Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Muhammad IRAWADI

Kursus Civil Military oleh PUSPEN TNI

8 March 2008, 19:04 , by Muhammad Irawadi

 

Kerjasama yang selama ini berlangsung antara TNI dan Amerika berlangsung dengan baik. Indikator tersebut terbukti dengan banyaknya kesempatan yang diberikan kepada perwira TNI untuk menimba ilmu dan mengembangkan pengetahuan. Kegiatan pendidikan dan latihan yang digelar baik secara bilateral maupun multilateral dilakukan kedua negara dalam kerangka Peace Keeping dan Peace Support Operation. Civil Military Liasion Course adalah salah satu kursus yang dilaksanakan untuk memberikan materi dan pemahaman tentang kerjasama sipil dan militer. Kerjasama antar sipil militer tentunya untuk mengoptimalkan tujuan dan sasaran didalam misi.

Melalui program _Global Peace Operation Initiative (GPOI), _kursus Civil Military Liasion Officers berlangsung selama dua minggu. Dalam pembukaannya Asisten Operasi Panglima TNI tanggal 3 Maret 2008 menyampaikan: kerjasama antara sipil dan militer dalam operasi pemeliharaan perdamaian harus memiliki standard bagaimana hubungan tersebut dilakukan dan dikoordinasikan. Hasil saling menguntungkan dan mendukung tugas. Berdasarkan evaluasi dari latihan yang dilakukan sebelumnya, seperti Multinasional exercise di Mongolia, Peace Support Operation di Jakarta, menunjukan peningkatan kemampuan dari perwira TNI yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Dalam pembukaan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) Brigjen Zahari Siregar.


(Penyampaian materi oleh Instruktur)

Materi yang diberikan sesuai dengan Standard Training Generic Module (STGM) PBB. Sedangkan instrukturnya merupakan personel yang professional, yang sudah berpengalaman dibidangnya masing-masing. 2 orang dari Amerika, 1 orang India dan 1 orang Kanada menyampaikan materi secara lugas dan gamblang. Kursus yang diselingi pemberian persoalan kepada para peserta, dengan mengasumsikan situasi dan kondisi di penugasan PBB. Hal ini menuntut peserta kursus harus mampu menjawabnya sesuai dengan teori dan materi pelajaran yang telah diberikan. Direncanakan kursus tersebut akan berakhir pada tanggal 13 Maret 2008.


(Pemberian Study Kasus oleh Instruktur)

35 orang perwira TNI yang mengikuti kursus tersebut, 32 orang tersebut direncanakan akan dipersiapkan untuk bertugas sebagai military observer dalam misi Peace Keeping Operation. Sedangkan sisanya merupakan perwakilan dari Puspen TNI 1 orang, Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) 1 orang dan perwakilan dari Departemen Luar Negri. Saat ini Indonesia mengirim Kontingen Garudanya di 6 misi PBB yaitu Nepal, Georgia, Sudan, Congo, Liberia dan Lebanon.


(Paparan jawaban Study Kasus oleh peserta kursus)

Muhammad IRAWADI Muhammad Irawadi Let Col. Muhammad Irawadi, has been supporting the Indonesian Battalion named as Kontingen Garuda/KONGA XXIII-A at United Nations Interim force in Lebanon (UNIFIL) since its deployment in early December 2006. Armed with hands-on experience during his first assignment as...

Detail Profile »

1  Comment

by Agoeng MKS at 27 March 2008, 02:06

Selamat dan salut buat Mabes TNI dan PMPP atas terselenggaranya kursus ini. Hal ini sanagat berguna bagi calon personil PBB yang akan ke Misi untuk dapat meningkatkan kemampuan dalam membangun hubungan dan komunikasi antar bagian di PBB dan institusi di misi guna pencapaian misi. dan juga akan membangun pemahaman tentang pentingnya semua pihak yang terlibat dalam pencapaian tugas. “PBB hanya membantu dan mendampingi mereka untuk dapat keluar dari masalahnya, mereka sendirilah yang harus dan dapat memecahkan masalahnya”

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Stenly SAJOW Stenly SAJOW Graduated from Medical University in 2002 then joined with humanitarian organization, started-off with several International Non-Governmental Organizations (I-NGOs) then continue his career ambition at one of the United Nations (UN) agencies. In late 2005, then he took an assignment as...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago