Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Menjadi Pekerja Kemanusiaan

19 June 2009, 15:34 , by Dody Wibowo

 

Beberapa waktu lalu saya diundang oleh sebuah sekolah di kota saya tinggal saat ini untuk menjadi narasumber dalam acara Career Day, sebuah acara yang dirancang untuk memberi pemahaman kepada murid-murid SMA mengenai beragamnya jenis pekerjaan yang dapat mereka kerjakan di masa depan. Saya diundang untuk mempresentasikan pekerjaan seorang pekerja kemanusiaan.

Pertanyaan-pertanyaan menarik dan menggelitik datang dari para murid mengenai pekerja kemanusiaan…

T:
Mengapa abang tertarik pada manusia? (hehehe… maksudnya mengapa saya tertarik pada bidang kemanusiaan)

J:
Kenapa saya tertarik pada manusia? pertama-tama ya karena saya adalah manusia hehehe…
Nah kalau perkara ketertarikan pada bidang kemanusiaan, terutama pada sisi perdamaiannya, ketertarikan saya dimulai pada seringnya saya melihat, membaca, mendengar cerita tentang konflik kekerasan. Padahal kan manusia itu sudah diberi akal pikiran oleh Tuhan… akal pikiran yang seharusnya digunakan untuk memikirkan cara-cara menyelesaikan konflik secara damai, tapi kok beberapa orang malah tidak menggunakan akal pikirannya dengan baik dan menyelesaikan konflik dengan cara-cara yang penuh kekerasan dan membawa kerugian. Jadi, saya ingin belajar mengenai bagaimana cara untuk mengajak manusia menggunakan akal pikirannya dengan arif bijaksana, dan menyelesaikan semua masalah yang mereka hadapi dengan cara yang damai.

T:
Bagaimana cara menumbuhkan rasa kemanusiaan?

J:
Mari kita lihat di luar ruangan diskusi ini. Masihkah ada sampah-sampah yang dibuang sembarangan? Apakah di perempatan jalan masih banyak pengendara kendaraan bermotor yang menerobos lampu merah? Nah, kalau kita ingin menjadi seorang manusia yang punya rasa kemanusiaan, langkah mudah pertama yang bisa kita lakukan adalah jangan pernah lakukan dua hal tadi…
Nengan membuang sampah di tempat sampah berarti kita telah berkontribusi tidak hanya untuk kesehatan diri kita, tapi juga kesehatan orang lain… Ikut membuat orang lain merasa nyaman karena lingkungannya bersih. Ketika kita berbuat suatu kebaikan, walau tampaknya kecil, dan ketika kita melakukannya kita sadar bahwa hal ini akan berdampak pada orang lain juga… maka disitulah rasa kemanusiaan itu dibangun.

T:
Memberi uang itu kan juga bentuk pekerjaan kemanusiaan. Jadi, apakah yang dilakukan oleh abang? Memberikan uang?

J:
Memberikan uang bisa saja disebut sebagai pekerjaan kemanusiaan, tapi ketika kita ingin mendapat hasil yang lebih baik, maka memberi uang saja bukan hal yang tepat. Pekerjaan kemanusiaan meliputi berbagai bidang kehidupan manusia. Pekerjaan kemanusiaan ditujukan untuk memperbaiki kualitas hidup manusia, baik dalam bidang sosial, ekonomi, politik, hukum, dan lainnya. Yang saya lakukan disini adalah bersama-sama masyarakat berusaha membangun kapasitas mereka untuk mampu menyelesaikan masalah-masalah mereka dengan cara yang damai.

Bekerja untuk kemanusiaan mungkin tidak akan membuat kita menjadi kaya harta, tapi bahwa kita akan menjadi kaya hati… itu pasti… :)

Dody WIBOWO After graduating from the University for Peace (UPEACE), a UN-mandated graduate school of peace and conflict studies in Costa Rica, Dody returned to his previous job as academic assistant at Master Program in Peace and Conflict Resolution, Gadjah Mada University...

Detail Profile »

3  Comments

by Luigi Pralangga at 19 June 2009, 16:25

Bekerja untuk kemanusiaan tidak mengenal batas, umur, golongan, latar belakang kependidikan khusus dan lain sebagainya… semua didasari dari niat dan rasa cinta akan kehidupan yang besar, lalu setelah itu kemampuan teknis guna mendukung kinerja dan dedikasi pada kegiatan kemanusiaan itu sendiri.. semoga pada acara tadi banyak anak2 muda sudah bisa menentukan apa yang ingin mereka perbuat untuk kemanusiaan.

by kus at 19 June 2009, 19:42

kalau ada versi audionya atau videonya bagus lah untuk di unggah :)

by dewi at 20 June 2009, 10:04

sering2 saja acara ini diadakan kang biar bisa membuka mata mereka terhadap lingkungan sekitar. mungkin mereka minim masukan2 seperti masalah kemanusiaan ini karena yang mereka liat juga cuma sinetron dan infotainment dan film2 anak muda yg tidak jelas begitu.

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Dicky Wijanarko Major (Marines) Dicky Wijanarko was born in July 1973 in the hilly area of Wilis Mountain in Madiun, East Java. He joined the military – naval academy and graduated from Indonesia’s Marines Corp in 1995. During years after graduation, Major...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago