Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Konga XX-G Perbaiki Jalan Lina Kofu - Dungu

2 July 2010, 04:32 , by Agus Hermansyah

 

(Congo, 1 Juli 2010). Satgas Zeni TNI Kontingen Garuda XX-G yang sudah delapan bulan bertugas di negara DRC (Democratic Republic of Congo) dalam misi MONUC (Mission de I’Organisation de republic des Nations Unies en Republicque Democratique du Congo) tengah memperbaiki jalan utama Lina Kofu – Dungu yang sudah rusak berat, akibat seringnya jalan tersebut dilewati oleh kendaraan berat seperti truk WFP (World Food Program) dan kendaraan tempur Batalyon Infanteri Maroko serta kendaraan sipil lainnya.

jalan-5

Tugas tersebut dilaksanakan berdasarkan surat perintah Komandan Ituri Brigade Brigjen ATM Zia Ul Hasan kepada Komandan Kontingen Garuda XX-G Letkol Czi Arnold A.P Ritiauw beberapa waktu lalu, untuk segera memperbaiki jalan Lina Kofu, agar jalan utama yang menghubungkan Dungu Town ke Duru dapat berfungsi kembali.

Dengan dasar surat perintah tersebut, Kontingen Garuda XX-G segera mengerahkan Pleton Alat Berat yang dipimpin oleh Lettu Czi Dony Irawan ST untuk memperbaiki jalan Lina Kofu. Kondisi jalan yang hampir tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat dan roda dua direncanakan akan memakan waktu selama satu bulan, karena untuk memperbaiki kondisi jalan yang berlumpur dan berlubang sedalam hampir satu meter ini akan memakan waktu cukup lama.

Di sela-sela kesibukannya membangun jalan Dungu Faradje sepanjang 155 Km, pemeliharaan Run Way dan proyek lainnya, Kontingen Garuda XX-G tetap menjalankan tugas yang dibebankan demi suksesnya misi perdamaian di negara DRC (Democratic Republic of Congo) yang disponsori oleh PBB/UN.

Sementara itu, masyarakat yang bermukim di daerah Lina Kofu menyambut dengan gembira perbaikan jalan tersebut karena mereka sudah lama mengharapkan jalan pendukung ekonomis ini dapat berfungsi dengan baik, sehingga mereka dapat meningkatkan perekonomiannya khususnya masyarakat di daerah tersebut.

jalan-10

Adalah merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi Kontingen Garuda XX-G dapat berkarya dan membantu rakyat Congo dengan membangun banyak infrastruktur, baik jalan maupun bangunan yang hasilnya langsung dapat dirasakan oleh masyarakat setempat. Sehingga, rakyat Congo yang masih sangat miskin akibat konflik yang berkepanjangan ini dapat terbantu dan dapat memperbaiki taraf kehidupan yang lebih baik.

Agus Hermansyah Captain Caj. Agus Hermansyah was born on 15 August 1971, prior his assignment under the Indonesian Engineering Company under the United Nations Mission in the D.R. Congo (Mission d’el ONU en Republique du Congo – MONUC) as Military Public Information...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Octavianus Marthin Oktavianus MARTHIN Super Intendent (Lieutenant Colonel) Oktavianus MARTHIN, SIk., was born in Jakarta, October 25, 1970. After finishing senior high school in Jakarta in 1989, then became a cadet of Indonesian Police Academy in Semarang. Graduated from that Academy in the year...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago