Komandan Brigade Ituri, Brigadir Jenderal L.B. Thapa meninjau camp Satuan Tugas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-F di Dungu, wilayah Timur negara Republik Demokrasi Kongo (29/10). Kunjungan Brigjen Thapa tersebut guna melihat kesiapan pasukan Indonesia yang baru saja melakukan rotasi pasukan dalam melaksanakan tugas di bawah bendera PBB/MONUC (misi PBB di Kongo). Kunjungan itu juga terkait dengan meningkatnya eskalasi gangguan keamanan di kawasan tersebut.

Dalam kunjungannya, Brigjen Thapa mengingatkan Kontingen Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan dalam melaksanakan tugas dan tetap bertindak sesuai prosedur yang telah ditetapkan PBB. Disamping itu, Komandan Brigade juga mengaku puas dengan hasil pekerjaan Kontigen Indonesia dalam pekerjaan pembuatan bandara Dungu. Brigjen Thapa memuji pekerjaan Kontingen Indonesia yang dinilai selalu tepat waktu dan sesuai dengan harapan PBB.
Saat ini, Kontingen Indonesia tengah menyelesaikan pekerjaan penyempurnaan bandara yang meliputi pembuatan Fuel Farm , jalan seputar bandara, pembuatan kantor, area parkir serta area untuk generator set . Dalam melaksanakan tugasnya, Kontingen Garuda mendapat bantuan pengamanan dari pasukan Maroko sejumlah 1 Detasemen sementara pengamanan di wilayah luar bandara dilakukan oleh pasukan FARDC (Forces Armee Republique Democratic du Congo)/ Tentara Nasional negara Republik Demokrasi Kongo.

Disamping meninjau camp dan lokasi kerja Kontingen Indonesia , Brigjen Thapa yang berasal dari Nepal juga meninjau rencana lokasi penempatan pasukan FARDC di sekitar wilayah Dungu sebagai basis pertahanan terhadap pergerakan pasukan milisi yang meresahkan masyarakat Kongo. Saat ini, kondisi di Kongo, khususnya di wilayah Timur semakin memanas akibat pasukan milisi menyerang beberapa wilayah guna mengambil alih pemerintahan. Disamping itu, masyarakat Kongo juga memprotes kehadiran pasukan PBB yang dinilai tidak dapat mengontrol situasi keamanan serta tidak dapat menghentikan aksi-aski milisi bersenjata. Beberapa waktu sebelumnya, aksi protes terhadap kehadiran pasukan PBB di Kongo sempat digelar di depan 4 camp pasukan PBB di wilayah Goma dan 1 orang warga sipil dikabarkan tewas dalam aksi tersebut.
Sementara itu, Komandan Brigade FARDC, Kolonel Mundos mengaku bahwa saat ini di wilayah Dungu terdapat 3 Batalyon pasukan FARDC, dimana 2 batalyon merupakan tentara regular FARDC dan 1 batalion merupakan campuran eks milisi yang direkrut menjadi Tentara Nasional negara Republik Demokrasi Kongo. Akibat banyaknya eks milisi yang menjadi militer, sering kali anggota FARDC sendiri bertindak indisipliner seperti mabuk, memeras, merampok, dan aksi-aksi negatif lainnya.
Saat ini di negara Kongo terdapat 175 personel TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-F yang bertugas memberikan bantuan Zeni kepada MONUC (Misi PBB di Kongo). Kontingen Garuda XX-F di bawah pimpinan Mayor Czi Sugeng Haryadi Yogopranowo tersebut saat ini tengah mengerjakan penyempurnaan bandara Dungu dan pembuatan Lapangan Tembak bagi tentara nasional Kongo/FARDC di wilayah Nyaleke.
Recent Comments
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago