Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Konga XX-G bangun Hellypad Embankment di Kongo

9 April 2010, 11:17 , by Agus Hermansyah

 

(Kongo, Afrika, 8 April 2010). Berdasarkan surat perintah yang di tandatangani oleh Chief Engeneering Ituri Brigade MONUC – Letnan Kolonel Lijian Tau beberapa waktu lalu, Prajurit TNI yang tergabung dalam satuan tugas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-G dalam Misi MONUC (Mission de Organisation des Nations Unies en Republique Demokratique du Congo) melaksanakan pembuatan Hellypad Embankment sepanjang 1500 m.

Pembangunan tanggul ini bertujuan untuk membatasi FARDC Brigade Camp dan pemukiman masyarakat setempat dengan area pangkalan udara (Hellypad) pesawat Banglades Air dan India Air Company serta untuk meningkatkasn keamanan dengan melarang masyarakat lokal melewati komplek Hellypad yang sangat berbahaya tersebut.

hellypad-1 hellypad-2

hellypad-3

Pembangunan tanggul dengan panjang 1500 m dan tebal 2,5 m ini dikerjakan oleh 10 orang anggota dan alat berat yang dipimpin oleh Lettu Dony Irawan ST. Adapun peralatan yang di pakai hanya dengan menggunakan dua Dozer. Selain pembuatan tanggul, Kontingen Garuda XX-G juga membantu membangun Hellypad Type MI 25 milik India Air Company dengan menyiapkan lahan yang berdiameter 20 × 20 m2 dan memberikan bahan lemonite dipermukaannya serta dipadatkan dengan menggunakan vibrator roller.

hellypad-4

hellypad-5

Pada kesimpulannya Kontingen Garuda XX-G selalu menyiapkan personel dan alat berat serta pendukungnya agar selalu siap dalam menjalankan perintah yang diperintahkan oleh Komando Atas dalam Misi MONUC, sehingga apapun yang diperintahkan dapat dilaksanakan dengan baik. SP-30/IV/Konga XX-G/MONUC

Agus Hermansyah Captain Caj. Agus Hermansyah was born on 15 August 1971, prior his assignment under the Indonesian Engineering Company under the United Nations Mission in the D.R. Congo (Mission d’el ONU en Republique du Congo – MONUC) as Military Public Information...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Bismo Teguh Prakoso Police Captain Bismo Teguh Prakoso was born in East Java, Indonesia in 1980. After completion of his formal education of high school at SMU Taruna Nusantara, Magelang in 1998, he joined Indonesian Police Academy as a cadet. In the...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago