Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

KRI Diponegoro manuvra di Lebanon

22 July 2009, 16:12 , by I Wayan Suarjaya

 

Area Of Maritime Operations,- Minggu pagi yang sangat cerah dibarengi dengan kondisi lautan yang sangat bersahabat, sementara nun jauh disana sejumlah unsur yang tergabung dalam Maritime Task Force (MTF) terlihat membentuk beberapa formasi dan sangat kompak ketika melaksanakan suatu manuvra dari satu bentuk formasi ke bentuk formasi lainnya. Ini tentu bukan suatu latihan yang mudah bagi setiap pengawak kapal yang terlibat karena dibutuhkan Sumber Daya Manusia yang professional dan terlatih.

“Ada tiga buah formasi yang dilatihkan yaitu Formasi awal (Berbanjar) yang merupakan kegiatan persiapan untuk membentuk formasi selanjutnya, Formasi Diamond dan Formasi Star burst”, ujar Komandan Satgas Maritime Task Force (MTF) yang juga sekaligus sebagai Komandan KRI Diponegoro-365 Letkol Laut (P) Arsyad Abdullah.

Dan secara keseluruhan kegiatan ini diabadikan melalui photoex (photo exercise) yang diambil dari udara oleh hellikopter witch milik Italia. Setiap formasi diberikan selang waktu untuk mempertahankan posisi tersebut untuk memberikan kesempatan kepada fotographer melaksanakan tugasnya dengan pengambilan dari berbagai angle.

Sementara itu menurut Kepala Departemen Operasi (Kadepops) Kapten Laut (P) Aminudin Albek, untuk melaksanakan latihan ini terlebih dahulu telah dilaksanakan briefing yang idealnya dilaksanakan di darat atau sebelum kapal berlayar. Namun karena seluruh unsure sedang berada di laut sehingga briefing yang dilaksanakan dalam bentuk virtual atau dengan mengirimkan materi latihan ke masing-masing unsure melalui email untuk dipelajari. .

Unsur-unsur yang terlibat dalam latihan ini adalah Scirocco milik Angkatan Laut Italia, KRI Diponegoro-365 (Indonesia), TCG Mizrak dan TCG Gurbet milik Turki, Machitis (Yunani), serta Dachs, Hermelin dan Rhein milik Angkatan Laut Jerman. Termasuk untuk pengambilan foto udara dilakukan oleh helicopter witch yang on board di Scirocco.

Tidak hanya photoex saja, namun latihan masih berlanjut hingga pukul 5 sore dengan serial Misceleneous exercise dengan bentuk maneuver. Latihan ini lebih ditujukan untuk melaksanakan missi MTF yang kedua yaitu memberikan pelatihan kepada Angkatan Laut Lebanon untuk meningkatkan kemampuannya. Ada lima buah kapal yang terlibat dalam latihan ini dan tiga diantaranya Sour, Damour dan Tabarja adalam milik Angkatan laut Lebanon. Sementara sisanya adalah Scirocco sebagai kapal markas dan KRI Diponegoro-365.

Materi yang dilatihkannyapun sangat simple/sederhana karena mereka hanya memiliki kapal yang sangat terbatas dengan kecepatan dan tipe yang kecil. Namun demikian diharapkan mereka paling tidak familiar dengan prosedur manuvra di laut meski kapal mereka terbatas.

Beberapa foto lainnya dari latihan ini diambil dari UNIFIL-PIO yang meliput dari kapal lainnya.

I Wayan Suarjaya Naval Captain (KH) I Wayan Suarjaya, born in Werdhi Agung (Northern Sulawesi) on 29 September 1972, graduated from PAPK (Perwira Prajurit Karir) in 1998, further assigned to Public Information Office of Indonesia’s Naval Headquarters assuming the responsibility as Naval...

Detail Profile »

7  Comments

by Mas Bagus at 22 July 2009, 16:55

Mohon Ijin Ambil Artikel Untuk Dimuat di Ardava.com. Sebelumnya Terima Kasih

by harri at 24 July 2009, 07:57

luar biasa

by Sunardi SE at 26 July 2009, 16:03

Ok mas, selamat bertugas semoga selamat dan memebawa harum nama Indonesia.

by Johan Wahyudi at 28 July 2009, 17:04

Selamat bertugas seluruh prajurit KRI Diponegoro 365, rakyat Indonesia bangga padamu!
(Maj Johan, milob Unamid).

by Elias Rachmansyah at 29 July 2009, 16:04

izin ambil artikel mas Wayan, buat di kaskus

by wahyu pratama at 30 July 2009, 10:21

minta ijin untuk di muat di blog saya.
terima kasih.

by Ifan Hediono at 31 July 2009, 16:42

“thanks banget mas buat informasinya, biar semuanya bisa saling komunikasi dan mengikuti kabar terkini, urusan BOM pasti udah dengerkhan untuk berita di our country. pokoknya selalu keep contact saja mas.. salam terhangat dari west java <bandung> maju terus pantang mundur.. untuk misi perdamaian di darfur diperpanjang dei ya mas? ada informasi lain tentang MoU dengan negara konflik lainnya ?”

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Lielie Soeprijatna Major (Navy). Lielie Soeprijatna born in Semarang, 17 April 1969, assuming the duty as the Public Information Officer KRI Sultan Iskandar Muda (SIM) 367-MTF under Kontingen Garuda XXVIII-C/UNIFIL, the graduate from Indonesia’s Military Academy in 1997. Among several other military...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago