Correspondent Muhammad IRAWADI
Total 1 comment
Podcast Status No podcast here!
Features Email article link
Posted 300 days ago
technorati View blog reactions
post to del.icio.us
post to digg
post to ma.gnolia
<< Disiplin, On-Time, Clean, Loyal
Convoy-ride from El-Obeid: Toilet di padang pasir yang maha luas itu.. >>
Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.
Full archive here
hehe, jadi nggak boleh berburuk sangka dulu, mas. Buktinya nggak ada ...
by Vina Revi in Terbang bersama pengungsi (Refugee) Liberia
Jadi meskipun capek luar biasa, yang namanya narsis mah kudu tetep ...
by Vina Revi in Terbang bersama pengungsi (Refugee) Liberia
Sukses selalu untuk peacekeeper Indonesia. 50x/hari patroli darat? ke mana aja ...
by anbhar in Kontingen GARUDA XXIII B melaksanakan patroli pengintaian udara
Wauw.. What a beautiful.. Denger denger Kabul bersalju ya Mbak kalau ...
by Sulung Purwoko in Kabul is fascinating!
My deepest condolences goes to all the people who died on ...
by Sulung Purwoko in Deadly attack on UNAMID peacekeepers in North Darfur
Its really a sad news. Well, i hope things will get ...
by Michael in Deadly attack on UNAMID peacekeepers in North Darfur
All the rebels of the world fight for their cause by ...
by Ibtisam Affan in Deadly attack on UNAMID peacekeepers in North Darfur
Wah Seru juga ya Kang Sandy… Ibu ibu dan remaja ...
by Tjut Lita Lambeuso in Saat ibu-ibu KBRI bergembira naik panser PBB di LEBANON
Iya hebat. Program ini dilaksanakan di negeri orang. Di Indonesia program ...
by AnBhar in Kontingen GARUDA XXIII-B hijaukan “SOEKARNO BASE”
wah… kesempatan langka bisa naik Panser PBB. klo dah di ...
by AnBhar in Saat ibu-ibu KBRI bergembira naik panser PBB di LEBANON
Posisi pasukan di daerah tanggung jawab Konga XXIII-A semakin diperkuat dengan bergesernya Kompi C menempati pos baru. Pos yang berlokasi di desa Az Zaqiyah adalah pos ketiga bagi kompi-kompi yang ada di jajaran pasukan TNI. Lokasi yang berada diketinggian merupakan ujung perbatasan utara daerah operasi dari pasukan Indonesia. Pos dengan kode 9-2, berbatasan langsung dengan Sungai Litani disebelah Utara yang berjarak hanya 1 km, sedangkan disebelah barat berbatasan dengan wilayah operasi pasukan Perancis yang masuk Sektor Barat.

S.Litani dilihat dari POS 9-2

Penyelesaian Akomodasi POS 9-2
Perpindahan dimulai secara bertahap sesuai prosedur perpindahan pasukan. Mulai penginstalasian jaring komunikasi dilanjutkan pergeseran materiil dan personel. Aktifitas secara bertahap dimaksudkan untuk tetap menjaga kesinambungan tugas operasional dan administrasi. Tanggung jawab patroli dan pengamanan wilayah Kompi C terdiri dari 3 desa tetap terlaksana meskipun bersamaan dengan pergeseran. Pos 9-2 memiliki luas 9.900 meter persegi dengan akomodasi dalam penyelesaian akhir diperuntukkan bagi 157 personel. Penyelesaian untuk ruang makan dan ruang kantor diperkirakan selesai minggu depan, termasuk pergeseran dua kontener yaitu sebuah refrigerator untuk menyimpan bahan makanan dan sebuah kontener perlengkapan.
Lokasi yang strategis berada diketinggian, merupakan rangkaian bukit sehingga pengawasan wilayah operasi berjalan optimal. Sungai Litani adalah batas juridiksi daerah operasi pasukan Unifil yang beroperasi di selatan Lebanon. Sungai yang mengalir dari Lembah Bekaa menuju laut Mediterania sepanjang 140 km memiliki nilai penting bagi pertanian masyarakat Lebanon. Unifil memiliki daerah operasi dengan batas utara adalah sungai Litani dan batas selatan dengan Israel. Perbatasan dengan negara Israel tersebut lebih populer dengan sebutan Garis Biru (Blue Line).
Kompi C telah mengeser sebagian besar perlengkapannya termasuk Ranpur (kendaraan tempur) BTR buatan Rusia. Kendaraan dengan bobot tempur 16 ton tersebut merupakan andalan bagi Konga XXIII-A, selain Ranpur VAB dan Panhard (VBL). Meski terbatas dengan suku cadang yang tersedia, Ranpur yang bersifat ampibi tersebut mampu berhadapan dengan medan di Selatan Lebanon. Saat ini kontingen Indonesia memiliki empat pos yaitu, 7-1, 8-33, 9-63 dan 9-2. Penyebaran ini adalah untuk memudahkan rentang pengawasan secara efektif. Dengan tanggung jawab dua belas desa, sampai saat ini tidak menjadi kendala bagi pasukan Merah Putih melaksanakan misinya.
Mas Irawadi,
Semoga dengan bergesernya ke tempatyang baru bisa betah dan nyaman. Kontainer CORIMEC dan foldingbed-nya adlaah komoditi standard yang juga dipakai oleh batallion lainya di UNMIL – Liberia.. memang sih jauh lebih nyaman kasur dirumah :-)
Semoga puasanya dan ibadah ramadhan-nya lancar disana dan salam hangat serta salam merah putih buat semua anggota Konga XXIII-A di UNIFIL.
« Disiplin, On-Time, Clean, Loyal Convoy-ride from El-Obeid: Toilet di padang pasir yang maha luas itu.. »