Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Komandan Satgas GARUDA XXIII-B pamit ke jenderal UNIFIL

1 December 2008, 03:12 , by Sandy M. PRAKASA

 

(Adshit Al Qusayr, 30/11) Tepat setahun sudah Satgas Kontingen Garuda (Konga) XXIII-B berada di Lebanon Selatan. Pada hari yang sama setahun yang lalu, Dansatgas Letkol Inf A M Putranto, S.Sos bertemu pertama kalinya dengan Force Commander (Panglima) UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) Mayjen Claudio Graziano untuk memulai penugasan sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian PBB. Hari ini (30/11), Dansatgas bertemu kembali dengan Jenderal Italia itu guna mengakhiri tugasnya sekaligus pamitan karena akan segera kembali ke Tanah Air bersama dengan 437 Prajurit Garuda XXIII-B lainnya yang masih tersisa di Lebanon Selatan.

Kunjungan Dansatgas merupakan bagian dari Kunjungan Kehormatan (Courtesy Call) kepada para Petinggi UNIFIL, di antaranya Chief of Staff UNIFIL Brigjen Olivier de Bavinchove, Deputy Force Commander UNIFIL Brigjen AK Bardalai dan Force Commander UNIFIL Mayjen Claudio Graziano. Namun sayangnya pada kesempatan tersebut, Deputy Force Commander tidak dapat ditemui karena sedang melaksanakan cuti.

Pertemuan dengan Chief of Staff UNIFIL Brigjen Olivier dilaksanakan pertama kali sesuai jadwal yang ditentukan yaitu pukul 16.30 waktu setempat. Dansatgas Konga XXIII-B bersama-sama calon penggantinya yaitu Letkol Inf R. Haryono mendapatkan sambutan yang hangat oleh Jenderal Prancis tersebut. Selidik punya selidik, ternyata Ia masih menyimpan kesan yang mendalam saat menghadiri upacara Penganugerahan Medali PBB untuk Kontingen Indonesia Garuda XXIII-B.

Ia salut dan mengakui profesionalitas yang ditampilkan oleh Prajurit-Prajurit Garuda yang dinilainya setara dengan Pasukan Elite lainnya di dunia. Pertemuan diakhiri dengan pemberian cindera mata dari Dansatgas berupa plakat dan foto kenang-kenangan Brigjen Olivier saat melakukan kegiatan dan kunjungan kerja ke Base Camp Pasukan Garuda XXIII-B.

Selanjutnya, Dansatgas Konga XXIII-B menghadap Force Commander Mayjen Claudio Graziano di ruang tamu VIP-nya. Jenderal yang penuh wibawa itu terlihat senang saat bertemu dengan Dansatgas.

“Congratulation, Colonel Putranto. You’ve done an excellent job!”, puji alumni Akademi Militer Italia tahun 1974 itu saat menyalami Dansatgas.

Lebih lanjut, Graziano menanyakan hal-hal seputar kehidupan pribadi Dansatgas seperti rencana liburan, bagaimana kabar keluarga, situasi di kampung halaman dan sebagainya. Dalam pembicaraannya, Mayjen Graziano menyatakan kegembiraannya dengan penambahan jumlah pasukan Indonesia yang bertugas di Lebanon, diantaranya Force HQ Unit dan Force Protection Unit serta Military Police Unit. Graziano sangat berharap, seluruh pasukan Indonesia yang baru ini dapat melanjutkan apa yang telah dicapai oleh Satgas Konga XXIII-B, terutama pergaulan yang baik dan harmonis dengan masyarakat Lebanon dan kontingen negara lain.

Sungguh walaupun hanya 30 menit, namun terasa sekali suasana yang akrab layaknya seorang abang yang dikunjungi oleh adiknya yang akan bepergian jauh. Tidak terlihat batas yang kaku antara Atasan dan Bawahan sebagaimana militer pada umumnya. Jenderal Graziano memang dikenal sebagai seorang jenderal yang cerdas, kharismatis dan membumi.

Reputasinya di kalangan masyarakat Lebanon saat ini cukup terkenal sehingga kadangkala media Lebanon menyebutnya sebagai Jenderal Diplomat.

Pada kesempatan yang sama, Mayjen Graziano juga berpesan kepada Letkol Inf R. Haryono agar meneruskan prestasi gemilang yang telah diukir oleh Satgas Konga XXIII-B. Seusai ramah tamah, Graziano berkenan menerima cindera mata berupa plakat dan foto kenang-kenangan dari Dansatgas Konga XXIII-B.

Tak dinyana beliau amat terkesan dengan pemberian cindera mata tersebut, khususnya saat melihat foto-fotonya yang sedang berinteraksi dengan Pasukan Garuda XXIII-B dalam berbagai kesempatan. Sebagai penutup, Ia mengucapkan terima kasih kepada Dansatgas Konga XXIII-B dan mendoakan agar karirnya semakin sukses sekaligus ucapan selamat bertugas kepada calon penggantinya.

Sandy M. PRAKASA Graduated from Military Academy in 1997, then exposed to various deployments within the country and had attended several overseas military courses, Capt. Chb. Sandy M. Prakasa also enjoys traveling and photography. Currently acting as the Public Information Officer of the Indonesian...

Detail Profile »

2  Comments

by dinot at 1 December 2008, 14:31

cinderamata dalam bentuk uang apa barang nih … hehehehe *kaburrrr

by anbhar at 1 December 2008, 21:47

selamat bertugas buat Konga XXIII-C, semoga bisa melanjutkan prestasi Konga XXIII-B. dan selamat datang kembali ke Tanah air buat Konga XXIII-B

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

799 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Fati Balfas Fatiah was born in Jakarta in 1982, the youngest of three siblings, and a firm believer in international justice. She took her grandfather’s last name “Balfas” in order to provide a ‘family’ name to ease her integration into the European...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 6 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 13 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 16 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 16 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 17 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago