About This Post

Muhammad IRAWADI

Correspondent Muhammad IRAWADI

Total 6 comments

Podcast Status No podcast here!

Features Email article link

Posted 564 days ago

technorati View blog reactions

post to del.icio.us

post to digg

post to ma.gnolia

Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.

Rating Entry

Rating: 5.0/10(1 vote cast)

Articles

Leadership Anda yang mana?

Memimpin tidak hanya dapat diterapkan dalam organisasi kemiliteran, namun disegala bidang dapat diterapkan seni dan gaya kepemimpinan yang kita miliki. Sikap bijaksana akan mewarnai seseorang terlibat dalam memimpin.

Militer indentik dengan seni memimpin. Proses pembelajaran ini di mulai saat seorang masuk dan tergabung dalam kehidupan militer. Strata kepemimpinan pun beragam, dari tingkat seksi hingga tingkat korps. Di US Army, Corps di pimpin seorang jenderal penuh untuk melaksanakan pertempuran.

Strata model pemimpin dapat kita golongan sesuai dengan alat tempur yang ada. Tentunya banyak faktor keberhasilan pemimpin dapat diuji dan dibuktikan.

  • Jenis Helikopter — Jenis ini sangat memperhatikan kebutuhan anak buah. Ia sangat sosial, tidak tergesagesa, sabar dan telaten membantu orang lain serta berkesan akrab terhadap semua orang. Pemimpin ini amat terbuka, tdak takut dijatuhkan oleh pihak lain dan tidak mempunyai ambisi untuk membubung tinggi mau pun bergerak cepat. Namun ia dapat melakukan dengan seketika itu jika keadaan amat memaksa. Sebagai pemimpin, ia sanggup mengorbankan dirinya.
  • Jenis Kapal Induk — Ia suka menghimpun kekuasaan dalam satu tangan, sebagai induk komando. Untuk melindungi kekuasaan komandonya, ia membangun klik yang kuat di sekelilingnya. Ini ibarat kapal induk yang dilindungi dan dikelilingi oleh puluhan kapal perang, pesawat tempur dan pesawat pengintai. Pemimpin ini sangat percaya kepada keampuhan jumlah banyak dan cenderung menggertak lawannya dengan kekuasaan dan kekuatannya. Ia memerlukan beaya besar untuk melestarikan kepemimpinannya.
  • Jenis Kapal Selam — Jenis ini tidak suka menonjolkan diri, suka bekerja keras dan pengamat yang baik. Tiba-tiba saja ia dapat mengeluarkan ide yang spektakuler, ibarat kapal selam yang meluncurkan peluru kendali antarbenua. Biasanya ide yang diluncurkan tepat dan cermat. Ia juga mempunyai daya tahan yang kuat, tdak mudah menyerah walau pun dibombardir dengan segala kritik dari permukaan laut. Jika sudah mempunyai suatu misi, apa pun yang terjadi harus jalan terus.
  • Jenis LST (Landing Ship Tank) — Jenis ini gemar membagikan pekerjaan kepada bawahan, juga bantuan. Ia beranggapan pekerjaan telah selesai setelah dibagikan. Beres atau tidak bukan lagi menjadi tanggung jawabnya. Tidak bisa diharapkan inovasi dan daya cipta darinya.
  • Jenis Pesawat AWACS — Ia mempunyai rasa curiga yang besar, amat cermat dalam mengambil keputusan. Mungkin ini juga mencerminkan rasa kurang percaya diri. Jenis ini menyukai ilmu pengetahuan, suka mengumpulkan data, namun terkadang justru dibuat bingung oleh keanekaragaman data yang dikumpulkannya sendiri. Inilah jenis pemimpin teknokrat yang lebih akrab dengan angka dibandingkan manusia. Mereka kurang erani mengambil risiko.
  • Jenis Pesawat Ulangalik — Pandai memanfaatkan potensi anak buah untuk kepentingan sendiri. Setelah sukses diraih, dia akan melepas dan meninggalkan anak buahnya. Ibarat pesawat ulangalik, setelah keluar dari orbit Bumi akan melepaskan roket pendorongnya dan membiarkannya tercebur ke laut. Roket pendorong ini kelak akan dipakai lagi hanya jika dibutuhkan. Pemimpin jenis ini lebih sering menganggap anak buah sebagai alat ketimbang sebagai mitra kerja.
  • Jenis Pesawat V/STOL — Jenis ini suka berakrobat dan boros. Hanya untuk lepas landas sebagai pemimpin pun ia perlu menghamburkan banyak bahan bakar. Memang cara lepas landasnya bergaya, sangat memukau, tetapi membutuhkan banyak beaya. Ia juga sangat pandai berkelit. Pada mulanya ia sebagai pihak yang ditekan, namun kemudian dapat meloloskan diri dan mampu menekan balik. Jenis ini berwatak plintat-plintut, suka mendarat di mana pun, sepanjang tempat itu menguntungkan dirinya. Namun ia memang hebat, karena mengangkat dirinya dengan kemampuan sendiri.
  • Jenis Tank — Jenis ini menyukai jalan pintas, tidak perduli berlumpur atau penuh lobang. Ia sangat kaku dan keras. Semua rintangan diterjangnya jika menghalangi ambisinya. Dia ulet dan suka mencapai karier dengan merangkak perlahan dari bawah. Untuk melindungi anak buahnya, ia suka bertindak sebagai perintis. Ia pandai menyesuaikan diri dalam segala medan, di darat atau di laut, apalagi di jalan mulus ia akan melaju kencang. Tahan banting adalah ciri lainnya.
by ime'... at 21 December 2006, 15:47
i like this post. cukup menjadi sebuah referensi yang bagus buat gue yang sedang belajar tentang arti dari sebuah 'leadership'.

setuju... kepemimpinan bukan hanya berlaku di militer; bahkan untuk diri kita sendiri pun, kita harus menjadi seorang pemimpin.

gue tipe yang mana? mmmm... i guess, orang lain yang lebih bisa menilai ketimbang gue sendiri :)

or not?
by adek alma at 3 January 2007, 18:04
aku senang ama tulisan ini, bisa aku camkan dalam diriku sendiri, dan bisa diterapkan dalam aku bekerja, tq. dan sukses buat bp.irawadi.

"peace"
by adek alma at 3 January 2007, 18:06
aku senang ama tulisan ini, bisa aku camkan dalam diriku sendiri, dan bisa diterapkan dalam aku bekerja, tq. dan sukses buat bp.irawadi.

"peace"
by ~abi~ at 7 January 2007, 01:15
pak irawadi, salam kenal..
isi tulisannya memikat, walau konteksnya militer tapi bisa direfleksikan dalam kehidupan secara umum.
by ambar at 7 January 2007, 09:02
Faaantastic ! analogi teknologi militer dengan seni leadership. Semoga semakin maju teknologi akan semakin memajukan pola leadership tanpa mengurangi arti pentingnya anak buah.
by pontha at 12 February 2007, 19:31
aku seneng banget bisa dapet web ini....
secara g langsung aku jadi tahu n lebih tahu ttg gimana menjadi seorang pemimpin yg baik....
jadi aku terus mencari tips2 untuk menjadi seoarang pemimpin untuk masa yang akan datang.....