Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Kontingen Garuda XX-F memulai Quick Impact Project di D.R. Congo

23 July 2009, 18:09 , by Leo Sugandi

 

Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-F/MONUC mulai hari Senin (20/7) memulai Quick Impact Project (QIP) perbaikan gedung kantor walikota di Dungu-Kongo. Proyek tersebut memiliki tujuan utama untuk merenovasi gedung kantor Walikota Dungu sehingga kegiatan administrasi pemerintahan dapat berjalan lancar sekaligus membina hubungan baik antara penduduk lokal dengan personel pasukan penjaga perdamaian PBB yang bertugas di wilayah Dungu. Kegiatan tersebut termasuk upaya binter (pembinaan teritorial) PBB dalam rangka menciptakan perdamaian dan stabilitas keamanan di Negara Demokratik Kongo dalam misi MONUC (Mission de l’Organisation des Nations Unies en République Démocratique du Congo/misi PBB di Kongo).

Quick Impact Project merupakan salah satu upaya pembinaan teritorial yang dilakukan PBB dalam merangkul hati masyarakat Kongo sehingga pelaksanaan misi dapat berjalan lancar dan mendapat dukungan dari seluruh warga. Sejak Indonesia mengirimkan pasukan penjaga perdamaian di Kongo telah tercatat tiga kali Kontingen Garuda mendapatkan kepercayaan mengelola salah satu program binter PBB tersebut. Dan kali ini Kontingen Indonesia kembali memperoleh kepercayaan untuk merangkul hati masyarakat Kongo melalui proyek renovasi kantor walikota Dungu.

Sebelum memulai pekerjaan renovasi, personel satgas terlebih dahulu melakukan pengasapan/fogging terhadap bangunan yang telah lama dihuni oleh ratusan bahkan ribuan kelelawar. Sesaat setelah pengasapan, ribuan kelelawar langsung beterbangan menyelamatkan diri keluar dari gedung.

Fogging the City Mayor's office

Fogging by IndoEngCoy

Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi bau yang ada serta agar dalam pelaksanaan pekerjaan tidak terganggu oleh aktivitas kelelawar tersebut. Pekerjaan selanjutnya dapat dilaksanakan dengan dimulai dari pembongkaran atap bangunan yang terbuat dari seng dengan dibantu oleh masyarakat lokal.

Pentingnya aktivitas pemerintahan di Dungu menjadi perhatian besar para petinggi Monuc. Roda pemerintahan kota itu menjadi tolak ukur situasi kemanan di wilayah perbatasan Kongo dengan Negara Sudan dan Uganda. Apabila kinerja aparat pemerintah wilayah tersebut dapat berjalan lancar berarti situasi di Timur Kongo dan bahkan Negara Kongo dapat dibilang aman. Bahkan Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Kongo-Mr. Alan Doss serta wakilnya dalam waktu terpisah telah menemui walikota Dungu secara langsung sekaligus menyampaikan keinginan mereka untuk bisa membantu masyarakat Dungu dengan merenovasi gedung pemerintahan tersebut.

Evacuating Bats

Flying bats

Karena pentingnya arti dan fungsi dari bangunan itu, walikota Dungu meminta seluruh penduduk lokal untuk memberikan partisipasi aktifnya dalam membantu proses renovasi. Dan untuk sementara waktu kegiatan administrasi pemerintah kota Dungu dilaksanakan di tenda darurat yang disediakan oleh PBB.

The new look

New roofings

Roofing Sheets

Rencananya renovasi gedung kantor walikota akan memakan waktu sepuluh minggu dengan pekerjaan sebagai berikut:

1. Renovasi atap
2. Renovasi bangunan
3. Pemlesteran dinding bagian dalam
4. Pengecatan dinding
5. Renovasi struktur bangunan yang terbuat dari kayu
6. Renovasi tangga
7. Penggantian jendela kaca yang telah rusak

Bangunan kantor administrasi walikota Dungu memiliki gaya arsitektur eropa dan merupakan peninggalan pemerintah kolonial Belgia yang menjajah Kongo hingga tahun 1963. Situasi keamanan yang tidak kondusif menyebabkan kantor tersebut menjadi kurang terawat dan lebih parah lagi menjadi rumah bagi ribuan kelelawar sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap saat kita memasuki kantor. Kondisi tersebut sebentar lagi akan berubah dengan adanya Quick Impact Project yang dilaksanakan oleh Kontingen Garuda XX-F/MONUC pimpinan Mayor Czi Sugeng Haryadi Yogopranowo.

Leo Sugandi Leo SUGANDI Leo Sugandi graduated from Norwich University (Military College of Vermont) with bachelor degrees in political science and history. An infantry man after commissioned into the Indonesian Army in 2001. Currently serving as Public Information Officer of the Indonesian Engineering Company under MONUC (UN mission...

Detail Profile »

5  Comments

by almascatie at 23 July 2009, 19:20

wew bang.. skr dah pindah dikongo?? lama awak tak jalan kesini heheheh gimana kabarnya bang…

btw tu rumah walikota unik banget, pantesan kelelawarnya banyak bang

by David at 23 July 2009, 21:35

Saya tertarik dengan model 7 bentuk bangunannya, klasik…

by Arief Atmoko at 23 July 2009, 23:27

Sukses selalu buat pasukan garuda merah putih, semoga dharma baktimu memberi nama harum Indonesia! Bravo Garuda! Kepakkan sayapmu ke ujung dunia!

by Ponpon Apandi at 23 July 2009, 23:29

Ok Pak salam kembali dari kami khsusnya warga negara Indonesia semoga dengan besarnya pengabdian pasukan GARUDA di Liberia sebaga salah satu contoh bahwa Pasukan GARUDA XX-F adalah wakil kebesaran Bangsa Indonesia di PBB terimakasih untuk semuanya teman-teman kita di Liberia ..semoga selamat dan sehat selalu….

by Kuliah Gratis at 24 July 2009, 12:05

Gambarnya keren2 euy…….salam kenal dulu Pak

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

799 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Endang Satriyani Endang Satriyani, or known as Eno, has recently joined the UN mission in September 2007, having been assigned in Haiti, under MINUSTAH as UNV Finance Advisor, of which her main duty is working together with Haitian Nationale Police (HNP)...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 6 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 13 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 16 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 16 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 17 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago