Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Komandan Sektor Timur UNIFIL memuji prestasi KONGA XXIII-B

31 October 2008, 16:11 , by Sandy M. PRAKASA

 

(Adshit Al Qusayr, 28/10) Menjelang purna tugas sebagai Sector East Commander (Komandan Sektor Timur) UNIFIL, Brigadir Jenderal Medina Fernandez bersama dengan calon penggantinya Brigjen Alverto Asarta Cuevas yang sama-sama berasal dari Spanyol berkesempatan mengunjungi Markas Satgas Yon Mekanis TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-B di UN Posn 7-1 Adshit Al Qusayr.

Kunjungan Dansektor Timur dan Brigjen Alverto ini diterima langsung oleh Dansatgas Letkol Inf A M Putranto, S.Sos. Turut serta mengikuti ke-2 jenderal ini ialah Chief of Staff Komando Sektor Timur Kolonel Salas dan para perwira Spanyol yang akan bertugas sebagai perwira-perwira Staf Komando Sektor Timur pada bulan Desember mendatang. Kesempatan kunjungan kali ini tidak disia-siakan oleh Dansatgas untuk mempromosikan kampanye gerakan penghijauan yang telah dilakukan di lingkungan Markas Kontingen Indonesia. Sesaat setelah turun dari kendaraan, ke-2 Jenderal Spanyol itu langsung “ditodong” dan dimohon kesediaannya untuk ikut menanam Pohon Trembesi (samanea saman atau rain tree) sebagai simbol dukungan terhadap kampanye penghijauan sekaligus sebagai kenang-kenangan bersejarah bagi Kontingen Indonesia yang bertugas di Lebanon Selatan.

Tak dinyana, ke-2 Jenderal itu malah menyambut gembira “todongan” tersebut. Bahkan, saking semangatnya mereka tidak mau dibantu saat menimbun kembali tanah untuk menutup lubang yang telah terisi bibit Pohon Trembesi itu.

Seusai acara penanaman pohon, Brigjen Medina dan rombongan didampingi Dansatgas berjalan kaki menuju Mako Satgas. Di sisi kanan dan kiri sepanjang perjalanan, pepohonan Angin-angin (varietas imbricatus atau wind tree) telah tumbuh mencapai sekitar 3 meter. Tiba-tiba Brigjen Medina teringat akan pohon Angin-angin yang pernah ditanamnya 3 bulan silam saat Ia akan menjabat sebagai Dansektor Timur. Ia pun menyempatkan diri menengok pohonnya itu. Dari ekspresi wajah dan komentarnya, terlihat Ia sangat senang menyaksikan pohon yang ditanamnya kini telah tumbuh setinggi 2,5 meter. Setelah puas memandangi pohonnya, Ia dan rombongan melanjutkan perjalanannya.

Setelah menerima Jajar Kehormatan, beliau beserta rombongan disambut oleh Seluruh Perwira Staf dan Komandan Kompi Satgas Konga XXIII-B. Seusai bersalaman, rombongan menuju Ruang Rapat untuk menerima paparan dari Dansatgas selama 30 menit. Materi paparan meliputi tugas pokok Konga XXIII-B, misi, situasi umum daerah operasi dan peristiwa-peristiwa menonjol yang terjadi seperti penemuan UXO yang mencapai 147 buah. Sebagai catatan, jumlah ini merupakan yang tertinggi dari seluruh Kontingen PBB yang bertugas di UNIFIL. Selain itu dipaparkan pula penempatan pasukan serta hot spots di Area Operasi Kontingen Indonesia. Di sela-sela paparan, ditayangkan pula film tentang prestasi dan keberhasilan Kontingen Indonesia di antaranya saat upacara penganugerahan Medali PBB, pelaksanaan kegiatan Cimic (Civil Military Co-operation) dan latihan bersama Kontingen Indonesia dengan personel kontingen lainnya.

Brigjen Medina seusai menerima paparan, menyatakan puas dan memuji terhadap paparan yang ditampilkan. Sementara Brigjen Alverto merasa “tersentuh” dengan cara-cara pendekatan yang dilakukan oleh prajurit-prajurit Indonesia yang dilihatnya dari film yang ditayangkan. Bahkan Ia meminta film yang ditampilkan dalam paparan tersebut untuk dibawa pulang ke negaranya sebagai bahan kajian dan pembelajaran bagi Kontingen Spanyol yang akan bertugas di Lebanon. Ia mengaku menjadi optimis dan yakin bahwa tugasnya sebagai Komandan Sektor Timur kelak akan sangat terbantu dengan profesionalitas dan inovasi prajurit Kontingen Indonesia. Pada kesempatan itu, Ia berjanji akan mempelajari beberapa kosa kata dan kalimat bahasa Indonesia sebagai bentuk apresiasinya terhadap keunggulan pasukan Indonesia.

Sehari sebelumnya, Brigjen Alverto juga telah meninjau Base Camp Kompi dalam rangka peninjauan keliling. Seperti biasa, Base Camp Kompi Mekanis-B/ Ajax di Sheikh Abbad Tomb menjadi tempat favorit untuk dikunjungi.

Dalam kunjungannya tersebut, Beliau tertarik dengan penjelasan tentang sejarah makam Sheikh Abbad. Makam ini cukup terkenal karena selain berbatasan langsung dengan Israel yang menjadikannya salah satu Hot Spot di wilayah operasi UNIFIL, juga karena bentuk makamnya yang terbagi dua secara harfiah, yaitu separuh masuk wilayah Israel (diakui sebagai makam Rabbi Ashi, pendeta Yahudi) dan separuh lainnya masuk wilayah Lebanon (diakui sebagai makam Sheikh Abbad, tokoh agama Islam).

Sebagai penutup rangkaian kunjungan, Brigjen Medina dan rombongan melakukan foto bersama dengan Dansatgas, Wadansatgas Letkol (Mar) Ipung Purwadi dan seluruh Komandan Kompi serta Kepala Seksi Konga XXIII-B. Dalam kesan tertulisnya sebelum meninggalkan Markas Konga XXIII-B, Dansektor Timur mengungkapkan kekaguman atas prestasi yang telah ditunjukkan Prajurit Konga XXIII-B selama ini sebagai berikut, ”It’s a great pleasure to have Indonesian Contingent under my command. They are very brave and professional soldiers and to work together with them for peace has been an honour for me…All the best for you”. Tidak mau kalah, dalam kesempatan itu Brigjen Alverto pun menuliskan pujiannya, “It has been a pleasure to meet you on this occasion. Excellent briefing and presentation. I’ll be proud to command you from next December”.

Satgas Konga XXIII-B atau Indobatt (Indonesian Battalion) merupakan salah satu kontingen yang bertugas dalam misi PBB di wilayah Lebanon Selatan sesuai Resolusi DK PBB NO. 1701 yang operasionalnya berada di bawah kendali Komando Sektor Timur UNIFIL. Selain Indobatt, juga terdapat kontingen dari negara lain seperti Indbatt (India), Nepbatt (Nepal), Malcon (Malaysia) dan Spanbatt (Spanyol). Namun diantara kontingen tersebut, hanya Indonesia dan India yang memiliki Hot Spot atau area dengan potensi konflik sangat tinggi sehingga sangat rawan terjadi pelanggaran terhadap Resolusi, baik oleh milisi Hizbullah (AE) maupun oleh pihak Israel sendiri.

Sandy M. PRAKASA Graduated from Military Academy in 1997, then exposed to various deployments within the country and had attended several overseas military courses, Capt. Chb. Sandy M. Prakasa also enjoys traveling and photography. Currently acting as the Public Information Officer of the Indonesian...

Detail Profile »

3  Comments

by Luigi Pralangga at 31 October 2008, 16:16

Selamat atas prestasi gemilang Konga XXIIIB yangtelah memantapkan citra Indonesia di forum multi-lateral seperti pada United Nations Peacekeeping. Tetap semanagat dan teruslah menjadi teladan! :-)

by yunita Dwiana at 4 November 2008, 20:05

Saya salut dengan apa yang sudah dicapai oleh seluruh anggota Pasukan Perdamaian KONGA XXIII-B/UNIFIL. Prestasi ini lah yang harus tetap dipertahankan dan dijaga oleh pasukan yang akan menggantikan mereka KONGA XXIII-C/UNIFIL dalam waktu dekat ini, karena pasukan KONGA XXIII-B/UNIFIL akan berakhir masa tugasnya dalam waktu dekat. Selamat atas Prestasi yang telah dicapai dan semoga akan tetap menjadi panutan bagi anggota Pasukan yang selanjutnya.

by chery at 18 November 2008, 06:04

hmmm……..saluuuuuuuuuuuuuuut abis dee…..

ehm…fotonya my beloved…ga ada ya…..

kapan pulangnya…..

buat konga 23 b….congratulation dee…

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

799 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Rofki Meristika First Lieutenant Rofki Meristika, began assuming duty as the Military Public Information Officer(MPIO) to Indonesia’s Garuda Contingent XXXIII-A to Mission Des Nations Unies Pour La Stabilisation En Haiti (MINUSTAH), known as the United Nations Stabilization Mission in Haiti. Born in...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 6 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 13 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 16 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 16 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 17 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago