Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Markas INDO-FPC dan INDO-FHQSU penuhi syarat kesehatan UNIFIL

7 April 2010, 04:41 , by Rully Ramadhiansyah

 

Naqoura Lebanon Selatan(06/04),- Markas dua Satgas Kontingen Indonesia yakni Satgas Force Headquarter Support Unit (FHQSU) Konga XXVI-B1 dan Satgas Force Protection Company (FPC) Konga XXVI-B2yang berada di Sudirman Camp, Naqoura Lebanon Selatan,menerima kunjungan Tim Hygiene InspectionUNIFIL(Tim pemeriksaan kesehatan Unifil), Selasa(6/04). Tim ini beranggotakan 2 orang dipimpin oleh Chief of Hygiene Officer Unifil, Letkol Ckm Chalid Shaf. Pemeriksaan yang dilakukan Untuk melihat sejauhmana kontingen Indonesia didalam menjaga kesehatan dan mencegah dari berbagai penyakit bagi setiap anggota  peacekeeper Indonesia yang sedang melaksanakan tugas di Lebanon.
 
Pemeriksaan dilakukan oleh Tim Hygiene Inspection UNIFIL dalam setiap Triwulan bertujuan untuk mengecek kondisi lingkungan Markas (Base Camp) dan peralatan yang dimiliki Satgas, terutama dari segi kebersihan dan kesehatan (bebas dari kuman dan penyebab penyakit lainnya). Hal ini terkait dengan SOP (Standard Operating Procedure) yang berlaku bagi seluruh Pasukan PBB yang bertugas, apabila suatu pasukan tidak memenuhi ketentuan tersebut maka dapat diberikan sanksi, mulai dari teguran sampai dengan repatriasi atau pemulangan. Sedangkan hal-hal yang di-inspeksi sesuai SOP tersebut terdiri dari 9 item pemeriksaan yang meliputi Personal Hygiene (Kebersihan perorangan), Base Camp Hygiene (Akomodasi, MCK dan pengaturan ruang, penanganan sampah dan sistem saluran limbah), Food Hygiene (Juru Masak, kebersihan dan ketertiban dapur, cucian piring, penanganan makanan dan penggudangan bahan makanan), Water Hygiene, Ambulatory, Control of Pests (Pengendalian serangga), Animals Handling, Work Hygiene dan Shelters (Bunker perlindungan).     

DSCN3332

DSCN3338
 
Pemeriksaan dilakukan Tim Hygiene Inspection UNIFIL dengan didampingi oleh PLH Dansatgas FPC Indo FPC Mayor Mar R Saragih, Pasilog Indo FHQSU Mayor Laut (KH) Koko Komarudin serta Pasilog FPC Lettu Laut Yudho. Suatu keberuntungan bahwa Letkol Ckm Chalid Shaf merupakan salah seorang Perwira Menengah TNI yang ditugaskan ke Lebanon dan ditempatkan di UNIFIL Headquarters (Markas Besar) serta menjabat sebagai Chief Hygiene Officer sehingga inspeksi yang dilakukan dapat berjalan lancar. Namun hal itu tidak mengurangi sedikit pun kecermatan dan ketelitian Tim Inspeksi dalam melakukan tugasnya karena menyadari bahwa hygiene merupakan perimeter vital bagi Pasukan Perdamaian PBB dalam melakukan misinya. Tanpa didukung faktor hygiene yang baik, mustahil tugas pokok sebagai Pasukan Perdamaian akan tercapai. 
 
Menurut Perwira Penerangan Satgas Indo FHQSU dan FPC Lettu Laut (KH) Rully Ramadhiansyah, selama menjalankan tugas pemeliharaan perdamaian di Lebanon Selatan, secara berkala UNIFIL mengirimkan berbagai Tim Inspeksi agar setiap Kontingen dapat memenuhi standar yang ditetapkan. Satgas Konga XXVI-B1 dan B2 sendiri setidaknya telah menerima 3 jenis inspeksi dari sejak kedatangannya, yaitu : Operational Readiness Inspection (ORI), Contingent Own Equipment (COE) Inspection, dan yang baru saja selesai dilaksanakan yaitu Hygiene Inspection. Patut disyukuri bahwa dari hasil seluruh inspeksi tersebut, Satgas Indo FHQSU dan FPC Konga XXVI-B1 dan B2 selalu berhasil lulus dan memenuhi standar yang ditentukan bagi Pasukan Perdamaian PBB.

DSCN3347

DSCN3380
 
Ketua Tim Hygiene Inspection UNIFIL Letkol CKM Chalid Shaf  merasa senang dengan kondisi kesehatan lingkungan di Sudirman Camp dan berharap dapat dipertahankan, dan menekankan bahwa prevention is better than cure (pencegahan lebih utama dari pengobatan). Dari hasil pemeriksaan tersebut, Tim Kesehatan Headquarter UNIFIL menilai bahwa Hygiene Sanitasi Lapangan Satgas Indo FHQSU dan FPC cukup baik dan memenuhi standar penugasan dibawah bendera PBB. Kondisi ini tercipta berkat arahan dari Dansatgas Indo FHQSU Kolonel Inf Restu Widiyantoro serta Dansatgas Indo FPC Letkol inf Fulad  yang selalu menekankan kepada seluruh prajuritnya untuk selalu menjaga dan memelihara kesehatan perorangan maupunkesehatan lingkungan.

Rully Ramadhiansyah Rully Ramadhiansyah, 1st Lieutenant Special Corps, was born in July 1980 in Bekasi, West Java. After conclusion of formal education, his secondary school education in the year 1998 to continue studying at the Institute of Social Science and Politics of Jakarta...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

798 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Hidajat Soegiharto Hidajat Soegiharto was born in Tulungagung East Java Indonesia in 1970. He spent his childhood in Tulungagung since 1970-1990. After graduated from SMAN 2 Tulungagung in 1990 he joined NCO Police Training School in National Police Training School Mojokerto (SPN...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 7 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 14 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 17 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 17 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 18 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago