Jumlah personel militer dari Indonesia yang bertugas sebagai peace keeper (pemelihara perdamaian) pada misi UNIFIL ( United Nations Interim Force In Lebanon ) di Lebanon Selatan bertambah 150 orang, hal ini ditandai dengan kedatangan Satgas Konga XXIII-C1/UNIFIL di Markas Batalyon Indonesia Konga XXIII-C/UNIFIL ( Indobatt/Indonesian Battalion ) UN POSN 7-1 Adshit al Qusayr. Dengan bertambahnya jumlah pesonel TNI di Lebanon, maka Indonesia menempati posisi ke tiga dalam hal jumlah personel militer di UNIFIL setelah Kontingen Italia dan Perancis.
Saat ini terdapat 1298 prajurit TNI yang bertugas di Lebanon, terdiri dari 850 personel Konga XXIII-C/Unfil ( Indobatt / Indonesian Battalion ), 75 personel Konga XXV-A/UNIFIL ( Indo MP / Indonesian Military Police ), 200 personel Konga XXVI-A/UNIFIL ( Indo FHQSU / Indonesian Force Head Quarter Support Unit ) dan 150 personel Konga XXIII-C1/UNIFIL (yang akan bergabung dengan Indobatt) serta 23 personel TNI yang bertugas sebagai staf di Markas Besar UNIFIL – HQ, Naqura maupun di Markas Sektor Timur UNIFIL – Marjayoun.
Kedatangan Konga XXIII-C1 diterima oleh Komandan Satgas Indobatt, Letnan Kolonel Inf Raden Haryono dalam sebuah upacara militer bertempat di Rubb Hall Indobatt , pada hari Senin 02 Nopember 2009 yang dihadiri oleh para perwira staf dan komandan kompi. Dalam amanatnya Dansatgas Indobatt menegaskan agar kedatangan satu kompi tambahan yang baru tiba ini dapat semakin menambah kepercayaan masyarakat setempat terhadap keberadaan Kontingen Garuda Indonesia di Lebanon dalam mengemban misi perdamaian, sehingga stabilitas keamanan dapat senantiasa terjaga dan perdamaian abadi terwujud di Lebanon.
Selama ini Indobatt sudah banyak mengukir prestasi di UNIFIL, baik dalam hal operasi maupun lomba antar kontingen. Dalam hal operasi, Indobatt pernah mendapatkan penghargaan dari Komandan Sektor Timur UNIFIL, semasa dipimpin oleh Brigadir Jenderal Alberto Asarta Cuevas dari Spanyol, karena dinilai mampu menyelenggarakan operasi penempatan pasukan secara masal dalam Battalion Full Deployment Operation dengan maksimal dan terbaik. Sedangkan dalam hal perlombaan antar kontingen, Indobatt tercatat beberapa kali menjadi juara umum dalam lomba menembak, Tennis Lapangan, Bulu tangkis dan Billiard. Letkol Inf R. Haryono menambahkan dengan bertambahnya jumlah pasukan, diharapkan Indobatt akan semakin berprestasi dan disegani serta diakui profesionalismenya oleh kontingen negara lain, tambah Dansatgas.
Indobatt saat ini memiliki area of responsibility (AoR/daerah tanggung jawab operasi) seluas 84 Km2 meliputi 13 desa di Lebanon Selatan yang berbatasan langsung dengan Israel. Dengan kedatangan satu kompi tambahan yang tergabung dalam Indobatt, rencananya daerah tanggung jawab Indobatt akan bertambah luas. Sampai saat ini penambahan daerah tanggung jawab Indobatt belum diputuskan oleh UNIFIL, namun ada kemungkinan Indobatt akan mengontrol wilayah Srifa yang sebelumnya adalah daerah tanggung jawab Batalyon Perancis. SP-91/XI/Konga XXIII-C/UNIFIL.





nDan, pasukan INDOBATT tentengan senapan serbunya SS1 apa SS2? Bravo INDOBATT, selamat bertugas.