Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Kolaborasi penampilan Indobatt-Lebanon memukau para Dubes

2 March 2010, 08:17 , by Sanra Michiko Moningkey

 

(Beirut, 26/2) Komitmen yang selalu dikedepankan oleh Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIIII-D/UNIFIL (INDOBATT) adalah keberhasilan pelaksanaan tugas pokok dengan suatu keunggulan yang bernilai positif. Dalam rangka mendukung komitmen tersebut, maka INDOBATT berpartisipasi secara aktif dalam Farewell Function for Indonesian Ambassador – Indonesian Cultural Night yang berlangsung di Hotel Continental Phoenicia Beirut pada tanggal 26 Februari 2010 dan turut dihadiri oleh Komandan Satgas FHQSU Konga XXVI-B1/UNIFIL Kolonel Inf Restu Widiyantoro yang sekaligus bertindak sebagai Komandan Kontingen Indonesia di UNIFIL, Komandan Satgas POM TNI Konga XXV-B/UNIFIL Letkol Cpm Ekoyatma Parnowo dan Komandan Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-D/UNIFIL Letkol Inf Andi Perdana Kahar.

Proses pencapaian komitmen tersebut memerlukan prakarsa dan niat yang inovatif dalam rangka memberikan nilai jual hasil pekerjaan yang optimal. Oleh karena itu, guna memenuhi undangan Duta Besar Bagas Hapsoro kepada INDOBATT untuk berpartisipasi dalam tampilan budaya nasional Indonesia, maka kolaborasi penampilan dengan masyarakat Libanon menjadi suatu pilihan inovatif.

BUDAYA3#a

Mengingat eksistensi staf lokal UNIFIL (interpreter) yang bekerja di lingkungan INDOBATT, maka INDOBATT menghidangkan kolaborasi penampilan prajuritnya dengan 3 orang dari 9 interpreter, yakni 2 orang (Amal Kahwaji dan Shafika Mokled) tergabung dalam tim tari Kuda Lumping serta Salma Daabous yang berperan sebagai Shinta dalam tari Kecak.

BUDAYA2#a

Acara kebudayaan yang dimaksudkan sebagai wahana perpisahan Duta Besar Bagas Hapsoro dengan beberapa pejabat penting jajaran UNIFIL, Kementerian Luar Negeri Libanon dan para Duta Besar negara asing untuk Libanon, menampilkan sajian musik Kecapi, tari Kuda Lumping, tari Selamat Datang, Kolintang serta kolaborasi alat musik tradisional dan musik modern. Rangkaian acara yang tersusun secara sinergis tersebut menggambarkan perwakilan dari aneka ragam budaya Bangsa Indonesia yang menyenangkan untuk dinikmati oleh seluruh tamu undangan. Hal ini terlihat dari antusiasme hadirin yang selalu memberikan aplaus di setiap akhir pertujukan budaya serta senyum dan muka ceria yang ditunjukkan oleh seluruh tamu. Bahkan, terlihat beberapa tamu undangan yang tidak segan-segan untuk memberikan aplaus sambil berdiri. Ungkapan yang ekspresif tersebut lebih terlihat pada saat disajikannya kolaborasi penampilan personel INDOBATT dengan ketiga interpreter. Para tamu undangan tidak menyangka bahwa ketiga interpreter yang merupakan warga negara Libanon asli tersebut mampu menampilkan gerak tarian yang luwes dan sesuai dengan ritme serta irama musik masing-masing tarian.

BUDAYA4#a

Lebih lanjut, dalam rangkaian acara yang meriah tersebut, Duta Besar Bagas Hapsoro turut serta meramaikan sajian kolaborasi alat musik tradisional dan modern melalui permainan gitar elektriknya. Penampilan ini mengesankan beberapa tamu undangan yang belum mengetahui kepiawaian beliau dalam memainkan instrumen musik tersebut.

Di penghujung acara, Duta Besar Bagas Hapsoro bersama-sama dengan perwakilan tamu undangan berkenan melaksanakan foto bersama seluruh pengisi acara budaya tersebut. SP-59/II/Konga 23-D/ UNIFIL (INDOBATT)

Sanra Michiko Moningkey Captain Air Force Sanra Michiko Moningkey was born in 1976 in Manado, having been graduated from the Indonesia’s Air Force Academy in 2002 is presently serving the United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), as Indonesia’s Garuda Contingent – Military...

Detail Profile »

1  Comment

by Mizan at 4 March 2010, 09:20

bagus juga, ada pertukaran budaya di sini.. :)
acara seperti ini bagus untuk pengenalan kebudayaan kita..

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

799 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Edwin Habel Major Edwin Habel is currently serving as Analysis and Evaluation Junior Officer for TNI Peace Keeping centre. Born 37 years ago and spent all of his Childhood in City of Makassar as so the school time. Joined Indonesia Military Academy...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 6 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 13 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 16 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 16 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 17 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago