Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Muhammad IRAWADI

Latihan Akhir "Stand By Military Observers" Di Cibubur

19 April 2008, 10:00 , by Muhammad Irawadi

 

Sebuah Team patroli yang terdiri dari perwira manca negara, disandera oleh kolonel Rondurl Hougbe, saat sedang melakukan observasi daerah perbatasan. Disebuah misi PBB yang merupakan daerah konflik yang keras dan sulit diramalkan, mengakibatkan 6 orang military observers tersebut, disandera dibawah todongan pistol dan senjata oleh salah satu kelompok faksi yang bertikai. Dengan negosiasi yang alot dan sulit akhirnya mereka dibebaskan setelah selama 7 jam disandera.

Kisah tersebut merupakan urutan latihan dalam rangka latihan akhir untuk memberikan pengalaman kepada para perwira TNI yang akan bertugas sebagai Military Observer. Hal diatas juga untuk memberikan gambaran sesungguhnya tentang penugasan dilapangan. Skenario tersebut dibuat oleh tim Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI untuk menguji dan melatih para personel pengamat militer TNI yang dalam waktu dekat akan berangkat keberbagai misi PBB yang ada didunia.

Kepala PMPP, Brigjen Zahari Siregar menyampaikan bahwa pemberian latihan akhir di perkemahan Cibubur adalah untuk implementasi dan memberikan nuansa sesungguhnya tentang situasi dimedan tugas. Selama dua hari, tanggal 16 dan 17 April 2008, para perwira yang telah terseleksi oleh TNI diberikan persoalan-persoalan yang akan dihadapi seorang military observer dilapangan. Negosiasi, Hostage survival, Patroli, Dealing with Media dsb, diberikan untuk memperkaya pengetahuan dan kesiapan mereka.

Medan perkemahan Cibubur dipilih selain lahannya cukup luas juga untuk mendekatkan dengan situasi sesungguhnya. Penggunaan GPS dalam patroli melalui pemberian koordinat untuk dicari dan ditemukan oleh para military observer juga salah satu latihan. Demikian halnya penggunaan mobil patroli dimodifikasi sehingga mobil tersebut seperti layaknya mobil yang digunakan untuk berpatroli dimisi sesungguhnya. Selama latihan akhir tersebut, komunikasi dan laporan menggunakan radio dan bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi.

Letkol Indaryanto, perancang latihan tersebut menyampaikan bahwa, hasil yang ingin dicapai dari latihan akhir bagi Stand By Military Observer adalah sebagai bekal kepercayaan dan keyakinan atas materi pelajaran yang telah diberikan sebelumnya. Karena misi PBB, meskipun merupakan misi perdamaian namun tidak menutup kemungkinan terjadi insiden seperti diatas. Sehingga diharapkan saat berada di misi PBB sesungguhnya akan menjadikan pedoman dan modal awal bagi mereka dalam bertugas, ujar mantan perwira pasukan katak tersebut.

Muhammad IRAWADI Muhammad Irawadi Let Col. Muhammad Irawadi, has been supporting the Indonesian Battalion named as Kontingen Garuda/KONGA XXIII-A at United Nations Interim force in Lebanon (UNIFIL) since its deployment in early December 2006. Armed with hands-on experience during his first assignment as...

Detail Profile »

4  Comments

by Luigi Pralangga at 19 April 2008, 19:51

It is indeed that peacekeeping operations is as hazardous as real-war where threat is imminent and the danger is real. I am confident that this training will provide Indonesian Milobs to become better prepared in the field later.

Also, It is recommended that the candidate (prior deplyment) completes the on-line Basic and Advanced Security in the Field Trainings using the following links: <http://dss.un.org/ASITF> and<http://dss.un.org/ASITF>.

Kind regards from Liberia, West Africa.

by Usamah at 20 April 2008, 02:54

Eunak ya…keluar negeri terus :)

by silly at 23 April 2008, 08:43

hmmm, baca tulian ini… cuma satu ada dalam benak saya… KAGUM… Luar biasa deh pokoknya. Saya suka sekali baca ttg perjalanan pasukan penjaga perdamaian seperti anda semua, membantu mewujudkan dunia yang aman dan nyaman untuk dihuni dengan damai.

Peace on earth, salam takzim
silly

by Imeza Saraswaty at 24 April 2008, 01:37

It is indeed very important to get all the necessary information and exercises before the deployment. Heard a lot about a good friend experiences while he was on the mission as a MILOB. Kinda scarry thou but still, it´s an honour as Indonesian MILOBs to serve on a mission. Get prepared and be safe, God bless!

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

799 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Endro Prabowo Endro Prabowo Endro Prabowo, S.Kom, was born in Semarang, in September 25th 1975. Concluded High School at SMAN 1 Ungaran in 1993, joined the Indonesian National Police in 1995 then graduated at National Police School Banyubiru further assigned there as Instructor up...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 6 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 13 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 16 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 16 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 17 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago