Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Menjelajah Paris di Timur Tengah

7 May 2009, 15:22 , by Rizal Ashwam

 

Dengan secangkir kopi dan segumpal roti,
Sejenak suasana dingin ini kunikmati
Baret biru kukenakan turut tinggikan hati
Garis merah putih diatas lengan pun tak kalah berarti

Sungguh, pagi ini luar biasa beda
Tatapan mata menerawang menghibur dada
Gambar dunia yang terbentang diberanda
Beri pesona karya alam yang serba ada

Beranjaklah aku dengan mesin roda empat
Yang turut kusiapkan sejak awal berangkat
Meninggalkan kamar penuh kenangan melekat
Tempat beradu melewati 365 malam pekat

Tanah dan air ini beri keharuman mekar terbuka
Hamparan biru laut selamanya menyeka
Keringat dan air mata yang memandang suka
Memohon kedamaian jiwa manapun yang terluka

Terlintas lahan yang penuh bangga
Berbekas acara sakral maupun pelipur raga
Dimana sang saka merah putih berkibar tak terduga
Mengikuti angin timur tengah yang sedang berlaga

Kulihat mata prajurit Garuda jajar berbaris
Tunjukan ketajaman sakti layaknya keris
Khusus dalam ahli dan mampu mengiris
Senyap serta ampuh dalam hadapi iblis

Tak ada yang mengalahkan Serma Jarot
Kendalikan senjata membidik dan menyorot
Bersama Jimmi, Ali, Hery dan Busro jadi dedengkot
Diantara seluruh negri berprestasi tunjukkan bobot

Beri hormat, teriakan Garuda menghampiri
Dari angkasa setinggi beton yang berdiri
Lahan pengabdian tugas setiap hari
Mengawasi saat ada gerakan yang berduri

Kembali ku tatap lautan biru membentang
Sekejap terenyuh kejayaan negri yang kupandang
Teringat penghormatan gelar Kota Paris bersandang
Di timur tengah tiap jaman dikunjungi orang

Indah luar biasa bukan bohong belaka
Miliki karya alam tak seperti yang disangka
Kilauan sejarah dunia pun menjadi pusaka
Disanding Laut Tengah terhibur semua duka

Sejak jaman batu Byblos jadi sasaran persinggahan
Berlabuh bangsa Romawi, Phinisi dan Ottoman
Tercatat pula agama Kristen membawa pasukan
Menapak untuk berperang merebut tempat kesucian

Sempurna kata pendamba wisata terhibur
Tak terhenti menghitung tempat untuk berlibur
Kehidupan malam tempat senda gurau bertebaran subur
Lahan bersalju pun ikut menyempurnakan kata syukur

Masuk ku duduk di jabatan yang ragam akan bahasa
Mengatur kehidupan dasar manusia biasa
Yang penuh keluh kesah dari sebanyak 28 bangsa
Hidup bersama dengan harapkan damai sentosa

Kumpulah segenap putra nusantara untuk diperiksa
Beri rasa akrab dengan canda tawa yang tak terpaksa
Kucium harumnya cinta, persahabatan dan jiwa korsa
Kibasan sayap Garuda 26A kan kukenang sepanjang masa

Diawali semua kegiatan dengan kepala tertunduk setara
Mohon kekuatan pikir dan tenaga untuk mulai berbicara
Menunjukan keinginan keberhasilan tiada tara
Demi abadinya kejayaan bangsa dan negara

Rizal Ashwam Rizal Ashwam spent his childhood living in numerous cities nationally and internationally including the historically renowned Mesopotamian City of Baghdad, Iraq, where he had enjoyed three years of middle school education among various international students, to become a part of...

Detail Profile »

1  Comment

by yunita Dwiana at 11 May 2009, 13:42

Jaya-jayalah bangsa dan negaraku, dengan prajurit Garuda yang selalu siap sedia membela dengan kehandalan yang mereka miliki demi nama besar Indonesia, negara kita tercinta.Ikut menjaga kedamaian dunia bersama dengan prajurit dari negara lain…………

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Gusnadi Taswar Major Adm Gusnadi Taswar recently joined the United Nations Mission in D.R. Congo known as MONUC. He graduated from Indonesian Air Force Academy in 1996 and mostly assumed responsibility as Personnel Administration Officer at the Indonesian Air Force. ...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago