Postur badan yang tinggi dan besar, tidak menggetarkan nyali Tim Bola Volly Kontingen Garuda XX-G/MONUC dalam melawan Kontingen dari negara Guatemala, Banglades dan Nepal di Bunia Kongo, beberapa waktu lalu. Anggota Kompi Zeni TNI yang sebagian ditempatkan di daerah misi perdamaian di wilayah Bunia Kongo mengikuti pertandingan persahabatan antar Kontingen yang tergabung dalam misi perdamaiain yang disponsori oleh PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa).
Pertandingan Bola volly antara Kontingen ini disaksikan oleh peserta pertandingan dari berbagai negara di dunia. Walaupun sangat berat melawan tim Bola volly dari negara Guatemala dan Nepal, namun Tim Bola Volly Kontingen Garuda XX-G/MONUC yang dipimpin oleh Komandan Kontingen Letkol Czi Arnold AP Ritiauw yang pada saat itu ikut bermain dapat memenangkan pertandingan tersebut.
Kemenangan Tim Bola Volly Kontingen Garuda XX-G/MONUC di Bunia di ikuti oleh kemenangan Tim Sepak Bola Kontingen Garuda XX-G/MONUC yang di tempatkan di Dungu, daerah dekat perbatasan negara Uganda dan Kenya dalam melawan Tim Sepak Bola dari Kontingen Morocco yang bermarkas dekat Bumi Siliwangi Camp Dungu Kongo.
Kemenangan dengan skor 2-1 ini diperoleh dengan perjuangan yang sangat keras dan berat mengingat postur dan tinggi badan yang jauh lebih tinggi dan teknik bermain yang baik sangat merepotkan dan menguras tenaga Tim Sepak Bola Kontingen Garuda XX-G/MONUC. Namun perjuangan tersebut tidak sia-sia, sehingga Tim Sepak Bola Garuda XX-G dapat memenangkan Tim Sepak Bola Morocco yang tidak pernah terkalahkan selama bertahun-tahun dan selama adanya misi perdamaian di wilayah Dungu Kongo.
Setelah pertandingan yang berlangsung selama 2 × 45 menit ini selesai Tim Kontingen Sepak Bola Morocco mengucapkan selamat kepada Tim Sepak Bola Garuda XX-G. Dan mereka mengatakan bahwa tidak menyangka bahwa Tim Sepak Bola Garuda XX-G dapat mengalahkannya, karena selama bertahun-tahun mereka belum ada yang mengalahkan di daerah Dungu Kongo dan merekapun mengatakan bahwa Tim Sepak Bola Garuda XX-G bermain sangat baik, sportif, serta mempunyai stamina yang baik sehingga sangat merepotkan Tim Sepak Bola Morocco. Namun Tim Sepak Bola Morocco berjanji akan kembali menantang Tim Garuda XX/G untuk membalas kekalahannya.
Kesimpulannya bahwa dimanapun kita berada walaupun itu di medan operasi yang jauh dari pusat kota dan dengan keterbatasan yang ada bukan suatu alasan untuk mengharumkan nama bangsa seperti yang dilakukan oleh Kontingen Garuda XX-G/MONUC . SP-18/II/Konga XX-G/MONUC








Ass Wr wb
Saya keluarga dari kapten CAJ Agus Hermansah,mohon minta email pribadinya, terimakasih semoga sukses dan sehat semuanya Amin.