Correspondent Sandy M. PRAKASA
Total 8 comments
Podcast Status No podcast here!
Features Email article link
Posted 44 days ago
technorati View blog reactions
post to del.icio.us
post to digg
post to ma.gnolia
<< Kontingen GARUDA XXIII B melaksanakan patroli pengintaian udara
Suatu pagi di Panti Asuhan - Addis Ababa, Ethiopia >>
Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.
Full archive here
INDONESIA BISA……..
Salam ,
TjutHerlita.
JKT
by Tjut Lita Lambeuso in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Mas Irawadi,
Wah, BIPSOT sudah jauh berkembang ya….saya juga “Alumni” ...
by Ary Laksmana in Latihan bersama Peacekeeping di Bangladesh
MAs Irawady, salam kenal ya
Mas, bisa bikin kita jadi tau ...
by Yunita Dwiana P in Latihan bersama Peacekeeping di Bangladesh
Mas Irawadi,
Dengan giatnya persiapan serta pelatihan TNI baik pembekalan didalam ...
by Luigi Pralangga in Latihan bersama Peacekeeping di Bangladesh
seng sabar ya nduk….
by Mewal in Kehidupan yang berwarna: “Dari Reksya hingga Amjad”
Kang Luigi,
BRAVO!
Akhirnya ada juga artikel di jagat blogosphere ini ...
by nadia febina in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
setuju!!
jangan pernah menunggu waktu yang tepat. kerna waktu yang paling ...
by caroline in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Bang Luigi DKK,
Bethul, mari kita pupuk terus semangat kebangsaan kita ...
by Faesol in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Dear Kang Luigi,
I have nothing to say, saya juga ...
by Ngatiman Santoso in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Perubahan selalu terjadi.. mari mari kita gapai impian.. wujudkan negeri yang ...
by Jauhari in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Efek pemanasan global semakin lama semakin memprihatinkan. Setiap manusia di seluruh penjuru dunia saat ini merasakan dampaknya. Untuk mengurangi kondisi tersebut menjadi lebih baik, salah satu upaya yang saat ini sedang trend ialah dengan melakukan penghijauan atau penanaman pohon-pohon sebagai paru-paru bumi. Menyadari urgensinya, prajurit-prajurit Satgas Yon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII B tergerak untuk melakukan hal yang sama dengan melaksanakan penghijauan di dalam markasnya, tepatnya di dalam “*Soekarno Base*” Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan.

Secara simbolis, gerakan penghijauan ini diawali dengan penanaman secara serentak oleh perwakilan 8 negara Kontingen yang tergabung dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) yaitu Polandia, Cina, Nepal, Spanyol, India, Tanzania, Turki dan Malaysia.
Tidak lupa perwakilan negara tuan rumah (Host Country) yaitu Lebanon yang diwakili oleh Kolonel Mahfud dari Brigade 11 LAF (Lebanon Armed Forces) dan Kolonel Milad yaitu LO LAF untuk Kontingen Indonesia ikut melakukan penanaman pohon Angin-angin (varietas imbricatus atau wind tree) dan Trembesi (samanea saman atau rain tree) yang khusus dibawa dari Indonesia. Beberapa perwakilan staf Markas Besar UNIFIL, seperti Chief of Finance Section yaitu Bpk. Adang Sanusi ikut juga dalam acara penghijauan ini. Bahkan Komandan Sektor Timur Brigjen Juan Batistuta Garcia Sanchez dan calon penggantinya Brigjen Medina Fernandez dari Spanyol tidak mau ketinggalan dalam aksi penanaman pohon yang idenya digagas oleh Dansatgas Konga XXIII B ini. Walaupun mereka berdua datang terlambat karena sebelumnya melaksanakan peninjauan keliling Area Operasi, namun keduanya masih menyempatkan diri untuk memenuhi undangan Dansatgas dalam rangka penghijauan ini.



Macan mati meninggalkan belangnya, gajah mati meninggalkan gading-nya, … it’s the legacy that counts!
Semoga Konga XXIII-B senantiasa meninggalkan citra cemerlang seperti pada Kontingen Garuda sebelumnya dengan program penghijauan basis compound di UNIFIL.
Boleh dongtanam sayur mayur lalapan hijau-nya juga sekalian mengajarkan orang lebanon makan sayur lalapan segar ala Indonesia ;-).
Salam hangat buat para peacekeepers di Lebanon.
Setuju Kang !,.
Pahalanya juga gak putus tuh…!
amin..
takecare
hidup KONGA XXIII B..hidup Indonesia..:)
Salut deh untuk rekan-rekan yang bertugas di Lebanon yg tergabung dalam pasukan KONGA XXIII B karena sadar akan pentingnya ikut menjaga kestabilan dunia karena adanya Global Warming ini. Mengingat panasnya suhu udara yang dirasakan di lokasi, maka memang nggak ada salahnya untuk melakukan penghijauan sebagai salah satu bentuk kepedulian menjaga paru-paru bumi ini.
titip salam buat anggota kesehatan dari LANUD SIM Nangroe Aceh. ditunggu kiriman ekstrak onta rasa kurma.
ya…. majuu terus pantang Mundur untuk TNI KITA !
BrAVO TNI RI ! Salam semangat,
Tjut Lita
jakarta.
Menarik sekali program ini dilaksanakan di Negeri orang sambil mengemban Misi yang penting untuk membawa nama baik Indonesia. Sukses selalu untuk seluruh anggota Kontingen GARUDA XXIII-B ! Salam ….
Iya hebat. Program ini dilaksanakan di negeri orang. Di Indonesia program penghijauan yang dilaksanakan Dephut juga didukung oleh TNI AD. Beberapa bulan yang lalu Menteri Kehutanan malah datang langsung ke Markas Brigif Linud 3/Kostrad-Kariango untuk melihat pembibitan sekaligus menandatangani kerjasama TNI-AD dan Dephut. search di google “Korps Hijaukan Lahan Kritis” dan “Prajurit Kostrad Hasilkan Bibit Pohon Trembesi“
« Kontingen GARUDA XXIII B melaksanakan patroli pengintaian udara Suatu pagi di Panti Asuhan - Addis Ababa, Ethiopia »