Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Kontingen Garuda XXII – UNMIS

21 December 2009, 19:42 , by Whisnu Kusardianto

 

Salam Garuda!. Jika membaca judul diatas, bagi yang belum mengenal pasti akan membayangkan sepasukan TNI dengan persenjataan lengkap ditambah pernak-pernik Military Gear seperti di film-film perang buatan Holywood. Pada kenyataannya yang ada hanyalah beberapa personil TNI tanpa dilengkapi senjata apapun kecuali radio perorangan dan GPS saja. Jika ada pomeo di kalangan militer yang mengatakan bahwa istri pertama seorang serdadu adalah senjatanya bukannya istri yang di rumah, maka bagi UNMO istri pertamanya adalah radionya, karena tanpa radio tersebut jika ada sesuatu kondisi bahaya salah satu hal penting yang akan membantunya yaitu radio untuk menginformasikan statusnya kepada satuannya, sedangkan kalau boleh dibilang istri keduanya adalah GPS yang akan menginformasikan posisi terakhir si UNMO jika dibutuhkan.

Bagi kontingen yang diperlengkapi dengan peralatan dan persenjataan lengkap sesuai dengan standar yang diminta UN, mempunyai tugas pokok yang berbeda dengan kontingen yang tanpa dilengkapi persenjataan dalam hal ini UNMO. Berkaitan dengan judul diatas maka kontingen Garuda yang dikirim oleh pemerintah RI ke Sudan merupakan kontingen yang bertugas sebagai UNMO.

Seluruh personilnya pun harus berstrata perwira dengan pangkat minimal Kapten yang sudah menempuh pendidikan militer setingkat Diklapa/Selapa/Sekau atau sederajat. Sebelum dikirim ke daerah misi mereka akan melalui beberapa tahapan antara lain tahap seleksi, tahap pembekalan, tahap admnistrasi. Banyak sekali perwira TNI yang berkeinginan menjadi UNMO akan tetapi dengan adanya tahapan tersebut hanya personil TNI yang memenuhi standar yang dibutuhkan UN bisa bergabung menjadi UNMO.

Penugasan perwira TNI sebagai UNMO di UNMIS telah dimulai sejak tahun 2005 bersamaan dengan dimulainya perjanjian SUDAN CPA pada 9 January 2005, yang menandai berakhirnya pertikaian antara Sudan Utara dan Sudan Selatan.

Sudan  Location

Pada tahun awal UNMIS berjalan untuk personil UNMO sebelum dikirim ke AOR (Area Of Responsibility) melaksanakan Induction Course di Kenya tempat dimana CPA ditandatangani, karena pihak yang bertikai menganggap negara tersebut netral. Setelah itu untuk Induction Course dilaksanakan di ibukota Sudan Utara yaitu di Khartoum sampai saat ini. Mabes TNI memberikan nama yaitu Kontingen Garuda XXIIUNMIS (United Nations Mission in Sudan) sesuai dengan nomer urut penugasan kontingen Garuda yang telah berpartisipasi dalam misi UN.

Karena mulai kontingen pertama sampai dengan saat ini tetap memakai nama Kontingen Garuda XXII maka untuk menandakan urutan gelombang pengiriman tersebut dibedakan dengan penambahan abjad dibelakang angka romawi, misalnya KONGA XXII-A dst. Kontingen Garuda XXII terkini yang sedang bertugas yaitu KONGA XXII-K dan KONGA XXII-L. Jumlah personil UNMO yang dikirim untuk tiap gelombang tidak sama tergantung dari permintaan UN dan kesiapan Mabes TNI dalam menyiapkan personilnya. Sampai saat ini TNI telah mengirimkan sebanyak 44 orang Perwira TNI sebagai UNMO.

Sayangnya untuk rotasi personil UNMO di UNMIS ini pasti mengalami keterlambatan dikarenakan pengurusan visa yang sangat lambat sehingga pasti jika personil yang EOM (End Of Mission) sudah kembali ke tanah air maka personil pengganti masih ada di tanah air berkutat menunggu turunnya visa dari pemerintah Sudan. Masalah lain yang timbul dimulai dari 2 gelombang terakhir pengiriman UNMO yaitu sejak pengiriman luggage ditangani oleh DHL maka luggage yang terkirim ke Sudan akan tertahan lama di Custom/Bea Cukai Sudan entah karena apa, yang jelas dibutuhkan usaha dan kesabaran ekstra untuk mendapatkan luggage tersebut.

Dari seluruh Team Site yang ada di UNMIS hampir semuanya pernah ditempati oleh INDO UNMO, UNMIS terbagi menjadi 6 sektor yang terdiri dari sektor-1 Juba, sektor-2 Wau, sektor-3 Malakal, sektor-4 Kadugli, sektor-5 Ed Damazin dan sektor-6 Abyei.

Darfur-Sudan

Dari 6 sektor tersebut terbagi lagi menjadi 15 Team Site. Saat ini personil INDO UNMO yang bertugas di UNMIS sebanyak 7 orang yaitu KONGA XXII-K terdiri dari Mayor Ikwan Achmadi (Akmil 93) dan Mayor Sotardodo Siahaan (AAU 95) penempatan di Kurmuk Team Site, Mayor Whisnu Kusardianto/Penulis (AAL 97) dan Mayor Yulian Iskandar (Akmil 97) penempatan di Bor Team Site selanjutnya KONGA XXII-L terdiri dari Mayor Sigit (Akmil 96) dan Mayor Aab (AAL 97) penempatan di Yambio Team Site, Mayor Febi (AAU 97) penempatan di Diling Team Site.

Ikhwan Achmadi
Perwira senior Konga XXII saat ini May Ikhwan Achmadi

New Arrivals
Bersama beberapa rekan ‘new arrivals’ pada misi PBB

Driving Test
Tes wajib mengemudi bagi setiap staff misi

Berikutnya sudah menunggu gelombang selanjutnya yang masih tertahan di tanah air karena menunggu visa yang belum kunjung turun dari pemerintah Sudan. Kontingen Garuda XXII memiliki ‘INDONESIAN HOUSE’ di ibukota Khartoum yang berfungsi sebagai rumah transit bagi yang tinggal sementara di khartoum maupun yang sedang leave, para personil yang ada membayar iuran per bulan untuk membiayai INDONESIAN HOUSE tersebut.

INDONESIAN HOUSE tersebut terletak tidak terlalu jauh dari UNMIS HQ sehingga memudahkan bagi para personil UNMO jika ada urusan di HQ, saat ini INDONESIAN HOUSE dikelola oleh 3 mahasiswa INDONESIA yang sedang menempuh study di Khartoum. Keberadaan mereka sangat membantu para INDO UNMO yang sedang bertugas jika sedang transit atau berlibur ke Khartoum, mereka antara lain Mas Sukron, Mas Taufik dan Gus Saiful.

Prior duty
Rehat sejenak sebelum deployement

Saat ini di negara Sudan terdapat pula misi lain yaitu United Nations – African Union Mission in Darfur – UNAMID di Darfur, selain United Nations Missions in Sudan, dimana terdapat beberapa personil TNI yang bertugas sebagai UNMO dan Staff Officer di Darfur.

Demikian sekilas tentang keberadaan Kontingen Garuda XXIIUNMIS di Sudan, semoga bisa memberikan gambaran kepada rekan-rekan yang belum mengetahui eksistensi Kontingen Garuda XXIIUNMIS. Terima kasih.

Salam Garuda,
Lt. Cdr Whisnu KUSARDIANTO
UNMO-02656
G4 BOR TS

Whisnu Kusardianto Recently serving at the United Nations Mission in Sudan as UN Military Observer, he is currently posted in Bor, Sudan. However, as many people said that the place named “Bor” is often associated with “bored”, he finds way to...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Edwin Adrian SUMANTHA Captain Edwin Adrian Sumantha graduated from Military Academy in 1997 and got opportunity to attend various military courses either in Indonesia or overseas. His previous position prior to deployment to UNOMIG (UN Observers Mission In Georgia) as Detachment Commander of...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago