiapan pelaksanaan Election di Sudan pada bulan April 2010 mendatang.

Kontingen Garuda Bhayangkara 2 yang akan kembali terdiri dari AKBP Eko Rudi Sudarto, AKBP Oktavianus Marthin, AKBP Irfing Jaya, AKBP Maru Siagian, AKBP Gigih Prabowo, Kompol Arsdo Simatupang, AKP Arthur Simamora, AKP Bismo Prakoso, AKP Wahyu Chandra, AIPTU Samiyanto, Brigadir Polisi Santy Rahmi.

Sedangkan personel yang mendapatkan extension tour of duty adalah AKBP Rahmat Syukri, Kompol Musakahar Kamba dan Kompol Suprijono. Mereka adalah orang-orang yang telah berpengalaman dalam beberapa misi PBB sebelumnya, termasuk juga dalam pengalaman pelaksanaan Election (Pemilu) di Kosovo.

UNMIS Police Advisers

Berkaitan dengan persiapan kepulangan ke tanah air ini, beberapa personel melaksanakan CTO ke Khartoum guna keperluan administrasi dan operasional kontingen. Di Khartoum kami (Eko Sudarto, Oktavianus M, Arthur Simamora, Bismo Prakoso dan Santy) menghabiskan malam-malamnya bersama keluarga Bapak Iman Prarahadian Havid (Kedubes RI di Khartoum). Kesempatan kumpul ini ternyata dimanfaatkan oleh Bapak Iman untuk mengadakan jamuan makan malam bersama. Sungguh suatu kehormatan bagi kami semua. Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk Bapak Iman dan Ibu Tary Havid atas perhatiannya.

Dinner with the gank

Santap malam

Pada kesempatan berkumpul ini ternyata Bapak Iman dan Ibu Tary Havid telah bersedia meluangkan waktunya untuk mengadakan jamuan makan malam untuk Kontingen Garuda Bhayangkara 2 yang kebetulan sedang melaksanakan CTO di Khartoum. Turut diundang untuk acara tersebut Kontingen Indonesian Armed Forces (TNI) UNMO yang juga akan meninggalkan misi. Kontingen TNI ini telah kembali ke tanah air pada tanggal 3 November 2009 yang lalu. Mereka terdiri dari Mayor Dodi, Mayor Rudi dan Kapten Sri. Pada moment ini sekaligus juga kami merayakan hari ulang tahun Contingent Commander Kontingen Garuda Bhayangkara 2, AKBP Eko Sudarto, yang ke 41. “Happy Birthday, Chief!”.

UNMIS-POL Dinner

Hampir 1 tahun Kontingen Garuda Bhayangkara 2 pada UNMIS 2008 – 2009 melaksanakan tugasnya di Sudan ini. Pastinya telah banyak pengalaman yang didapat. Pasti banyak suka duka yang dihadapi. Sungguh suatu pengalaman yang sangat berharga, terutama kalau bercerita tentang bagaimana berhadapan, bersosialisasi, berkomunikasi dengan rekan-rekan Polisi dari Negara-negara lain dan dengan polisi lokal yang ternyata memang masih banyak perlu bimbingan, pelatihan dari polisi-polisi yang datang dari berbagai Negara. Sampai dengan akhir misi AKBP Eko Sudarto mendapatkan kepercayaan untuk menjadi Liaison Officer to SSACC, AKBP Oktavianus M dipercaya menjadi UNPOL RHQ South Juba Chief of Admin, AKBP Maru menjadi Sector 1 Juba Logistic Officer, AKP Arthur menjadi Juba Team Site Personnel Officer dan AKP Bismo menjadi Sector 1 Juba Community Policing Officer.

Sungguh suatu kehormatan bagi kami untuk mendapatkan kepercayaan itu dari UN. Sesuatu yang kami harapkan bisa kami kembangkan dalam bertugas kembali di tanah air nantinya.

Dan, waktu pun terus berjalan. Pada tanggal 25 November 2009 nanti, Kontingen Garuda Bhayangkara 2 Polri akan selesai melaksanakan misinya di Sudan dan akan segera terbang kembali ke tanah air. Pengganti kami telah berada di Sudan, sebagai Kontingen Garuda Bhayangkara 3. Mereka berjumlah 9 (Sembilan) orang. Memang ironis, dengan jumlah penduduk yang besar, ternyata Indonesia baru sanggup menyediakan kontingen untuk misi PBB dengan jumlah yang kecil.

Despite the small numbers of us, still we are able to contribute positively to the world. For the peace of the world, for the people of Sudan. See you guys, in the other next UN mission.

Octavianus Marthin Oktavianus MARTHIN Super Intendent (Lieutenant Colonel) Oktavianus MARTHIN, SIk., was born in Jakarta, October 25, 1970. After finishing senior high school in Jakarta in 1989, then became a cadet of Indonesian Police Academy in Semarang. Graduated from that Academy in the year...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Anggiat Napitupulu Was born in Jakarta and graduated from The Indonesian Military Academy 1997, ANGGIAT NAPITUPULU, SH has been serving the country in variety of situation as in posted areas until recent days. As an Army Military Police officer, firstly, I’d been...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago