Correspondent Luigi PRALANGGA
Total 1 comment
Podcast Status No podcast here!
Features Email article link
Posted 324 days ago
technorati View blog reactions
post to del.icio.us
post to digg
post to ma.gnolia
Perdamaian Tanggung Jawab Kita Bersama >>
Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.
Full archive here
INDONESIA BISA……..
Salam ,
TjutHerlita.
JKT
by Tjut Lita Lambeuso in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Mas Irawadi,
Wah, BIPSOT sudah jauh berkembang ya….saya juga “Alumni” ...
by Ary Laksmana in Latihan bersama Peacekeeping di Bangladesh
MAs Irawady, salam kenal ya
Mas, bisa bikin kita jadi tau ...
by Yunita Dwiana P in Latihan bersama Peacekeeping di Bangladesh
Mas Irawadi,
Dengan giatnya persiapan serta pelatihan TNI baik pembekalan didalam ...
by Luigi Pralangga in Latihan bersama Peacekeeping di Bangladesh
seng sabar ya nduk….
by Mewal in Kehidupan yang berwarna: “Dari Reksya hingga Amjad”
Kang Luigi,
BRAVO!
Akhirnya ada juga artikel di jagat blogosphere ini ...
by nadia febina in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
setuju!!
jangan pernah menunggu waktu yang tepat. kerna waktu yang paling ...
by caroline in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Bang Luigi DKK,
Bethul, mari kita pupuk terus semangat kebangsaan kita ...
by Faesol in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Dear Kang Luigi,
I have nothing to say, saya juga ...
by Ngatiman Santoso in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Perubahan selalu terjadi.. mari mari kita gapai impian.. wujudkan negeri yang ...
by Jauhari in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Konflik kekerasan yang terjadi di Darfur, Sudan serta merta membawa dampak negatif pada negara tetangga sekitarnya. Central African Republic (CAR) dan Chad adalah negara tetangga yang sudah pasti menerima arus masuk pengungsi pada lini-perbatasan-nya masing-masing. Arus masuk pengungsi tentunya sudah pasti membawa berbagai masalah dan tantangan sosial dan ekonomi negara penerima pengungsi.
UN High Commissioner for Refugees António Guterres menyambut baik keputusan yang diambil hari ini di New York, di markas besar PBB dimana Dewan Keamanan PBB mengadopsi sebuah resolusi PBB untuk membentuk sebuah misi multi-dimensi untuk Chad dan Central African Republic – UN mission in Chad and Central African Republic (MINURCAT) yang akan mengemban tugas untuk memperkuat stabilitas keamanan pada regional tersebut.
António Guterres menyambut baik keputusan awal Uni Eropa untuk
menyumbangkan dan mengirim pasukan-nya agar MINURCAT dapat diterjunkan dalam beberapa minggu dan bulan kedepan.
Perbaikan situasi keamanan bagi para pengungsi, dan Internally displaced
people (IDPs) serta kelompok sipil lain-nya yang terancam bahaya, serta
upaya memberikan kesempatan bergerak bagi bantuan kemanusiaan untuk masuk beroperasi, dapat berperan besar untuk membantu menstabilkan situasi kemanusiaan di bagian timur Chad, dimanakemudian dapat mendukung upaya pemulangan para pengungsi, ujarGuterres.
Pendekatan komprehensif dan sub-regional amat diperlukan terhadap konflik yangterjadi di Darfur, Chad bagian Timur dan Utara CAR. Sejak tahun 2004, Chad bagian Timur telah menjadi daerah penerima arus
pengungsi asal Sudan sebanyak 240 ribu jiwa yang di tampung oleh 12 kamp pengungsi yang melarikan diri dari konflik yang terjadi di Darfur.
Berdasarkan resolusi PBB No.1778 (2007), yang dikeluarkan hari ini untuk membentuk misi MINURCAT untuk periode 1 tahun, mengemban mandat yang memfokuskan pada stabilitas keamananan dan perlindungan – terutama bagi para pengungsi, IDPs dan kalangan sipil yang terancam bahaya, serta perihal HAM dan the rule of law di Chad bagian Timur dan Utara CAR. Misi MINURCAT ini terdiri dari 2 komponen:
- Kehadiran/keberadaan PBB yang bersifat multi-dimensi, terdiri dari UN
Police, rule of law, HAM dan civilian officers;
- Chadian police/gendarmes special unit (diperkirakan sekitar 850 personil)
dikhususkan untuk penegakan ketertiban pada kamp-kamp pengungsi, dan daerah kantong konsentrasi IDPs serta lokasi kota kunci lain-nya, serta membantu kelancaran kegiatan operasional misi kemanusiaan di bagian Chad Timur;
- Penerjunan/pengiriman kontingen militer Uni Eropa (dibawah naungan
Chapter VII-PBB).
Kontingen Militer akan mengemban mandat tugas sebagai pelindung kalangan sipil yang terancam bahaya, khususnya bagi para pengungsi dan IDPs (displaced persons); memfasilitasi/mendukung pengiriman bahan bantuan dan kelancaran operasional personil misi kemanusiaan dengan, mendukung keamanan di daerah operasi; serta mendukung perlindungan staff/personnel UN/PBB, fasilitas, peralatan dan instalasi UN/PBB, dan juga menjamin keamanan dan keleluasaan bergerak para staff UN dan personil terkait lain-nya.
Jelas sudah, bahwa Peacekeeping dan Humanitarian relief adalah sebuah
operasi yang mahal dan besar. Namun demikian, amat upaya tersebut amat berharga untuk menyelamatkan lebih banyak jiwa.
Betul sekali mas … dimanapun untuk sebuah tujuan yang mulia dibutuhkan pengorbanan yang maha besar, ya materi ya rohani … seperti sekarang ini … jauh anak istri and sanak saudara …. sebuah pengorbanan yg tidak ternilai harganya.
« Pasar Seni Futungo Perdamaian Tanggung Jawab Kita Bersama »