Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Tri Ambar NUGROHO

Kontingen garuda XX-F meningkatkan kewaspadaan di Wilayah Timur Kongo

10 November 2008, 14:19 , by Tri Ambar NUGROHO

 

Kontingen Garuda XX-F yang saat ini bertugas di negara Republik Demokrasi Kongo meningkatkan kewaspadaan terkait situasi keamanan yang kurang kondusif di wilayah Timur Kongo, khususnya di kota Goma, ibukota provinsi North Kivu . Seperti diketahui, sejak seminggu terakhir situasi kota Goma mencekam setelah pasukan pemberontak pimpinan Jenderal Laurent Nkunda menyerang dan menduduki wilayah Rutshuru yang merupakan pintu gerbang menuju Goma dari arah Utara.

Setelah sebelumnya masyarakat kota Goma memprotes kehadiran pasukan PBB yang dianggap gagal memberikan jaminan kemanan bagi masyarakat sipil, pasukan pemerintah (FARDC) dibantu oleh Mai-Mai (kelompok milisi lokal) berusaha merebut kembali wilayah Rutshuru dari tangan pemberontak. Namun hingga saat ini upaya tersebut masih belum membuahkan hasil.

Pasukan militer Pemerintah Kongo yang berada di garis depan di utara desa Kibati, sebelah utara Goma, eastern Congo, pada hari Minggu Nov. 9, 2008. berjaga dimana kontak senjata melawan para pemberontak telah mengakbatkan puluhan ribu pengungsi menderita dan benar-benar membutuhkan bantuan kemanusiaan internasional.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon beberapa waktu lalu telah meminta Dewan Keamanan PBB untuk mempertimbangkan kemungkinan penambahan 3000 pasukan penjaga perdamaian di Kongo. Permintaan penambahan pasukan tersebut meliputi 2 Batalyon Infanteri, 2 Kompi Pasukan Khusus, 18 Helikopter dan 2 buah pesawat Herkules. Rencananya sebagian besar pasukan tambahan tersebut akan ditempatkan di Goma guna mengamankan kota penting pusat perdagangan dan bisnis di wilayah Timur Kongo itu.

Foto dibawah adalah mayat seorang pengungsi yang menjadi korban akibat kontak senjata hebat di kawasan kamp pengungsi di Kibati, sebelahurata Goma – bagian Timur Kongo. Tidak jelas sebab musababnya apakah koraban meninggal akibat terkena tembakan atau meninggal normal.

Beberapa foto dari kamp Pengungsi di Kibati menggambarkan situasi akan bagaimana kehidupanpara pengungsi yang terjebak diantara 2 pihak yang bertikai.

Kontak senjata secara sporadis antara milisi dari jenderal Tutsi general Laurent Nkunda’ dan pasukan militer dari Pemerintah Kongo serta sekutunya yang terjadi di beberapa tempat di Utara Kivu.

Untuk mengantisipasi keadaan yang kurang kondusif tersebut, Kontingen Garuda XX-F sejumlah 175 orang yang tersebar di 3 wilayah berbeda (Dungu, Bunia dan Beni) semakin meningkatkan kewaspadaannya dengan mengadakan simulasi latihan terhadap kemungkinan-kemungkinan terburuk yang dapat terjadi. Disamping tugas utamanya untuk memberikan bantuan Zeni kepada Monuc (Misi PBB di Kongo), pasukan TNI tetap mengutamakan faktor keamanan dengan tetap berpegang kepada MOU (Memorandum of Understanding) , SOP (Standard Operating Procedure) dan ROE (Rule of Engagement) yang telah ditetapkan PBB.

Saat ini, Kontingen Garuda XX-F dibawah pimpinan Mayor Czi Sugeng Haryadi Yogopranowo tengah melaksanakan pekerjaan pembuatan bandara Dungu, perbaikan bandara Mavivi di Beni dan pekerjaan pembuatan Lapangan Tembak bagi FARDC (Tentara Nasional Negara Republik Demokrasi Kongo) di wilayah Nyaleke. Kesemua wilayah tugas Kontingen Garuda tersebut berada di kawasan Timur Kongo yang dilanda konflik berkepanjangan. Beberapa kali pekerjaan terpaksa dihentikan karena adanya kontak senjata antara pasukan pemberontak dengan FARDC, khususnya di wilayah Dungu yang merupakan wilayah perbatasan Kongo dengan negara Sudan .

Untuk melaksanakan tugas-tugas Zeni tersebut, Kontingen Garuda XX-F/MONUC dibekali dengan alat-alat berat meliputi excavator, dozer, crane, grader, loader, walles, dump truck, fork lift dan alat berat lainnya. Kontingen Garuda XX-F merupakan kontingen ke-enam yang dikirim ke negara Kongo sejak misi Monuc dimulai tahun 2003 sebagai upaya PBB untuk menghentikan konflik di negara yang kaya akan sumber daya alam itu.

Tri Ambar NUGROHO Tri Ambar Nugroho Major Tri Ambar Nugroho, began his international assignment as U.N. Military Observer with UNMIL in Liberia as the team member of KONGA XXI-4 arrived in Monrovia in late 2006. Have been extensively patroling various regions of Liberia, which to include...

Detail Profile »

6  Comments

by puguh pamungkas at 10 November 2008, 22:38

Wah Lagi panas Ya mas Semoga Kita selalu di lindngi Allah SWT amin

by Erfan Ahmad at 11 November 2008, 19:28

siapa sih sesungguhnya dibalik INI SEMUA ……. siapa sih Jend Laurent Nkunda ….. ach tak lebih hanya 1000 personal milisi sebetulnya kok susah yaaaaaaa untuk meredam nya.
semoga TNI kita dan lainnya akan senantiasa dilindungi Allah SWT amin.
salam EA Kinshasa

by arya nasoetion at 12 November 2008, 14:19

Mengerikan sekali. Semoga selalu dilindungi Allah SWT, dan semoga misi PBB sukses di Kongo agar perdamaian segera terwujud.

by irsyad hamdie at 15 November 2008, 02:22

Pak mayor Ambar kok fotonya nampang terus ya di pralangga , saya minta alamat emailnya dong pak , mau berkoresponsi sama pak ambar , trims

by masjanto at 15 November 2008, 07:27

salam hangat dari Tanah Air,

ada baiknya TNI meningkatkan operasi teritorial di wilayah konflik KONGO, dimana perang yang dijalankan pemberontak adalah perang gerilya. Tentu operasi teritorial yang dimaksud untuk mendukung tugas TNI bukan untuk tujuan lain, misalnya : – memberikan bantuan keamanan kepada penduduk disekitar markas kontingen TNI, pastikan bahwa zona TNI adalah zona aman – tingkatkan operasi intelijen tempur untuk memperoleh informasi sebanyak-banyaknnya

itung-itung konflik Kongo menjadi ajang latihan TNI di medan perang sesungguhnya

selamat bertempur

by Aldia Prematura at 18 November 2008, 18:35

semoga perdamaian di kongo tercipta. sehingga tidak ada lagi korban yang berjatuhan. dan suasana menjadi aman dan menyenangkan.

salam damai

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

799 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Arman Pasaribu Born in Jakarta, Indonesia, in his early thirties. Graduated from Indonesia’s Police Academy in 1998, holding a degree in criminology at the University of Indonesia in 2003, concluded his education at Indonesia’s Police Science College (PTIK) in 2004. A truly...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 6 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 13 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 16 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 16 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 17 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago